Sinopsis Lonceng Cinta Episode 2- Serial Drama India Lonceng Cinta

griyasinopsis.com. Pada kesempatan ini Griya Sinopsis akan memberikan Sinopsis Lonceng Cinta Episode 2- Serial Drama India Lonceng Cinta. Pada Serial Drama India yang Tayang di ANTV, mengisahkan:

sinopsis-lonceng-cinta-episode-2-serial-drama-india-lonceng-cinta

sinopsis-lonceng-cinta-episode-2-serial-drama-india-lonceng-cinta

Suresh menunggu Pragya menutup jendela. Temannya berbicara padanya. Pragya lalu menutup jendela dan mereka saling lambaikan tangan terlebih dahulu. Suresh melihat wajah Pragya yang terlihat tegang. Teman Suresh berkata mungkin karena pernikahannya yang batal. Suresh berkata jika dia baik2 saja kemarin.

Pragya merasa gelisah dikamarnya. Ada yang mengetuk pintu rumah dan Pragya pun keluar dan melihat Suresh datang untuk menanyakan keadaannya. Pragya menceritakan tentang permintaan pamannya pada Suresh.

Kabil datang ke rumah Sarla membawa pengacara, dihalaman rumah, sang istri (Shwety) memberinya pesan agar tidak terlau terbawa dengan perasaan pada Sarla. Sarla mempersilahkan masuk lalu Sarla membawa keluar dokumennya. Sarla pun berbicara jika apapun yang terjadi, hubungan keluarga antara dirinya dan Kabil tidak akan pernah putus. Lalu Sarla memberikan dokumennya. Shwety memberikannya pada pengacara. Pengacara menanyakan butuh berapa hari untuk mengosongkan gedung tersebut. Sarla menjawab sekitar 4-5 hari

Suresh lalu datang dan mengatakan jika Kabil memang memiliki hak untuk memiliki gedung pernikahan tersebut karena dia adalah anak laki2 dalam keluarganya. Suresh memberikan berkas pada Shwety. Suresh menjelaskan jika pihak pemerintah telah mengirimkan surat pemberitahuan karena gedung berdiri tanpa ada perizinan dan mereka harus membayar dendanya. Suresh juga menunjukkan surat2 lain. Shwety pun kebingungan. Suresh terus memberikan bukti2. Hingga Suresh mengatakan sesutau yg membuat Shwety terkejut dan berkeringat. Suresh juga memuji Kabil karena telah mengambil tanggung jawab ini semua. Pragya menahan tawanya. Lalu Kabil mengajak pergi tapi Shwety memberikan lagi surat2 kepemilikan gedung pada Sarla dan meminta Sarla yang menyelesaikannya. Kemudian Shwety buru2 keluar dari rumah Sarla.

Kabil mengucapkan terima kasih pada Suresh karena telah membantunya dan kakaknya. Sarla pun terharu. Setelah Kabil keluar, Sarla mendekati Suresh dan berbicara padanya sambil menangis. Sarla bersyukur karena Dewa telah memberinya tetangga seperti Suresh. Suresh melarangnya menangis dan meminta Sarla memberikannya teh. Pelayan Sarla membawakannya minuman dan memuji Suresh.

Suresh lalu duduk disebelah Pragya. Pragya memintanya memakan biskuit. Bulbul terus mengawasi mereka, lalu menggodanya dengan sebuah nyanyian. Pragya pun menatap Suresh,

Sarla memberi pakoda pada Suresh. Sarla pun menanyakan sesuatu dan Suresh menenangkannya. Bulbul lalu berbicara pada ibunya mengenai konser Abhi dan memohon untuk di ijinkan menonton konser tersebut. Sarla lalu mengatakan bahwa Suresh akan menemani Bulbul dan Suresh menyanggupinya. Pragya mengomel pada Suresh karena Suresh akan kurang tidur dan tidak bisa pergi mengajar. Suresh berkata jika dia bisa tidur 4-5 jam saja. Kemudian Bulbul berbisik2 dengan neneknya membicarakan Suresh.

Di kamar, Pragya menyuruh Bulbul segera bersiap2, kemudian dia berdebat dengan Bulbul, Bulbul juga mengolok2 Suresh hingga Pragya menjewer Bulbul.Bulbul masih saja menggoda Pragya.

Bulbul menyuruh Suresh bergegas, Suresh sendiri sedang menghidupkan skuternya yang mogok. Teman2 Bulbul meminta Bulbul naik mobil bersama mereka tapi Bulbul menolak karena perintah ibunya dia harus bersama Suresh. Teman2 Bulbul pun pergi dulu.

Mereka pun tiba di tempat konser. Bulbul langsung menemui teman2nya dan mulai membicarakan bintang rock idola mereka yakni Abhi. Suresh melihat2sekeliling tempat konser dan Suresh melihat dua lelaki muda sedang “minum”, Suresh lalu melihat manajer acara melintas dan dia memberitahunya untuk melarang orang “minum” didepan umum. Manajer tersebut hanya mengoyakan lalu beranjak pergi dari hadapan Suresh. Suresh lalu menelpon Pragya dan mengatakan sesuatu tentang Bulbul.

Sarla berbicara dengan Pragya bahwa Suresh adalah anak yang baik dan sering membantu keluarganya. Sarla juga mengatakan bahwa Suresh seharusnya mendapatkan gadis yang baik dan Sarla pun membicarakan putri temannya. Pragya berkata jika anak teman ibunya itu tidak berpendidikan. Pragya kemudian menolak semua saran ibunya dan berkata bahwa Suresh membutuhkan gadis yang bisa mengontrolnya. Sarla lalu berkata pada Pragya jika dirinya tahu bahwa Suresh mencintainya. Pragya pun tersipu malu.

Abhi memasuki tempat konser. Bulbul bersama teman2nya mengelu2kan Abhi. Suresh berada dalam kerumunan orang2 tersebut dan kemudian dia berdebat dengan Manajer konser, dengan marah Suresh mengatakan pada Manajer konser jika yang dilakukannya adalah ilegal, Suresh berkata bahwa dia akan mengajukan kasus pada perusahaannya. Sang manajer pun memanggil sekurity dan menyuruh membawa keluar Suresh dan teman2nya.

Bulbul dengan emosi menghampiri Suresh dan mengatakan jika dia adalah pria yang menyedihkan dan tidak bisa membuat orang lain bahagia. Bulbul berkata jika dia berjuang untuk bisa melihat konser Abhi karena Abhi layak untuk diperjuangkan. Bulbul memaki Suresh bahwa dia tidak layak mendapat cinta dari siapapun. Suresh pun menangis mendengar ucapan Bulbul.

Bulbul pulang diantar temannya, dia pulang dengan kemarahan. Pragya bertanya2 mengapa Bulbul sendirian. Bulbul masuk ke dalam rumah dengan kemarahan tanpa mengucap sepatah katapun.

Suresh mengganti baju dengan lesu dan temannya pun bertanya apa yang terjadi. Temannya memberi saran agar Suresh mengucapkan selamat malam pada Pragya di jendela. Suresh membalas bahwa dirinya tidak pantas untuk siapapun juga, Suresh juga berkata jka dia ingin sendirian.

Pragya menunggu Suresh di jendela tapi Suresh tidak juga muncul, Pragya melihat Suresh mematikan lampu kamar tanpa mengucap selamat malam padanya. Sarla memandangi Pragya yang masih menatap jendela rumah Suresh. Dia pun berpikir bahwa seharusnya Pragya menikah dengan Suresh karena Pragya sangat menyukai Suresh.

Konser dimulai, Abhi memberikan pidatonya sebelum bernyanyi, dia membicarakan tentang takdir. Abhi lalu melempar jaketnya pada para penonton. Kerumunan penonton pun menjadi histeris melihat Abhi.

Abhi memulai konsernya dengan menyanyikan sebuah lagu. Kerumunan fans nya pun berteriak kegirangan. Daljeet melihat konser Abhi di tabletnya. Bulbul pun meminta neneknya untuk tidak membuatnya cemburu dengan melihat konser Abhi di tablet. Daljeet berkata akan melihatnya sendirian dan Daljeet pun memuji suara Abhi. Bulbul lalu mengambil tablet dari tangan neneknya dan mereka berdua melihat penampilan Abhi. Bulbul sangat senang melihat penampilannya.

Bulbul berkata pada neneknya betapa beruntungnya gadis yang mendapatkan cinta Abhi. Daljeet lalu menunjukkan gadis yang dicintai Abhi.

Abhi menghampiri gadis itu dan memeluknya, semua reporter mengerumuninya dan menanyakan hubungan keduanya. Abhi menjelaskan jika mereka berdua hanya berteman. Abhi lalu pergi bersama gadis itu. Sang gadis menanyakan mengapa tadi Abhi berkata jika mereka hanya berteman. Abhi pun menjelaskan jika dia melakukannya untuk publisitas, Abhi kemudian mencium tangan gadis tersebut. Sang gadis mengajaknya pergi untuk berpesta tapi Abhi menolak. Abhi lalu menerima telpon dan berkata akan segera pulang.

Abhi mendatangi rumahnya dan menemui neneknya sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Abhi memberinya hadiah sebuah cincin. Abhi lalu mengobrol dengan neneknya. Sang nenek memintanya segera mencari pasangan tapi Abhi mengatakan bahwa semua perempuan berdiri di belakang ketenarannya, Abhi mengatakan jika dia membutuhkan gadis yang bisa selamanya menemaninya meski dalam hal buruk sekalipun. Sang nenek lalu menjewer telinganya dengan manja. Kemudian nenek dan cucu ini mengobrol lagi. Abhi tidur di pangkuan neneknya. Abhi berkata jika uang adalah yang terbaik karena uang tidak akan pernah meninggalkannya.

Bulbul pun berkata pada neneknya bahwa tidak masalah Abhi mencintai gadis itu dan gadis itupun mencintai Abhi. Pragya sendiri sedang melamun di dekat jendela sambil menatap jendela kamar Suresh.

Keesokannya Pragya bersama Suresh tapi Suresh terlihat bersikap lain pada Pragya. Pragya pun menanyakannya tapi Suresh berkata jika dia tidak ingin membahasnya. Mereka mendatangi kantor pajak. Mereka masuk ke ruangan menemui seorang staff pajak (Neel) dan menceritakan padanya tentang pajak yang dikenakan atas gedung pernikahan . Neel mengenali Suresh sebagai orang yang pernah membuat keributan beberapa hari yang lalu, dia pun berkata bahwa dia tidak bisa membantu Suresh. Suresh pun marah dan berkata akan membawanya ke pengadilan jika dia tidak dapat membantunya. Neel pun marah dan menyuruh Suresh un tuk keluar. Saat Suresh dan Pragya akan kekuar, Neel memanggil Suresh dengan sebutan pecundang. Pragya pun berbalik dengan marah dan mengatakan bahwa Suresh adalah seorang mantan perwira militer dan pemerintah memberikan pensiun padanya untuk tinggal dirumah. Pragya lalu mengatakan semua permasalahannya mengenai pajak yang dikenakan pada gedung pernikahan milik keluarganya. Lalu Pragya dan Suresh hendak melangkah pergi. Neel pun memanggilnya kembali dan meminta mereka meletakkan berkas2 yang terkait dengan laporannya di meja. Neel juga meminta maaf pada Suresh.

Diluar kantor, Suresh bertanya mengapa Pragya melawan Neel tadi. Pragya pun menjawab jika dia melakukannya karena Suresh sangat penting untuknya. Suresh terkejut mendengar jawaban Pragya dan mereka berdua lalu pergi dengan skuter Suresh.

Suresh pergi ke rumah Sarla untuk membooking gedung pernikahan Sarla. Sarla dan pelayannya membicarakannya, Sarla berpikir jika Suresh datang memesan gedung untuk pernikahannya. Sarla lalu menemui Suresh dan berbicara dengannya, Suresh berkata jika ibu dan adiknya akan datang. Suresh lalu menanyakan uang muka penyewaan gedung tapi Sarla berkata bahwa ia tidak bisa menerima uang muka tersebut. Suresh juga berkata pada Pragya bahwa dia harus membantunya mengurus pernikahan dan mengambil cuti mengajar. Suresh juga berkata Pragya harus memberkati pernikahan adiknya. Sarla dan Pragya pun terkejut. Sarla mengatakan jika dia berpikir Suresh menyewa gedung untuk pernikahannya dengan Pragya.

Diluar terdengar ribu2 dan saat Sarla beserta yang lain keluar, mereka melihat banyak orang didepan gedung pernikahan Sarla. Suresh pun bertanya pada mereka. Mereka mengatakan jika mereka orang2 dari BMC dan datang untuk menyita gedung karena mereka tidak pernah membayar pajak tepat waktu. Di saat yang bersamaan, Neel datang dan bertanya mengapa mereka bertindak tanpa seizinnya. Orang BMC menunjukkan surat perintah penyitaan dan Neel merobeknya, dia berkata tidak boleh ada penyitaan sebelum dirinya menandatangani berkas tersebut. Orang2 BMC pun meminta maaf dan pergi.

Sarla berterima kasih pada Neel dan Neel mengatakan jika Pragya telah mendatangi kantornya. Neel pun hendak pergi tapi Sarla mengundangnya untuk minum teh dirumahnya. Neel pergi ke rumahSarla dan melihat Bulbul. Bulbul pun pergi menemui neneknya.

Neel lalu meminta Sarla menyetujui proposal lamaran pernikahannya untuk Bulbul. Sarla pun berkata bagaimana bisa dirinya menikahkan Bulbul sementara kakaknya belum menikah. Neel pun meminta Sarla memikirkannya dan berkata jika hanya dia yang bisa menjaga gedung pernikahannya.

Setelah Neel pergi, Sarla mendatangi Bulbul dan memarahinya karena memakai baju yang vulgar didepan Neel. Sarla meminta Pragya menjelaskannya. Pragya pun memintanibunyanuntuk tenang dan Bulbul meminta Pragya menjelaskan. Pragya pun menjelaskanjika Neel ingin menikah dengannya.

Pragya berada di kamar Suresh dan berkeluh kesah. Pragya tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Pragya berkata bahwa ibunya telah bekerja keras untuk mengelola gedung pernikahan tersebut. Pragya juga berkata jika gedung tersebut sangat penting untuk keluarganya tapi dia tidak bisa membiarkan Bulbul menikah dengan Neel. Suresh berusaha menenangkan Pragya yang menangis dengan memeluknya. Suresh berkata bahwa Pragya tidak sendirian, Suresh berkata bahwa dirinya akan membantu Pragya dan keluarganya.

Bulbul mendatangi Suresh dan bertanya mengenai pernikahannya dengan Neel. Suresh pun menjawab jika Bulbul harus menikah dengan Neel bila Bulbul ingin menolong keluarganya.

Sarla menanyakan Bulbul pada Pragya. Bulbul kemudian muncul dan Pragya bertanya darimana dirinya. Bulbul menjawab bahwa dia mendatangi kantor Neel dan dia menerima lamaran pernikahannya. Sarla mendatangi Bulbul dan memarahinya. Bulbul pun menjelaskan bahwa dia menerima Neel karena Neel pria kaya raya dan mencintai Bulbul.

Sarla menangis dan Pragya menghibur ibunya. Pragya bertanya pada Suresh apakah Suresh yang membawa Bulbul menemui Neel. Suresh menjawab bahwa dia menyarankan Bulbul untuk melihat situasi. Pragya pun memarahi Suresh dan berkata bahwa Suresh bukan lelaki yang sempurna.

Abhi sedang syuting untuk iklan dan berkata bahwa dia adalah lelaki yang sempurna dan seorang pekerja keras. Seorang lelaki yang berada di tempat syuting juga membicarakan Abhi dengan lelaki lain (Purab). Lelaki tersebut memberikan cek pada Purab untuk honor iklan Abhi. Purab lalu mendatangi Abhi dan mengatakan sesuatu.

Neel datang ke rumah Sarla dan membawakan bunga untuk Bulbul. Neel terus masuk dan menyapa Pragya serta Sarla. Mereka lalu melihat Suresh datang. Sarla bertanya mengapa orang ta Neel tidak ikut datang, Neel lantas menjawab jika orang tuanya akan datang bila pernikahannya telah ditetapkan, lalu Neel menunjukkan surat2 gedung pernikahan milik Sarla. Neel memberikan surat2 tersebut pada Sarla sebagai hadiah pernikahannya dengan Bulbul. Sebelum Sarla menerima berkas surat itu, Suresh mengambilnya terlebih dahulu dan mengeceknya. Setelah mengecek Suresh lalu memberikannya pada Sarla. Neel lalu berkata jika dia akan membatalkan kesepakatan mereka jika Sarla tidak menyetujui pernikahannya dengan Bulbul.

Tak lama kemudian Suresh meminta para reporter masuk ke dalam rumah. Neel pun kebingungan. Suresh menjelaskan pada para reporter apa yang telah dilakukan Neel pada keluarga Sarla. Reporter itupun bertanya pada Neel. Neel membawa reporter ke halaman depan rumah dan menjelaskan semuanya, lalu menyuruh reporter2 itu pergi

Setelah itu Neel kembali ke dalam rumah dan mengancam Suresh atas tindakannya memanggil reporter. Neel berkata jika besok dia akan datang untuk menyita gedung pernikahan Sarla. Suresh tidak takut dan kemudian menyuruh Bulbul menunjukkan rekaman video pada Neel. Neel terkejut melihat rekaman dirinya sendiri saat membuat kesepakatan dengan Sarla tadi. Neel pun kembali mengancam Suresh dan kemudian bergegas pergi.

Pragya langsung memeluk Bulbul dan Bulbul berkata bahwa ini semua berkat Suresh. Sarla pun bertanya bagaimana Suresh melakukan semuanya. Bulbun pun bercerita (scene flashback saat Suresh dan Bulbul mendatangi kantor Neel dan bagaimana Suresh menyuruhnya utuk berakting), Bulbul menceritakan rencanaya bersama Suresh. Bulbul juga memuji Suresh dengan semua rencananya dan Bulbul berkata bahwa seorang lelaki akan melakukan apa saja dalam percintaannya. Suresh merasa malu mendengar ucapan Bulbul dan bergegas pergi. Bulbul pun menggoda kakaknya jika kekasih Pragya itu malu dan kemudian pergi. Sarla memuji semua kebaikan Suresh untuk keluarganya

Pragya mengeluarkan fotonya bersama Suresh dari dalam laci. Pragya pun teringat semua ucapan ibunya tentang Suresh dan juga mengingat bagaimana Suresh telah membantu dan melindunginya. Pragya tersenyum mengingat semua tentang Suresh, sedangkan Suresh sedang memandangi foto di dalam bukunya. Temannya memaksa melihat foto yang disembunyikannya dan kemudian dia melihat foto Bulbul. Teman Suresh pun bertanya apakah dia mencintai Bulbul. Suresh mengangguk dan berkata bahwa dia dan Pragya hanya berteman. Sementara Pragya sendiri sedang memikirkan Suresh. Suresh terus saja berbicara pada temannya tentang perasaannya pada Bulbul. Sang teman menyarankan agar secepatnya Suresh menyatakan perasaannya pada Bulbul.

Orang2 sedang berkumpul untum memperingati hari ke 4 meninggalnya saudara mereka. Abhi datang ke acara dan berakting seolah2 dia ikut berduka cita dan orang2 semua heboh melihat kedatangannya. Purab ikut mendampingi Abhi. Abhi lalu mengambil sesi foto bersama keluarga dan foto orang yang meninggal tersebut. Abhi hendak pergi tapi anak dari orang yang meninggal tersebut berlari mengejarnya dan berkata bahwa dia seharusnya berbicara sesuatu mengenai keluarganya karena dirinya telah membayar Abhi untuk berbicara selama 15 menit. Abhi pun menjawab “untuk uang yang kau berikan, aku hanya bisa melakukan ini saja”. Abhi lalu beranjak pergi.

Purab bertanya mengapa Abhi mau melakukan hal ini. Abhi menjawab bahwa dia melakukannya untuk mengangkat status anak yang ditinggal ayahnya itu.

Di dalam mobil, Purab berbicara dengan Abhi mengenai semua pekerjaannya dan Abhi meminta Purab mulai memikirkan bisnis2nya sendiri.

Sufresh menaiki skuternya bersama temannya, mereka membicarakan Bulbul. Mobil Abhi berjalan di belakang skuter Suresh. Abhi meminta sang sopir untuk lebih cepat. Sang sopir pun terus saja mengklakson Suresh untuk minggir. Tapi Suresh tetap saja berjalan ditengah2 dengan kecepatan 40km/jam. Teman Suresh melihat ke belakang dan mengetahui jika itu mobil Abhi. Dia pun memberitahu Suresh.

Saat berada di traffic light, mobil Abhi pun mendahului skuter Suresh dan Suresh merasa geram, dia lalu mencatat plat nomor mobil Abhi untuk melakukan pengaduan. Tak lama kemudian Suresh dan temannya sampai di stasiun kereta api u tuk menjemput ibu Suresh. Mereka mencari dari satu gerbong ke gerbong lain. Lalu Suresh melihat petugas kebersihan menyapu dan Suresh mendekatinya. Suresh lalu menunjukkan padanya bagaimana cara menyapu yang baik dan benar. Teman Suresh menghentikannya melakukan hal konyol. Kemudian ponsel Suresh berdering, Pragya menelpon Suresh dan mengatakan jika dia sedang dalam masalah.

Suresh dengan segera pergi ke rumah Sarla dan betapa terkejutnya dia ketika sampai disana ternyata ibu dan adinya telah duduk dirumah Sarla dan sedang dijamu. Suresh pun bertanya mengapa Pragya susah2 menjemput ibunya. Bulbul pun menjelaskan dengan tersenyum bahwa keluarganya bisa mengurusnya karena Suresh sudah banyak membantu. Suresh merasa surprise karena setelah sekian tahun Bulbul akhirnya berbicara padanya dengan memberi senyuman.

Suresh menemui ibu dan adiknya dengan gembira. Suresh bertanya pada sang adik apakah dia bahagia dengan pernikahannya. Sang adik menjawab jika dia akan lebih bahagia jika Suresh juga menikah. Suresh pun menjawab jika dia juga pasti akan menikah. Pragya lalu meminta ibu dan adik Suresh tinggal dirumah mereka.

Teman Suresh (Arun) meminta agar Suresh mengatakan pada Bulbul bahwa dia senang Bulbul mengurus ibu dan adiknya. Suresh menatap Bulbul, tapi Ibu Suresh melihat seolah2 Suresh sedang menatap Pragya karena Ibu Suresh tidak melihat keberadaan Bulbul.

Sarla meminta ibu Suresh menganggap rumahnya seperti rumahnya sendiri. Datang seorang gadis (Purvi) dan langsung memeluk Daljeet dengan bahagia. Sarla memperkenalkan Purvi pada ibu Suresh. Sarla melihat bahwa ibu Suresh sedang batuk dan berkata akan mencarikannya obat batuk. Tapi Daljeet mengatakan bahwa dia memiliki sirup batuk untuk dewasa.

Arun mendorong Suresh untuk menyatakan cinta pada Bulbul. Arun mengambilkan mawar dan memberikannya pada Suresh. Suresh pun menghampiri Bulbul dan memberikan mawarnya. Tapi Bulbul salah sangka dan ketika Pragya menemuinya Bulbul pun berkata bahwa Suresh memberinya mawar. Bulbul lalu meninggalkan Pragya berdua dengan Suresh. Pragya pun bertanya mengapa Suresh memberinyanbunga mawar. Suresh berkata bahwa mawar itu ucapan terima kasihnya karena Pragya bersedia mengurus ibu dan adiknya.

Ibu Suresh berkata pada Sarla bahwa setelah pernikahan adik Suresh (Rachna), dia akan berbicara dengan Suresh mengenai pernikahannya dengan Pragya. Bulbul lalu datang dan berkata bahwa Suresh memberikan mawar merah untuk Pragya.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 2- Serial Drama India Lonceng Cinta

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 2- Serial Drama India Lonceng Cinta"