Sinopsis Mohabbatein Episode 125 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 125 Tayang di ANTV. Ibu Bhalla datang untuk berbicara dengan Simmi. Sementara Simmi berada dalam kegelapan dan ibu bhalla meminta simmi untuk tidak beralih pada lampu. Simmi menangis

Sinopsis Mohabbatein Episode 125 Tayang di ANTV

Sinopsis Mohabbatein Episode 125 Tayang di ANTV

Simmi : bagaimana aku bisa tidur, hidup ku hancur, suami ku ditendang keluar dari rumah ini karena wanita seperti ishita, dia datang baru beberapa hari dan menghancurkan hidup ku, mereka telah memukuli Parmeet dan mengirimnya ke penjara, tidak ada yang memberitahu apa-apa, setiap orang hanya melihat hidup ku semakin hancur, kami adalah pembohong sehingga Ibu mendukung Ishita, kenapa Ibu datang padaku, kami sudah hancur.
Ibu Bhalla : jangan mengatakan ini, aku bisa memahami rasa sakit mu, dia menantu tetapi kau adalah putriku, jangan lakukan ini, ikut dengan ku, kita makan.
Simmi : tidak, aku tidak bisa melihat wajah Ishita.
Ibu Bhalla : rumah ini adalah milik mu.
Simmi : tinggalkan aku sendiri, pergi.
Ibu Bhalla pergi.
Simmi : biarkan aku berada di kegelapan.
Ibu Bhalla berhenti
Ibu Bhalla : aku tidak akan makan sampai kau makan.

Simmi mendapat telpon dan terkejut.
tuan Bhalla bertanya pada Ibu Bhalla bagaimana keadaan Simmi.
Ibu Bhalla : dia menangis, ini terjadi karena Ishita.
Tuan bhalla : bagaimana bisa kau menyalahkan ishita, ishita menyelamatkan Simmi.
Ibu Bhalla : diselamatkan? Justru ishita yang Merusak rumah tangganya.
Raman : merusak rumah tangganya? parmeet adalah orang jahat, dia mencabuli perempuan, bagaimana bisa Simmi tinggal dengan orang seperti itu.
Ibu Bhalla : Simmi tidak bisa berhenti mencintai parmeet dalam satu hari.

Ibu Bhalla menegur Raman karena mengirimkan Parmeet ke penjara, dan bertindak seperti pahlawan, tidak berpikir tentang Simmi.
Ibu bhalla : kau sudah melanggar batas seperti Ishita.
Raman : ini adalah batasnya, Ibu kau seorang wanita bagaimana bisa Ibu mengatakan ini.
Simmi datang.
Ibu Bhalla : kau mau makan.
Raman : Simmi lihat … ..
Simmi : tidak, beri aku beberapa waktu, kita akan berakhir di sini, aku mau keluar.
Ibu Bhalla : aku juga akan ikut.
Simmi : tinggalkan aku sendiri.
tuan Bhalla : biarkan dia pergi, dia bertarung dengan rasa sakitnya saja, beri dia waktu.
Simm pergi.
Raman : aku juga khawatir tentang Simmi, tidak tahu apa yang akan terjadi.
tuan Bhalla : hatinya hancur, simmi akan mengerti, bahwa dia telah mencintai seorang pria yang salah, aku bangga dengan mu, kau telah melakukan hal yang benar raman, bawakah Ishita kembali kerumah ini.
Raman : mengapa? Kemana Ishita pergi?
Romi : Ishita pergi rumahnya.
tuan Bhalla : hormati ishita, dia terluka, dia tidak akan datang kembali, kau menghukum Parmeet tetapi kau memberitahu kata-kata cinta padanya.
Raman : aku melakukan semua ini untuknya, ishita tidak mengerti, wanita aneh, tidak mengerti, biarkan ishita berada di sana di rumah ayahnya.
Tuan Bhalla : Romi dia tidak akan datang jika kau memintanya.
Romi : aku akan mencoba untuk membawanya.
Ishita : Romi mengapa kau mengatakan bahwa aku menyesal. Aku merasa Raman melakukan hal yang benar dan aku merasa aku lebih baik, tapi apa yang dia bilang ke kak Bala, aku mendengarnya.
Romi : lupakan semuanya dan mari kita pulang.
ishita : aku minta maaf aku tidak akan datang, kau pulang saja.

Bala melihat Romi.
Romi membungkus tasnya
Romi : aku bakal tinggal di rumah Ishita untuk mendukungnya, tapi aku tidak bisa makan rusa sambar idli, tapi baiklah, aku akan berkomitmen.
Raman : aku akan menamparmu, hentikan kegilaan ini.
Romi : apa kau akan kau pergi dan membawanya.
Raman : aku tidak bisa melakukan apa-apa, aku melakukan banyak hal. tuan Bhalla meminta Raman untuk meminta maaf kepada Ishita dan membawanya.
Raman : tidak, aku tidak akan pergi.
Tuan. Bhalla : menurut mu dia akan datang, baik aku akan pergi dan membawanya.
Raman : apa ini.

Romi kembali ke kamarnya.
Ishita : Ayah mertua jangan melakukan hal ini.
tuan Bhalla meminta maaf padanya dan memuji Raman.
Tuan Bhalla : Raman telah menyakiti hati mu, kami terkejut setelah memahami semuanya dan mendukung mu, tapi kami pikir tentang putri kami yang hukum.
Amma : tapi kau diam sajs ketika Ishita disalahkan, kami tidak bisa memaafkan mu, apakah kau pikir dia akan lupa.
Tuan Bhalla : tapi itu rumahnya.
Amma : Ishita tidak akan pergi.
Appa meminta Amma untuk masuk ke dalam.
Ishita : sulit bagi ku untuk pergi ke sana.
ishita : aku bingung untuk mengatakan ini kepada kalian semua atau tidak, aku melakukan keadilan untuk mu, tapi rumah tangga Simmi menjadi pecah.
tuan Bhalla : aku mengerti, kau merasakan persoalan orang lain, jangan malu, justru kami yang malu.
ishita : aku hanya bisa meminta maaf, atas keinginan mu.

Ruhi dan Shravan bertengkar.
Shravan bercerita tentang permasalahan Raman dan Ishita pada Ruhi, sehingga dia datang untuk tinggal di rumah Amma.
Ruhi : kau pembohong, ayah ku tidak melakukan hal ini, aku akan bertanya kepada ayah.
Raman marah karena Ishita tidak mendengarkan ayahnya dan menghinanya dengan tidak datang.
tuan Bhalla membela
Tuan Bhalla : dia tidak tersinggung dengan menunjuk pada karakternya.
Ruhi : Ayah, apa kau mengusir Ibu Ishi keluar dari rumah, Shravan berkata ayah itu buruk.
Raman : tidak, dia berbohong.
Ruhi meminta raman pergi, ruhi benar-benar marah.
ruhi meminta tuan Bhalla untuk memarahi Raman.
tuan Bhalla : Ishita sudah terganggu.
Romi : ishita bilang dia akan datang hanya jika Raman meminta maaf.
Ruhi : wanita menginginkan perhatian dan meminta Ayahmua untuk pergi dan membawanya kembali.
Raman setuju dan pergi ke Ishita.

Raman datang untuk menemui Ishita dan semua orang menatapnya.
Bala : apa kau mau makan Raman.
Raman : terima kasih Bala, aku tidak lapar. Ishita aku ingin berbicara dengan mu.
Ishita : aku tidak akan pergi ke sana, kalian semua telah menendang ku keluar dan kau tidak menghentikan ku.
Raman memegang tangan Ishita
Raman : ikutlah dengan ku.
ishita : semua sedang makan, apa kau tida lihat.
raman : aku sedang berbicara dengan istri ku jadi tolong dengarkan aku.

Mereka datang dalam sebuah ruangan.
Raman : Ishita aku benar-benar menyesal, aku tahu aku salah, aku terjebak antara adik dan istriku. Aku tahu kau benar, tapi ini tidak ada alasan, kali ini aku akan membawa mu ke rumah ku sebagai ibu Ruhi dan kau akan selalu dilindungi, tapi aku tidak bisa melindungi mu, aku tidak akan pernah memaafkan diriku sendiri, tapi jika mungkin tolong maafkan ku, aku akan pergi sekarang.
ishita : kau mau pulang?
raman : ya.
Ishita : sendirian?
raman menatapnya.
ishita : apa kau tidak akan membawa ku?
Raman tersenyum.
raman : ini hal yang baik karena kau setuju, tidak ada apa pun yang dapat aku katakan, aku akan mendapat hukuman dari Ruhi. ruhi akan membuat ku duduk seperti ayam. Sekarang mari kita pulang.

Ishita tertawa.
raman memegang tangannya dan mengatakan terima kasih.
Mereka tersenyum.
Mereka berdua memegang telinga mereka dan meminta maaf satu sama lain.
Raman tersenyum.
raman berkata mari kita pergi.
Mereka pergi.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 125 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 125 Tayang di ANTV"