Sinopsis Mohabbatein Episode 169 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 169 Tayang di ANTV. Parmeet berbicara dengan Shagun.

sinopsis-mohabbatein-episode-169-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-169-tayang-di-antv

Shagun : hentikan itu, krn hal ini Raman selalu menghinaku, dan Adi adalah perisai dari keluargaku yang akan aku gunakan pada waktu yang tepat.
Parmeet : Ashok tidak akan menjual mobil.
Shagun : ya benar, waktu itu pikiranku tidak bekerja.

(Flashback)

Shagun mengatakan pada Ashok dan Parmeet.
Shagun : aku telah melakukan kecelakaan dengan mobil Adi.
Ashok : tidak ada yang bisa terjadi jika aku bersamamu.
Parmeet : aku memberikan mobil ke bengkel Gaffur, tapi dia memberikan nomorku pd Ishita, Simmi memberiku nomor, kemudian dia menelepon dan Tandon mengambil nomorku, terima kasih Tuhan dia tidak mengambilnya.
Shagun : ya, aku jg menelepon Gaffur dan memarahinya karena telah memberikan nomorku.
Parmeet : aku jg telah menghancurkan kartu sim itu.

(Kemabali ke masa sekarang)

Shagun : Ashok memarkir mobil itu di sini dan Raman datang ke sini dan melihatnya, tp semuanya terjadi dengan baik, Raman akan menyembunyikan ini sekarang, aku akan menang, dan Ishita akan melihat bagaimana Raman mengabaikan Ishita demi Adi.

Ruhi berbicara kepada Shravan dan memuji Ishita.
Dia melihat Ek penjahat lagu di tv dan berakhir panggilan.
Ruhi suka melihat Siddharth Malhotra dan Ishita melihatnya.

Ishita : Ruhi ikut denganku.
Ruhi : Ibu Ishi jgn menggangguku Aku ingin melihat Sid, apa kau tidak tahu.
Ishita : duduk di sini, aku akn menunjukkan sesuatu, apkah kau mau seperti Sid.
Ruhi : ya, dia lucu dan memiliki senyum yg indah.
Ishita : aku bertemu dgnnya.
Ruhi : tapi mengapa, apa dia temanmu.
Ishita : tidak, dia pasienku. Aku akn menunjukkan Foto nya.

Ruhi melihat foto.
Ruhi : itu mobil kak Adi.

Raman dtg dan berteriak Ruhi…
Raman menegur Ruhi dan melempar remote dgn marah.

Ishita : mngapa kau berteriak.
Raman : kau tinggal jauh dr ini.

Ruhi pergi.
Ishita : aku tahu ada sesuatu yg mengganggumu tp dia msh kecil.
Raman : kau terlalu memanjakannya.
Ishita : kau tdk memiliki hak utk berperilaku seperti ini, hal ini tidak bs dilakukan.

Ishita pergi ke Ruhi.
Ibu Bhalla : apa yg terjadi, knp kau marah, kau kelihatan tegang.
Raman : apa perlu utk memberitahu segalanya.
Ibu bhalla : kau tampak sprti sesuatu terjadi di kantormu, Romi akan tahu.

Teman Romi, Rohit menelpon Romi untuk makan siang karena ia telah datang dari New York.
Romi : kakakku itu hitler, dia membuatku bekerja keras.
Romi : aku akan datang.

Romi mengakhiri panggilan
Romi berpikir : aku harus melakukan sesuatu.

Adi menangis.
Shagun : jangan khawatir, Raman akan mengatur semuanya, dia akan melakukan apa pun untukmu, dia memiliki masalah denganku, tapi dia mencintaimu.
Adi : dia pasti tidak akan memenuhi janjinya.
Shagun : aku berjanji akan membuat semuanya baik-baik saja, tetapi kau jg harus berjanji bahwa kau tidak akan menceritakan ini ke temanmu dan Bala jg kan.
Ruhi : apa Ayah kesal denganku.
Ishita : Ruhi ayahmu sangat menyayangimu, sekarang tidurlah.
Ruhi : aku ingin tidur dengan orang tuaku.

Ruhi memeluk Ishita.
Ishita : dia sibuk bekerja sehingga dia keluar. Aku akan menceritakan sebuah kisah katak dan putri.

Pathak menelpon Raman sementara Raman bekerja.
Raman melihat Ishita dan mengatakan aku akan menghubungimu nanti.
Ishita mengambil air dan menatapnya.
Ishita berbalik ketika Raman menatapnya.
Ruhi keluar dan Ishita menyuruh Ruhi untuk pergi ke Raman dan memeluknya.

Ruhi : aku minta maaf Ayah.

Ruhi memegang telinganya.
Raman : mengapa.
Ruhi : aku tidak tahu mengapa kau marah, tapi Ibu Ishi menjelaskan padaku bahwa ayah sedang tegang tentang kasus kecelakaan, aku berjanji aku tidak akan menonton tv, dan tidak akan berbicara seperti nenek, aku akan melakukan pekerjaan rumahku dan menjadi bertanggung jawab sepertimu.

Raman memeluk Ruhi dan menangis.
Raman : aku tidak bisa tidak kesal denganmu, karena Ayahmu sangat mencintaimu.

Ishita tersenyum dan memegang telinganya juga.
Raman : semua baik-baik saja, kau masuklah ke dalam, aku memiliki pekerjaan.
Ishita : lakukan di pagi saja.
Ruhi : kami tidak bisa tidur tanpamu.
Ishita : berarti dia tidak bisa tidur.
Ruhi : tidak, Ibu Ishi juga.
Raman : aku akan mengambil file dari mobil dan akan segera datang.

Raman keluar dan menangis memikirkan bagaimana ia menyembunyikan kebenaran dr Ishita.
Raman datang kembali ke rumah dan menyeka air matanya melihat mereka pergi dalam.

Raman : aku tidak bisa melakukan ini lagi, sampai kapan aku akan berbohong, tapi Adi ……

Raman menelpon Shagun.
Raman : bagaimana Adi.
Shagun : dia baik-baik saja.
Raman : aku tahu dia orang yg sensitif, ini mungkin telah mempengaruhi dia, tolong kau rawat dia.
Shagun : terima kasih.
Raman : tidak akan terjadi apapun, Adi adalah anakku dan aku dapat melakukan apapun untuk kebahagiaannya.
Shagun : dia menangis terus, aku berbohong kepadanya.
Raman : tidak, katakan padanya aku bisa mati untuknya, kau harus bersama Adi dan mengurus dia, semuanya akan baik-baik saja, aku tidak bisa menyembunyikan ini dari Ishita, aku pikir kita harus memberitahu dia.
Shagun: tapi Ishita pasti akan mendukung dr sisi ibunya.
Raman : kau tidak tahu, dia sangat dewasa, dia akan mengerti.
Shagun : berpikirlah tentang Adi, jangan lupa dia tidak bisa tanpa aku.
Raman : dia adalah istriku, aku kenal dia.
Shagun : dia bukan ibunya Adi, berpikir sebelum memberitahu siapa pun.
Raman : apa kau mengancamku.
Shagun : tidak, aku sedang mengingatkanmu.
Raman : aku mengerti.

Ishita membawakan selimut untuk Raman.
Raman melihat Ishita dan mengakhiri panggilan.
Raman bilang kalau itu adalah panggilan dari Subbu.
Raman pergi untuk minum air.
Ishita melihat dering telepon Raman dan membaca pesan.

Pesan : Raman kau sdh mendukungku, terima kasih sdh menelepon, baik untuk berbicara denganmu sekarang.
Ishita melihat di Raman.
Ishita : pergi dan beristirahatlah.
Ishita berpikir : mengapa Shagun mengirim pesan ke Raman, dukungan apa yg dimaksut.

Ishita datang ke kamarnya dan menangis.
Ishita : mengapa Raman berbohong padaku, aku tidak menghentikan raman utk berbicara dengan shagun, aku malah memintanya untuk berbicara dengan sopan karena Adi. Mengapa dia menyembunyikan ini.
Ishita : mungkin aku hanya bereaksi berlebihan, mungkin dia lupa, baiklah mungkin Raman merasa tegang karena Shagun, shagun adalah orang yang selalu memberikan ketegangan kepadanya. Tapi kenapa dia menyembunyikan ini, kenapa dia berbohong padaku, aku tdk mengerti ini.

Raman tidur di sofa.
Ishita dan Raman sama” gelisah.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 169 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 169 Tayang di ANTV"