Sinopsis Mohabbatein Episode 166 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 166 Tayang di ANTV. Raman datang ke klinik Ishita dan mencari Ishita. Raman melihat beberapa darah di lantai dan terkejut. Raman berpikir tentang kata-katanya tentang pembunuh berantai. Raman melihat topeng tersenyum dan berpikir tentang kata-kata Ayahnya. Raman berjalan keluar untuk melihat dan bertanya pada pria berkerudung dan menghentikannya, Raman bertanya tentang Ishita, orang itu kelihatan seperti penjahat dan tertulis di punggungnya Its Siddharth Malhotra.

sinopsis-mohabbatein-episode-166-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-166-tayang-di-antv

Raman : mengapa kau berjalan seperti ini, apa yang terjadi?
Sid : aku pikir kau adalah penggemar gilaku.
Raman : kita mendengar lagu-lagu dari film Ek penjahat, Galliyan adalah trek favoritku.
Sid : apa kau Ravan Kumar, istrimu bercerita bnyak tentang kau, aku punya janji dengan dia.

Ishita datang
Ishita : ini adlah pekerjaanku.
Raman : apa yang terjadi di sini. Shraddha Kapoor juga datang kesana dan menghampiri mereka.
Shraddha : Sid bagaimana dengan gigimu.
Ishita : dia yg meneleponku untuk pengobatan Sid ini.
Sid : semua nya untuk promosi film kami, apakah kau berpikir istrimu ini diculik. Raman tersenyum.
Shraddha : kau sangat lucu, wajahmu jg memerah, ini baik krn kau khawatir ttg istrimu.

Shraddha menjelaskan kepada raman bagaimana mereka mina Ishita datang.
Shraddha : mari kita selfie dengan pasangan yang lucu ini. Mereka mengambil foto.
Shraddha : Raman maaf kami telah membuat kebingungan ini.
Sid : datanglah untuk melihat film kami, dan itu akan tayang Jumat ini.

Ishita meminta Sid untuk mengurus giginya dan minum obat.
Raman : tunjukka gigimu pada orang lain juga.

Ishita melihat sebuah foto di telepon Sid, dan melihat mobil putih dengan plat nomor 322.
Ishita meminta Sid untuk mengirimkan foto itu.

Ishita : akan aku beritahu Raman nanti.
Shraddha : kami akan memberitahumu jika kami sdh mencari tahunya.
Ishita : trmksh krn ini adlh hal yg penting. Sid dan Shradda pergi.
Raman : Ishita apa ini, kau mnjdi sgt terkenal, knpa hero ini dtg ke sini dan mngpa kau tdk memberitahuku.
Ishita : jika aku mmberitahumu seluruh kota akn dtg ke sini kemudian apa yg akn terjadi.
Raman : benar begitu, atau kau mmg hnya ingin bertemu dia sendirian.
Ishita : tdk seperti itu, lalu kau sndiri apa kau benar” khwatir ttg aku.
Raman : kau memberi pentingnya untuk diri sendiri, kita harus melihat film ini, tapi mengapa kau bertanya ttg foto, aku tahu Sid masih muda dan keren, tapi lihat usiamu itu.
Ishita : usiaku, apa kau cemburu? Kau kelihatan panik dan dengan perasaan cemas saat menemukanku, lalu kau cemburu, itu berarti kau cinta padaku.

Mereka saling menatap.
Raman : aku sedang berpikir, apakah pikiranmu itu terjatuh, lalu kau membuang sampah itu keluar, hari burukku datang bukan untuk mencintaimu, kau seperti Matangi.
Ishita : namaku Ishita, saya tidak suka nama kecil itu, jgn mengulanginya lagi. Ishita menggoda Raman.
Ishita : aku punya pesan dari Sid, dia mengirim foto padaku, tp aku hanya melihat mobil di dalamnya, dan itu mobil yang sama yang dimana kecelakaan Amma terjadi, aku ingin tahu di mana mobil ini di Delhi.

Pagi nya, Vandu mencoba untuk mengontrol Shravan dan mrnegur dia.
Bala datang dan membawa Shravan ke kamarnya.
Vandu marah.

Bala : dia adalah anak-anak, apa yang terjadi, kau selalu memintaku untuk memiliki kesabaran bkn. Vandu terlihat khawatir.
Bala : berbagi masalahmu denganku.
Vandu ; aku akan pergi dan menrmui Shravan.
Vandu : Shravu maafkan Ibu.

Vandu membuatnya siap untuk sekolah.
Vandu memegang telinganya dan meminta Shravan untuk memaafkannya.

Shravan : jgn minta maaf, aku tidak akan mengacaukan Ibu lagi.

Bala melihat mereka dan tersenyum.
Shagun menyambut pagi yang baik untuk Adi.

Shagun : Adi bagaimana dgn pelajaranmu.
Adi : baik-baik saja, tapi guru nys sangat disiplin. Adi berbicara tentang seragamnya yang datang kelecilan.
Adi : aps Ibu tidak tahu ukuran baju ku. Shahun memberi Adi uang untuk berbelanja krperluan dirinya sendiri.
Adi : apakah ibu tidak akan ikut.
Shagun : tidak, Adi tahu ibu kan, apa yang akan Ibu lakukan di sana, Ibu telah memberimu uang, jadi pergi sajs dengan sopir, kembali dan makan siang, aku akan pergi untuk acara amalku.

Shagun pergi.
Ibu Bhalla meminta Ruhi untuk makan.

Ruhi : nenek, aku dan Shravan memiliki kompetisi untuk makan.

Sopir Raman sedang tidak baik dan Raman berpikir dari mana untuk membawa sopir yg baru.
Raman meminta Romi untuk membawa mobilnya, karena Raman tidak bisa mengemudi sebab kakinya terluka.

Romi : aku?
Ishita : aku yg akan mengantarmu, Romi juga harus pergi kantor.
Raman : tidak, kau akan pergi ke klinik, jika Romi tidak pergi kantor, itu tidak masalah.
Ishita : Aku jg tidak akan pergi keklinik, jadi aku akan mengantarkanmu.
Ruhi : Ayah jangan takut, Ibu Ishi akan menyopiru dengan baik dan akan memarahi di jalan.
Ishita berbicara kepada Raman tentang Adi.
Ishita : aku tahu kau membeli seragam untuk Adi. Raman dengan senang hati berbagi periode waktu dengan Adi.
Raman : Adi dan aku menjadi teman.
Ishita : aku yakin dia pasti lucu waktu masa kecil.
Raman : ya, dia gemuk dan lucu, aku berharap dia suka seragamnya. Raman berpikir Adi akan senang melihatnya.
Ishita : kita sdh sampai, mari kita pergi.
Raman : kau tetap di sini, aku akan datang kesana, aku tidak ingin dia nanti mengatakan sesuatu.
Ishita : baiklah, kau akan pergi dan menghabiskan waktu bersamanya, aku akan tunggu di dalam mobil.

Raman datang ke rumah Shagun untuk menemui Adi.
Adi melihat Raman dan marah

Adi : mengapa kau di sini.
Raman : bagaimana kabarmu, lihat apa yang ayah bawa untukmu. Adi melihatnya dan melemparnya.
Raman : kau punya liburan yg lebih, jadi ayah pikir untuk memberikan seragam baru untukmu.
Adi : mengapa kau membawa ini, aku tidak ingin ada hadiah darimu.

Adi melemparkannya.
Ishita masuk dan mengambil hadiahnya.
Ishita berpikir tentang kata-kata Raman.
Raman meminta Ishita menunggu di luar.

Ishita : teleponmu berdering terus, jadi aku datang untuk memberikan ponselmu. Ishita memberikan ponsel itu ke Raman.
Ishita : Adi apa tidak ada yang memberitahumu bahwa jika ada yg memberi hadiah padamu, apa kita harus mengembalikan atau membuangnya. Dan ini berguna untukmu, sehingga kau harus berterima kasih padanya.
Adi menolak
Adi : lihat, apa maksudnya ini, dia tidak tahu apa-apa tentang aku, jadi silakan tinggalkan rumah ini, aku bisa membeli seragamku sendiri.
Ishita : apa kau tdk bs melihat perasaan ayahmu, jgn berbicara kasar dengannya, begini saja aku punya ide, kau ikutlah dengan kami, kami akan mendapatkan seragam yg pas untukmu, dan kami akan mengantarkanmu kembali ke rumah, aku akan berbicara dengan Shagun.
Adi : tidak perlu, ibu sedang sibuk, jgn mengganggunya.
Pelayan : tuan Adi jika kau ingin pergi, maka aku akan menelpon nyonya Shagun.
Adi : jgn mengganggunya, aku akan ikut kalian.
Raman : baiklah, setelah itu kita akan membeli icecream.
Adi : tidak, kembali ke rumah, kau tidak akan ikut, karna aku hanya akan pergi dengan Ishita.
Raman : baiklah, pergi dengan dia, aku akan menunggumu di sini.
Ishita : seperti yang kau katakan, mari kita pergi.
Raman menangis.
Ishita : tenanglah dia hanya anak-anak.
Raman : pergilah.
Mereka pergi.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 166 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 166 Tayang di ANTV"