Sinopsis Mohabbatein Episode 178 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 178 Tayang di ANTV. Raman terbangun dan meminta maaf. Ishita berbicara dengan pengacaranya.

sinopsis-mohabbatein-episode-178-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-178-tayang-di-antv

Ishita : mereka adalah orang-orang kaya dan mereka berpikir mereka bisa melakukan apapun, dan ini bisa terjadi dengan orang lain juga.
Ibu Kaur pengacara : mereka pintar untuk menghancurkan rekaman CCTV jadi kita harus berpikir besar karena kita tidak punya bukti.
Ishita : ya, kita harus menemukan saksi, kita benar dan kebenaran akam keluar satu hari.
Mrs Kaur : aku akan melihat bahwa tidak ada yang akn menciptakan masalah bagi kita, kita akan berbicara di telepon sekarang.

Nyonya dan Tuan Bhalla hanya melihat.
Ibu kaur member salam semua orang dan pergi.
Raman mendengar semuanya.
Pathak datang.

Pathak : aku berbicara dengan Shagun, dia menceritakan semuanya, tapi kenapa Ibu Kaur datang ke sini.
Raman : dia memperjuangkan kasus dari klien Ishita.
Pathak : apa yang kau katakan.
Raman : aku tahu keluargaku akan membawa kasus ini ke depan, jadi aku harus berdiri untuk Shagun. Ini adalah masalah besar sekarang tapi kita harus menyelamatkan Shagun, itu yang penting.

Ibu Bhalla meminta Pathak untuk pergi, sebab dia tidak memperkenankan seorang pun menyebut nama Shagun di rumahnya.
Pathak : aku minta maaf bibi

Pathak pergi.
Ibu Bhalla menghentikan Raman.
Amma marah pada Appa krn tidak menceritakan padanya ttg masalah malam kmarin.

Appa : Ishita akan menangani semuanya, jika dia membutuhkan kita, dia akan datang kepada kita, jangan khawatir, kita harus pergi ke dokter.
Amma : anakku sendirian di sana, mereka tidak berperilaku baik dengan dia, aku tidak akan pergi ke dokter dan aku akan pergi untuk melihat Ishita.

Mereka datang dan melihat Ibu Bhalla menampar Raman.
Raman dan semua orang terkejut.

Ibu Bhalla : aku mendukungmu krn aku ibumu, tetapi kau menyalahgunakan cintaku, wanita itu meninggalkanmu dan pergi setelah kau membela Shagun, sedangkan Ishita putri Madhavi, siapa Itu Shagun yg ingin membunuhnya.
Ibu Bhalla : Shagun telah menabrak dan meninggalkan dia supaya mati di jalan dan anakku pergi untuk menyelamatkannya, apa yang kau pikirkan, apa kau akan menyelamatkannya, kami pikir kau sdh berubah, tapi tidak, kau malah menari di atas jari-jarinya dan bahkan hari ini dia membuat kau menari, dan wanita ini, dia menantu kami, dia berhasil membawa Ruhi dan kau, dan kau mendukung Shagun, tapi kau tidak merasa besalah dengan dirinya.

Amma dan Appa senang melihat mereka mendukung Ishita.
Ibu Bhalla : keluarga ini bahagia karena Ishita, jadi kami akan mendukung dia. Kau pergi mendukung Shagun, tapi kami akan berjuang kasus ini untuk melawanmu. Kami akan mendapatkan keadilan bagi Madhavi, ini adalah keputusanku. Kau sendiri yg akan putuskan kau akan mendukung kami atau Shagun, dulu aku bangga bahwa kau adalah anakku, kebanggaanku, tapi sekarang aku akan mengatakan Ishita, dia putriku, dia bkn menantuku tapi anakku, aku menghormati dia sama seperti Simmi, dan jika dia menangis karena kau, aku tidak akan memaafkanmu.

Raman pergi ke kamarnya.
Ibu Bhalla memeluk Ishita.
Amma memberitahu Appa bahwa sebaiknya mereka pergi.

Appa : bukankah kau ingin bertemu Ishita.

Amma tertegun melihat Ibu Bhalla.
Ibu Bhalla : maaf aku tidak melihatmu.
Amma : aku mendengar segala sesuatunya dan aku merasa senang bahwa putriku tidak sendirian di sini.
Ibu Bhalla : apa kau meremehkanku, dia adalah menantu pertama dan jg putrimu.

Canda ibu Bhalla.
Amma : aku akan bertarung denganmu ketika aku sembuh.
Ibu Bhalla : pergi dan sehatkan dirimu, aku akan siap bertarung melawanmu.

Mereka dengan senang hati saling memeluk.
Ishita tersenyum melihat mereka.
Appa dan Amma pergi dari rumah Bhalla.

Simmi berpikir : Ishita telah membuat Raman jauh dari keluarganya, tapi sampai aku mati aku tidak akan mendukung dia, aku akan mendukung

Raman dan Shagun.
Motor Romi rusak

Romi : aku akan pergi hari ini, suasana hati Raman sedanh buruk.

Sarika datang ke sana dan menyapa Romi.
Sarika : apakah kau ingin aku bantu.
Romi : terima kasih, motorku sedang rusak.
Sarika : ikutlah.
Romi : apa aku harus naik motor ini.
Sarika : mengapa, apa kau malu untuk duduk di belakang seorang gadis.
Romi : tidak, ini terlihat tdk seimbang saja.
Sarik : duduk dan lihat saja.

Sarika membawanya.
Shagun berbicara kepada Pathak dan meminta dia berbicara dengan Raman.

Shagun : beritahu aku apa yang dia katakan.

Shagun mendapat amplop dan melihatnya.
Shagun terkejut.

Shagun : FIR (surat panggilan) terhadapku untuk kasus tabrak lari Nyonya Iyer. Apa mksutnya ini.
Pathak : Raman menelfonku, Ishita mungkin telah melakukan ini.

Shagun panik dan meminta sopir untuk membawa mobil keluar.
Ibu Bhalla berbicara kepada pembantu.
Ishita datang kepadanya.

Ishita : Ibu mertua apa Raman ada di rumah.
Ibu Bhalla : tidak, dia pergi kantor dan mengatakan dia akan makan di sana.
Ishita : aku ingin tanda tangan Raman untuk sekolah Ruhi.
Ibu Bhalla : dia tidak akan melihat siapapun kecuali Shagun.
Ishita : aku akan pergi ke kantornya dan melihatnya.

Ibu Bhalla merasa sakit kepala dan meminta pembantu Neela untuk membawakan balsem.
Raman marah pada stafnya.
Shagun datang untuk menemui Raman di ruang konferensi.

Shagun : aku ingin berbicara denganmu krn ada hal yg mendesak

Shagun meminta semua orang untuk meninggalkan mereka.
Mihir : tapi ….

Raman meminta Mihir untuk meninggalkan mereka.
Raman : Shagun mengapa kau datang ke sini.
Shagun : kau bilang kau akan mengeatur semuanya, dan tidak akan ada masalah apapun, mereka meneleponku di pengadilan, sidang ini dalam dua hari, Adi tidak ada di rumah, apakah dia akan berada di sana, berpikirlah apa yang akan Adi rasakan.

Raman berteriak
Raman : jangan terus menyebut nama Adi, pergi ke Ashok dan minta dia untuk membantu.
Shagun : jika kau tidak membantuku, apa yang akan aku lakukan, aku sangat menyayangi Adi dan Adi jg menyayangiku, jika kau mencintainya, jangan tinggalkan kami dalam masalah ini.

Raman memegang tangan Shagun.
Raman : kau telah menggunakan anakku untuk memanipulasiku, kau dan aku tahu dengan sangat baik, Adi, anakku yg berusia 12 tahun yg melakukan kecelakaan ini, bukan kau.

Shagun terkejut.
Raman menatap Shagun marah

Raman : apa yang kau pikirkan, setelah mengetahui ini, apa aku mendapatkan ketenangan, akj pikir Parmeet yg melakukan kecelakaan, kemudian Ashok berbohong, kemudian dia menjual mobil, lalu kau berbohong bahwa kau yg melakukan kecelakaan, Adi yang baik datang ke sana dan mengatakan kepadaku ttg kebenarannya.

Raman teringat tentang kata-kata Adi, Adi mengakui bahwa dia yg melakukan kecelakaan itu.
Raman : berpikirlah bagaimana seorang anak 12 tahun bisa melakukan kecelakaan. Adi telah mengatakan kepadaku semuany bagaimana dia mengendarai mobil dan melakukan kecelakaan, seluruh sopir itu menghentikannya. Dan kau Shagun, kau berbohong kepada semua orang bahwa kau yg mslakukan kecelakaan itu, aku bisa mengerti kau ibunya dan menyalahkan dirimu sendiri, aku senang kau mencintai Adi, tp faktanya adalah anakku sendirilah yg melakukan kecelakaan.
Raman : aku sdh salah, aku bertarung melawan diriku sendiri, Ishita, keluargaku, mereka marah dan melawanku karena mereka berpikir aku sedang mendukungmu, bagaimana cara memberitahu mereka bahwa aku sedang menyelamatkan anakku, aku yg menanggung hukuman atas kesalahanmu , kau yg memberinya mobil, aku sdh berbohong kepada Ishita dan dia tidak akan memaafkan aku.
Shagun : sekarang aku tahu bahwa kau tidak peduli pada Adi dan aku. aku mengatakan kepada Adi bahwa Ayahnya akan melindungi dia.
Raman : aku sdh membohongi diri sendiri juga untuk anakku, aku sdh katakan kalau aku akan mengatur segalanya.
Shagun : bagaimana, istrimu saja mengajukan kasus terhadapku, apa kau akan melawan Ishita.
Raman : ya, jika perlu aku akan bertarung dengan dunia demi anakku, bahkan jika keluargaku sendiri pergi meninggalkan aku, aku akan menyelamatkan anakku, tidak akan terjadi apapun pada Adi selama aku hidup.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 178 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 178 Tayang di ANTV"