Sinopsis Mohabbatein Episode 208 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 208 Tayang di ANTV. Ashok berbicara dengan Shagun tentang makanan Cina.

sinopsis-mohabbatein-episode-208-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-208-tayang-di-antv

Shagun : tapi kau menyukai makanan Cina.
Ashok : saudaraku datang setelah bertahun-tahun, mengapa kau tidak meminta pilihannya.
Shagun : baiklah aku akan memesan sesuatu yang lain.
Ashok : aku selalu memenuhi semua milikmu dan keinginan anakmu tapi kau melakukan ini dengan keluargaku.
Shagun : tenanglah, aku akan mengubah menunya, jgn merusak suasana hatimu krn ini adalah hari ulang tahunmu, percayalah padaku.

Shagun melihat Suraj.
Sgahun berpikir : dia cerdas, dia baru datang tapi sdh menciptakan masalah di antara kami.

Raman berbicara dengan seseorang tentang rincian dan bertanya tentang Suraj.
Raman lalu melihat Parmeet dan Simmi sedang bersama-sama di kompleks apartemen.
Raman menegur penjaga krn membiarkan Parmeet datang.

Raman : usir orang itu dari sini.

Simmi menegur penjaga dan berdebat dengan Raman demi membela Parmeet.
Parmeet tertawa.

Parmeet : Simmi kau tdk perlu mengatakan apapun pada Raman, aku jg akan pergi, karena aku harus menghadiri pesta ulang tahun Ashok, oh ya apa kau sdh tau saudara nya Ashok Tuan Suraj telah mencabut izin klinik Ishita, lalu apa yang akan Raman lakukan.
Raman : apa benar Suraj adalah saudara nya Ashok?
Parmert : aku akan pergi krn Ashok dan Suraj pasti sdh menungguku.

Raman meminta Simmi untuk pulang. Parmeet pergi.
Raman : Suraj Khanna, saudaranya Ashok, itu sebabnya dia melangkah terlallu jauh, aku tidak akan mengampuni mereka.

Parmeet mengendarai mobilnya dgn cepat dan Raman bergerak.
Menu sdh dirubah dan Suraj makan hanua beberapa.

Shagun : aku berharap kau menyukainya, aku sangat menyesal, Ashok menyukai makanan Cina itu sebab nya aku memesannya, tapi aku sdh memesan Moghlai supaya kau bisa menikmatinya, dan aku harap kau bs menyukainya.

Mihika datang dengan bos.
Ashok menatapnya dan memberi pujian.
Mihika mendapat telfon dari Mihir.

Mihika : Ashok telah mengabaikanku, aku pikir aku memiliki dia sikap hari itu, jadi dia mengerti aku tidak akan setuju, sekarang waktu nya pemotongan kue, aku akan segera pergi.

Ashok memotong kue sementara semua orang menyanyikan lagu. Raman datang kesana.
Shagun ingin memakan kue yang pertama tapi Ashok malah menyuapi Suraj jadi yg pertama dan kemudian menyuapi Parmeet.
Parmeet menempelkan krim kue di wajah Ashok.
Tiba-tiba Raman mengambil seluruh kue dan menempatkan semuanya di wajah Ashok sehingga menumpuk.

Raman : selamat ulang tahun Ashok Khanna.
Ashok : beraninya kau.

Raman mengejek Ashok dan Suraj.
Raman : aku akan membawa kalian ke jalan, jangan gunakan istriku untuk membalaskan dendam kalian padaku.

Semua orang terkejut.
Raman mengejek Suraj dan pergi dalam kemarahan.
Ashok marah.

Ashok : Raman Bhalla, aku tidak akan mengampunimu.

Romi sedang mencari tahu identitas kelahirannya.
Mishra : ada dua anak laki-laki yg lahir pada hari yg sama, Bhalla dan Birla.

Romi senang berpikir dia adalah Birla, yang menjadi Bhalla.
Romi : aku memutuskan bahwa aku adalah Romi Birla. Aku tahu dengan ini aku akan jadi kaya dan aku akan memberikan uang juga Mishra.

Romi sangat bersemangat dan pergi.
Mishra : dia sepertinya sdh gila, ini Birla yg berbeda, dan dia jg tidak kaya.
Raman : Ishita aku telah menumpahkan seluruh kue di wajahnya Ashok.
Ishita : apa benar kalau Suraj adalah saudaranya Ashok.
Raman : ya, aku akan mengerti, dan aku jg tidak takut pada mereka.
Ishita : sekarang mereka akan membalas dendam.
Raman : aku akan lihat apa yang bisa mereka lakukan.
Ishita : kau tidak memahaminya.
Raman : tapi hal itu tidak lebih buruk, krn mereka sdh mencabut izin praktekmu dan aku akan membawanya kembali, aku ingin melihat bagaimana mereka jatuh sampau begitu rendahnya.
Ishita : Raman terima kasih.
Raman : mengapa.
Ishita : karena kau sdh memberikan ide pada Ibu mertua supaya membuatku jadi sibuk.
Raman : ya, jika kau sedang sibuk, aku bisa bahagia, waktu sdh menunjukkan kepada mereka sekarang, jangan khawatir, aku akan mengurusnya.

Ashok merasa marah dan Shagun menenangkannya.
Ashok : Aku tahu mantan suamimu itu sangat baik, tp bagaimana caranya agar membuat dia terluka, aku tahu, aku akan mematahkan egonya,

Raman Kumar Bhalla, lihat saja kau hanya menunggu dan menonton, kali ini kau sdh melewati batasmu, kau tidak tahu dgn siapa kau berurusan.

Ashok meminum anggur dan Suraj melihatnya.
Pagi nya, Ishita bersiap-siap utk mandi.
Ishita menemukan hook yg longgar.
Raman dan Ruhi sedang tidur.
Blus nya terkait dan Ishita harus menjahitnya.
Ishita menjahit blusnya menutup pintu utama.
Raman berbalik dan Ishita terus menjahit.
Raman bangun dan melihat Ishiya sedang duduk dan menjahit.
Raman ternyata melihat Ishita menatapnya dan Raman pura-pura menutup matanya seolah olah masih tidur.
Raman kemudian membuka matanya lagi dan menatap Ishita.
Ishita melihat Raman sedang menatapnya dan Raman merasa tegang.
Raman membangunkan Ruhi karena dia harus pergi untuk sekolah.

Ruhi : 5 menit lagi Ayah.

Ruhi kembali tidur.
Raman mencoba untuk menghilangkan kecanggungan nya bersama Ishita dgn pergi.

Ishita : ini sangat memalukan.

Romi datang ke meja sarapan dan menunjukkan sikap orang yang kaya.
Ibu Bhalla meminta dia untuk makan.

Simmi : Romi apa yang terjadi padamu.

Romi meminta Simmi untuk meninggalkan hal-hal yang buruk.
Romi : aku tidak suka makanan ini dan biasanya orang-orang kaya itu sarapan nya di bintang lima.
Simmi : apa pikiranmu baik-baik saja, kita dilahirkan di rumah ini, dan tidak ada Tata Birla.
Tuan Bhalla : kalau begitu kau tidak usah makan makanan ini, dan kembalikan juga rekening uangku yg aku berikan Rs 1000 kemarin.
Romi : apa 1000, bahkan aku akan bermain dengan uang crores.

Raman datang dan mendengar ini, berdetak di kepalanya.
Raman : Romi berapa banyak angka nol yang ada di crore.
Romi : 5, eh tidak ada 6.

Romi tidak tahu berapa banyak angka nol yang ada di crore.
Raman menegur Romi dan meminta dia untuk bekerja di kantor.

Romi berpikir : ketika aku sdh terbukti menjadi anak Birla, aku akan menunjukkan kepada mereka.

Ishita datang dan Raman menatapnya.
Ibu Bhalla meminta Ishita untuk sarapan.

Raman : aku ada pertemuan di kantor, minta Romi agar segeera datang ke kantor juga.
Raman pergi.

Romi memberitahu semua orang.
Romi : aku ingin ada lima piring utk makan malam dan dengan manisan, atau aku tidak akan menyentuh makanan.

Ibu Bhalla tertawa.
Ibu Bhalla : kau ini berbicara aneh.
Tuan Bhalla : dia berbicara seperti dia bukan anakku tapi anak orang lain.
Ibu Bhalla berpikir : tidak ada yang memiliki keraguan tentang aku.
Ishita berpikir : menurutku ini ada sangkut pautnya dgn bayi yg ditukar di balik perilaku Romi, aku harus berbicara dengan Raman.

Raman datang ke pengacara dan melihat Ashok, Suraj dan Shagun.
Raman mengejek Ashok dan Shagun.

Ashok : kau dan istrimu itu harus menyembunyikan wajah kalian sekarang.
Raman : apa masalahmu.

Pengacara meminta mereka untuk duduk dan berbicara.
Raman : aku tidak datang untuk duduk, aku ingin mendapatkan kembali izin istriku.
Pengacara : Ishita bisa mendapatkan kembali izinnya karena Suraj akan mengambil keluhannya kembali, tapi dengan satu syarat.
Raman : apa.
Ashok berpikir : aku akan memberi pelajaran yg baik pada Raman dengan kondisi ini.

Ashok tersenyum.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 208 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 208 Tayang di ANTV"