Sinopsis Mohabbatein Episode 210 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 210 Tayang di ANTV. Ibu Ishi akan berpuasa sampai malam dan Ibu akan mengontrolnya dgn tidak makan apapun. Raman mendengar ini.

sinopsis-mohabbatein-episode-210-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-210-tayang-di-antv

Raman : Ruhi kau tidak perlu khawatir tentang Ibu Ishita, seakan ia berbicara tentang makanan, itu akan menjadi buruk.

Ruhi pergi.
Raman : Ishita kau tidak perlu melakukan drama puasa ini dan makanlah sesuatu jika kau merasa lapar.
Ishita : mengapa.
Raman : omong kosong apa ini, para wanita berpuasa hanya untuk meningkatkan kehidupan suaminya.
Ishita : tapi usiaku tidak akan berkurang hanya karna aku lapar.
Raman : jgn sampai membuatku membawmu ke rumah sakit.
Ishita : itu tidak akan.
Raman : makanlah sesuatu, karna semua orang hanya melakukan kecurangan.
Ishita : apa kecurangan katamu?
Raman : Shagun juga menggunakan cara yg sama untuk menipu dan dia makan secara diam-diam.

Adegan (Flashback)
Raman membawakan sandwich untuk Shagun dan bersembunyi dari semua orang, karena Shagun tidak bisa menahan rasa laparnya.
Raman : kau terus berpuasa Karwachauth untukku, aku sdh mengatakan ini padamu, makanlah dengan cepat, tidak ada yang akan tahu.

Shagun memakan sandwich.
Raman tersadar lagi dlm pikirannya.

Ishita : kau begitu manis.
Raman : tidak.

Mereka berdebat lagi.
Raman : tetaplah berpuasa untuk menutup mulutmu itu sepanjang hari.
Ishita : aku akan membawa sesuatu dari meja sarapan dan kau bisa makan di dalam mobil nanti.

Raman pergi.
Ishita : Raman tidak akan berubah, aku berpuasa bukan untuk menunjukkannya kpd siapa pun, tetapi ini untuk dia, seperti yang sdh bnyak dia lakukan untukku. Aku pasti akan tetap menjaga puasa ini bahkan jika dia tidak menyukainya, aku akan menyelesaikannya demi Raman.

Ibu Bhalla meminta Tuan Bhalla utk tidak melupakan barang apapun.
Romi datang kepada mereka.
Romi memberikan Rs 500 dan rekening.

Tuan Bhalla : apakah kesepakatan crore nya harus dibatalkan.
Ibu Bhalla : Romi mengapa kau kelihatan marah, Ibu membuatkan Gajar halwa dan puri panas, tapi sulit untuk mendapatkan wortel di musim ini, Ibu jg tahu kalau itu adalah makan favoritmu jadi Ibu mendapatkannya.
Romi : ibu mungkin hanya kasihan padaku, Ibu jg tahu kalau aku ini bkn anakku.
Ibu Bhalla : bagaimana kau tahu.
Romi : semua orang jg sdh tahu.
Ibu Bhalla : aku mmg mendengar berita itu dan merasa bingung, tapi sungguh kau adalah anakku, darah dagingku.

Romi merasa senang dan memeluk Ibunya.
Romi : Ibu aku merasa menyesal.

Romi lalu duduk untuk makan.
Raman membawa beberapa pria.

Ishita : Raman apa ini.
Raman : aku meneleponmu tapi kau tidak datang.
Para pria : Raman membawa hadiah untukmu dgn membawa beberapa pilihan saree dari beberapa desainer untukmu.
Ishita : ini adlah pengalaman penting. Raman : aku mmg memberi hadiah ini.

Raman meminta orang-orang itu untuk menunjukkan saree nya pada Ishita.
Ishita meminta Raman yg memilihkan saree.

Raman : tidak, kau akan mengejek pilihanku, jgn menunjukkan Kanjivaram mu itu.
Ishita : mengapa.
Raman : lihatlah gaya Punjabi sekarang.
Ishita : tapi ini dibutuhkan.
Raman : ibu bisa mengejekku jadi lebih baik aku yg melakukan ini.

Ishita melihat saree-saree nya.
Raman meminta Ishita untuk bergegas dan duduk di sana.
Ishita tidak menyukai beberapa saree nya.
Raman meminta dia untuk cepat.
Ishita menyukai saree bersih zardozi dan biayanya Rs 25000.
Ishita melihat harganya.

Ishita : aku tidak suka itu.

Ishita memilih satu saree yg sederhana, dan satunya yg lebih murah.
Ishita : Raman bagaimana dgn ini.

Raman mendapat telfon dr Pathak.
Ram : aku ingin kau memastikan Ashok dan Suraj tidak melakukan apapun, aku ingin izin nya hari ini juga.

Poornima datang ke sana dan melihat Ishita berdiri di pintu.
Ishita menyambut Poornima.

Poornima : aku datang untuk melihat properti.

Ishita merasa senang.
Ishita : ya kau sdh mengatakannya padaku, silakan masuk dan duduk. Poornima : aku pikir suamimu tidak akan berada di rumah, jadi aku pikir aku bisa bertemu denganmu dan Ruhi.

Ishita bercerita tentang puasa dan Raman memanggil mereka untuk memberiku hadiah saree.
Ishita : aku harus bertanya pendapat suamiku.
Poornima : apa Raman ada di rumah.
Ishita : kau tahu Raman.
Poornima : kau memperkenalkan dirimu sebagai Ishita Raman Bhalla, jadi aku ingat itu.
Ishita : bertemulah dengannya, aku akan memanggilnya.
Poornima : tidak, aku akan pergi.

Ishita memaksa tapi Poornima terlihat tegang dan pergi.
Raman keluar dan tidak melihat Poornima krn sdh pergi.
Raman meminta Ishita untuk memilih saree dgn cepat.
Ashok terpilih jadi presiden baru asosiasi dan memberikan wawancara kepada pers.
Ashok memuji dirinya sendiri.

Ashok : Raman tidak cocok untuk posisi ini, Raman telah membeli utk bisa mendapatkan kursi ini, tapi kemudian dia mengundurkan diri dan skg aku ada di kursi ini.

Mihika mendengar ini.
Mihika : apa, kk ipar telah mengundurkan diri, tapi mengapa.

Raman meminta Ishita untuk memilih dgn cepat.
Ishita mendapat telfon.

Ishita : apa? terima kasih banyak.

Ishita tertawa.
Ishita : Raman aku punya berita yang luar biasa, aku diberitahu bahwa izinku sdh kembali.
Raman : benarkah? Selamat.

Raman tersenyum.
Ishita : selamat untukmu juga, mereka sdh membawa kasus itu kembali, aku merasa sangat senang.
Raman berpikir : Ishita, kepresidenan ini tidak berarti dgn kebahagiaanmu, aku merasa senang karena melihatmu jg senang.
Raman : Ishita makanlah apel ini terus dalam mobil.
Ishita : kau pergilah karena aku akan makan apel di rumah.
Raman : baiklah, tapi hati-hati pada ibu.

Raman pergi.
Mihika : aku tidak percaya ini, mengapa Raman mengundurkan diri dan merekomendasikan Ashok.

Amma menelfon Mihika dan Mihika meminta bosnya untuk memberikan hari libur padanya.
Bos : ini hari yang sibuk, dan kita memiliki pertemuan penting.
Mihika : aku harus pergi krn aku harus melakukan puja.
Ashok : biarkan dia pergi, dia telah membantu kita dengan melakukan foto model, jadi aku pikir kita bisa mengizinkannya hari ini.
Mihika : terima kasih.
Bos : pergilah karena bos besar Ashok sdh memberikan izin padamu.

Mihika pergi.
Mihika : aku harus memberitahu pada kak Ishita tentang pengunduran diri kak Raman.
Ibu Bhalla : Ishita selamat krn kau sdh mendapatkan izinmu kembali, tp apa kau sdh mengatakannya pada Raman.
Ishita : ya, tp dia sedang pergi untuk beberapa pekerjaan.
Ibu Bhalla : aku akan menelfonnya.

Ishita menghentikannya.
Ibu Bhalla : kita harus memberitahu dia sebelum bulan datang.
Ishita : tapi Raman tidak akan menyukainya.

Ibu Bhalla meminta Ishita berani pada Raman.
Ishita : tidak, dia sedang khawatir, aku tidak bercerita tentang Nirajala puasa, maaf karena aku sdh berbohong.

Ibu Bhalla terharu dan menangis.
Ibu Bhalla : aku tidak pernah melihat menantuku sepertimu, kau begitu sangat mengurus Raman, kenapa kau tdk datang sebelumnya ke dalam hidupnya Raman.

Ibu Bhalla memeluk Ishita dan memberkati dia.
Shravan : Bibi Ishita, datanglah kerumah dan bermain denganku, karena semua orang sedang berbicara dan tidak ada orang yang bermain denganku.
Ishita : Ibu merrtua ikutlah kerumah bersamaku, kau jg bisa melihat bagaimana kami melakukann puja.

Ibu Bhalla setuju.
Ishita pergi ke rumah Iyer dan Mihika menghentikan Ishita.

Mihika : kk, aku harus mengatakan sesuatu, ini adalah masalah besar.

Amma datang dan mengambil Ishita.
Amma meminta Mihika untuk bersiap-siap dan datang.

Ishita : aku akan memakai kanjivaram dulu dan segera datang.

Ishita pergi.
Mihika : kak Raman sedang dalam masalah.

Para wartawan kesulitan bertanya pada Raman.
Wartawan memberikan pertanyaan mengapa Raman mengundurkan diri dan apa benar yg dikatakan Ashok bhwa Raman sdh membeli kursi.
Pandit memberitahu Ishita tentang puasa untuk kemakmuran suami.

Ishita : aku melakukan ini untuk kemakmuran Raman dan menginginkan yang terbaik untuknya.

Raman berdebat dengan media.
Reporter mulai bertingkah.
Raman meminta para keamanan untuk mengusir mereka keluar.
Mihir berbicara kepada mereka dan menenangkan Raman.
Reporter itu membuat Raman lebih marah oleh ejekannya.
Raman menjadi marah.

Mihir : Raman tenanglah, kau melakukan semua ini demi Ishita.
Raman menjadi tenang.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 210 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 210 Tayang di ANTV"