Sinopsis Mohabbatein Episode 212 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 212 Tayang di ANTV. Ishita menunjukkan pakaian sederhana pada Romi.

sinopsis-mohabbatein-episode-212-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-212-tayang-di-antv

Ishita : Romi apa yang harus aku pakai sehingga mereka tidak bisa mengenali diriku.
Romi : dia hanya tahu kk ipar, tp dia tdk akan mengenali Sarika dalam pakaian seperti ini, dia adalah orang besar.
Ishita : tapi tidak lebih besar dari Raman, kita harus menangkap dia sebelum Ashok mengambil alih posisi Raman.
Romi : Suraj mengetahui kk ipar, tapi bukan Sarika.

Mereka membuat Sarika siap.
Romi meminta Sarika untuk bertindak dan tidak membuat orang ragu pada dirinya.

Sarika : aku tidak pernah melakukan ini sebelumnya.
Romi : aku mengerti, tapi ini semua demi kak Raman dan Ishita.
Sarika : aku akan melakukan apapun untuk mereka, jangan khawatir.
Romi : terima kasih.

Romi memberikan pakaiannya, memintanya untuk bersiap-siap juga.
Sarika pergi.
Romi bersiap-siap sebagai pelayan dan menemui Ishita.

Ishita : di mana Sarika.

Romi menelfon nya tapi Sarika tidak menjawab panggilan.
Sarika datang dalam kostum pelayan dan terlihat baik.
Romi menatapnya.

Romi : dia tampak sangat baik.
Sarika : aku merasa takut.
Ishita : jgn khawatir.
Sarika : Romi aku terlihat bagaimana menurutmu.
Romi : total, maksudku kau sangat seksi, tidak ada maksud yg lain, maksudku baik, ini sangat indah, matamu jg manis.

Sarika tersenyum.
Sarika : apa yang dia lakukan.

Mereka masuk ke dalam dan Romi memberikan ID card dengan spy cam dan mic.
Romi : ini akan terhubung dgn ku melalui Bluetooth dan aku bisa mendengarmu.
Sarika : aku melihat ini dalam film, tapi ini seperi sedang di ruanh operasi.
Ishita : ya, tapi tetapi berhati-hati, beritahu kami jika ada masalah, kami akan datang.
Romi : taruhan akan terjadi di sini dan kita perlu bukti, setelah kita mendapatkan bukti, kita akan melihat Suraj.
Ishita : ini adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kembali posisi Raman.
Romi : Sarika kau tidak perlu khawatir karena aku akan berdiri keluar dari ruangan.
Ishita : kau melakukan ini dan itu akan membantu seluruh keluarga kami.

Sarika pergi.
Ishita berdoa agar rencana mereka berhasil.
Suraj dan orang lain menonton pertandingan kriket di laptop mereka.
Sarika datang kepada mereka sebagai pelayan kamar.
Pria itu meminta dia untuk masuk ke dalam.
Sarika mencari Suraj.
Romi memberi kode pada Sarika untuk pergi.

Romi : Kk ipar, Sarika masuk ke dalam.

Sarika melihat Suraj dan seorang pria sedang taruhan.
Pria itu meminta dia untuk minum.

Sarika : baiklah tuan, kalian duduk saja, aku akan membuat minuman utk kalian berdua.

Sarika berbicara kepada Romi dan Sarika mendengarkan itu padannya.
Sarika mengarahkan mic ke Suraj.
Suraj tidak tahu bahwa taruhannya sedang direkam.
Suraj menyebut nama Ashok juga yang menjadi presiden Delhi Asosiasi.
Pria itu menyentuh tangan Sarika saat mengambil minuman.

Romi : Sarika ini benar-benar menakjubkan, kita sdh punya bukti, sekarang kita akan pergi.

Romi mengatakan pada Ishita bahwa mereka sdh mendapat bukti.
Romi meminta Ishita untuk pergi.

Ishita : tapi khawatir tentang Sarika.

Romi memaksa meminta Ishita untuk pergi.
Pria itu memberikan mata buruk pada Sarika dan menyentuh dirinya untuk menyenangkan tamunya.

Sarika : aku hanya berkerja dan aku tidak minum.

Romi sibuk berbicara dengan Ishita.
Pria itu meminta Sarika untuk minum.
Romi mendengarnya.

Romi : omong kosong …. Orang itu melakukan kesalahan pada Sarika.

Ishita meminta Romi untuk pergi.
Ishita pergi untuk menyelamatkan Sarika.
Ishita mengetuk pintu dan Pria itu membuka pintunya.
Ishita menyembunyikan wajahnya dan mulai melakukan drama.

Ishita : aku adalah istri pria ini tapi dia malah menggoda pelayan ini disini.

Romi mengawasinya.
Suraj : apa orang ini adalah dia istrimu.
Pria itu : aku tidak kenal dia.
Ishita : mgkn dia lupa kalau aku adalah istrinya.

Ishita tidak menunjukkan wajahnya ke Suraj.
Romi tertawa.

Romi : apa yang terjadi kk ipar.

Ishita meminta Sarika untuk ikut dengannya.
Pria itu : dia bukan istriku.
Suraj : bawalah istrimu itu.

Semua orang keluar.
Ishita memecahkan gelas anggur.
Suraj menghentikan mereka.
ID card Sarika terjatuh.
Suraj mengambilnya.

Suraj : apa ini.
Ishita : aku melakukan ini untuk menjebak orang.

Mereka lari dari sana.
Suraj menenlfon seseorang dan meminta mereka untuk melbawa wanita yg pergi dengan staf mereka.
Keamanan mencoba menghentikan mereka, tapi mereka berhasil kabur.
Suraj menegur orang itu.

Pria itu : aku ini blm menikah, dia bukan istriku.
Suraj : ada sesuatu yang mencurigakan, pergi dan tangkap mereka.

Ishita meminta Romi untuk pergi dan membawa Sarika duluan.
Sarika : dr. Ishita melakukan akting yang luar biasa.
Romi : ya, aku belum permah mendengar Orang India Selatan Haryaanvi.
Ishita : ya, aku mengatakan apa yang datang dalam pikiranku. Ini sdh terlambat, aku akan pulang sekarang, dan kau datanglah setelah mengantarkan dia.

Romi meminta Sarika untuk segera sarapan.
Romi memberikan band pergelangan tangan dan Sarika mengucapkan terima kasih.
Sarika memberikan kamera pada Ishita.

Ishita : terima kasih krn kalian sdh membantuku.
Sarika : aku jg senang bisa membantu kalian.
Romi : terima ksh Sarika.

Shravan membantu Amma.
Vandu datang ke Sravan dan memintanya untuk pergi keluar dan bermain.
Vandu menegur Srhavan.

Vandu : tepung itu bukan untuk bermain.

Shravan pergi.
Vandu : dia tidak bisa dekat-dekat dengan minyak panas.

Shravan mengambil remote dan mengubah saluran.
Bala menegur Shravan.

Bala : jika kau hanya melakukan hal ini, apa gunanya kami mengeluarkan uang untuk pendidikanmu, sekarang pergilah bertemu dgn Ruhi dan kerjakan tugas pekerjaan rumahmu.

Amma dan Appa tampak heran.
Shravan marah dan pergi.
Raman pulang dan khawatir tentang keluarganya, krn tidak ada yang bisa mengerti masalahnya.

Raman : aku lupa tentang drama Varlaxmi (puasa)

Raman menemui Shravan.
Raman : mengapa kau marah, ayo duduk di sini, siapa yang telah memarahimu.
Shravan : orang tuaku tidak mengerti apapun ttg aku dan selalu memarahiku.
Raman : masalah kita sama, kita sama-sama dimarahi.
Shravan : semua orang memarahiku, mereka berpikir aku ini anak kecil.
Raman : ya masalah kita mmg sama, bahkan semua orang bertanya mengapa aku melakukan ini dan itu.

Ishita pulang dgn mobil.
Shravan : ibuku jadi sibuk ketika adik bayiku datang, jadi aku akan mencoba untuk membuat roti.

Ishita tersenyum melihat mereka bicara.
Raman : kita akan memecahkan masalah kita.

Mereka berjabat tangan.
Shravan tersenyum.

Ishita : Raman mmg tdk bisa ditebak, kadang-kadang dia sederhana dan kadang-kadang jg dia sangat rumit, dia mempertaruhkan segalanya utk menyelamatkan karirku. Aku harus meneruskan rencanaku dan mendapatkan posisi Raman kembali.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 212 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 212 Tayang di ANTV"