Sinopsis Mohabbatein Episode 214 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 214 Tayang di ANTV. Wartawan bertanya pada Ashok ttg Raman. Ashok bercerita ttg Raman. Ishita mndapat telfon dari Romi dan dtg utk mengetahui bhwa Romi punya CD-nya.

sinopsis-mohabbatein-episode-214-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-214-tayang-di-antv

Ishita : aku akn segera datang.

Ashok memegang Shagun dan mreka terlihat senang bs bersama.
Raman dtg dan menelfon Mihir.

Mihir : itu berarti Ishita juga akn datang.

Para wartawan melihat Raman.
Ashok : Parmeet bagaimana dia bs datang.
Parmeet : ini justru akn menyenangkan krn Raman sdh dtg.
Ashok : mari kita lihat dia ketika media akn mengganggu Raman dgn pertanyaan yg salah.

Media memberi pertanyaan pd Raman ttg pengunduran dirinya dan persaingannya dgn Ashok.
Media mmg diminta utk tdk mengajukan pertanyaan” tersebut.
Manajer Asosiasi mengambil Raman kedalam.
Mihir memberi kode pada dia.
Mihir menelfon Ishita.

Mihir : Ishita segera lah dtg, krn konfrensi telah dimulai.

Ashok dan tunangannya Shagun dipanggil keatas panggung.
Mihir : aku akn menjaga Raman, tp segeralah dtg, atau Raman akn kehilangan kepresidenan nya.
Ishita : kami akan dtg.

Raman ingin pergi tp manajer menghentikannya.
Ashok diminta untuk melakukan formalitas dan menerima kepresidenan nya.
Ashok tersenyum dan Shagun berdiri di belakangnya sambil tersenyum.
Ashok akan menandatangani surat”, tp Ishita masuk dan mengatakan berhenti.
Ashok berhenti saat akn menandatangani dan menatapnya.
Raman terkejut melihat Ishita disana.
Ishita dtg dgn Romi.

Shagun : apa yang dia lakukan disini.
Ishita : aku ingin memberi kejutan pd kalian semua terutama Ashok.
Ishita : aku minta maaf krn sdh menghentikan kalian, aku jg bkn seorang yg berasal dari dunia bisnis, aku hnya dokter gigi sederhana dan ibu rumah tangga, tp aku ingin menunjukkan sebuah foto, setelah itu kalian semua akn mengatakan siapa yg layak dan siapa yg tdk utk menjadi presiden.
Ashok : kau berpikir bhwa suamimu itu layak, tapi lihatlah dia sendiri sdh mengundurkan dirinya dan merekomendasikan namaku.

Ishita mnjwab ejekannya.
Ishita : skg aku sdh dtg utk menunjukkan kepada kalian ttg kesepakatan hari ini.

Ishita meminta mrk utk memutar CD-nya.
Isi video menunjukkan bhwa Suraj sedang taruhan dan menceritakan ttg Ashok yg akn mendapatkn beberapa klien.
Ashok dan Shagun terkejut.
Suraj melipat tangannya.

Ishita : aku berpikir aku tidak perlu utk mengatakan apapun, tp Ashok akan melakukan pekerjaan ini di belakang kepresidenannya, dia akan mendukung saudaranya di pengaturan pertandingan.

Suraj mencoba untuk pergi.
Romi membawa polisi dan mereka menangkapnya atas tuduhan pengaturan pertandingan.
Suraj memanggil Ashok …… tapi Ashok diam saja.

Ishita : aku hanya melakukan tugasku sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

Kepala asosiasi : Ashok, kami mohon maaf, tp Raman yg akan menjadi presiden kami.
Mihir : Raman akan memahami kita krn Ishita membawa tim pasukan khusus ini.

Raman diberikan kembali jabatannya dan semua orang bertepuk tangan.
Raman : terima kasih, aku pernah mendengar bhwa di balik kesuksesan seorang pria, ada tangan seorang wanita dibaliknya, dan itu memang benar, aku ingin memberikan penghargaan ini kepada istriku Ishita.
Raman : terima kasih Ishita kau sdh mengembalikan kebenarannya dan memberikan kembali posisiku.
Mereka : Raman apa ada tekanan pada dirimu sehingga kau melakukan ini.
Raman : bahkan ketika ada tekanan, itu harus pergi dalam beberapa hari.

Raman menghadapi Ashok.
Ashok : kalian bersatu utk menyerangku, kau memberi posisimu kepadaku dan sekarang istrimu.
Raman : lebih baik kau pergi saja, dan kau jg harus membebaskan Suraj lebih dulu krn itu yg terpenting untukmu skg.

Ashok pergi.
Raman menghentikan Shagun dan mengejek kembali kata-kata yg sdh Shagun lontarkan.
Shagun pergi.
Raman datang ke Ishita.

Raman : bagaimana kau bisa melakukan ini.

Ishita tertawa.
Ishita : ini semua adalah rencana kami, Mihir, Romi dan Sarika.
Raman : apakah kau ini sdh bodoh, kau tahu jenis manusia seperti apa Suraj itu, dan saudaraku itu jg terlahir jadi orang bodoh, seharusnya dia bisa menghentikanmu, dan Mihir jg sdh berbohong kepadaku, seharusnya kau bisa mengatakan semua ini kepadaku Ishita.
Ishita : kau juga sdh menyembunyikan semua ini dariku, kau menyerahkan posisimu hanya untuk mengambil izinku kembali.

Mereka berdebat.
Ishita : aku melakukan ini demi Ruhi, karena kata Ruhi Ayahnya sedang bersedih.
Raman : aku bersedih karena kau sdh menjadi Ibu Ishi dan datang dlm hidupku.
Mereka berdua : kita melakukan ini utk membuat kedamaian di rumah.

Fotografer datang dan meminta foto mereka.
Mereka berdiri berjauhan dan fotografer meminta mereka untuk lebih dekat.
Mereka sama-sama membuat wajah marah.
Raman memegang Ishita dan fotografer meminta mereka untuk tersenyum.
Mereka tersenyum.
Mereka lalu pulang ke rumah.
Raman memakai jubah mandi waktunitu.
Ishita mengejek Raman krna sdh memberi hadiah itu tp malah memakainya sendiri.
Mereka mulai berdebat dan mulai memuji diri sendiri lagi.

Raman : semua ini untuk mandi, bawalah.

Ishita berbalik.
Ishita : aku tidak mau.
Rama : bawa ini, atau aku yg akan membukanya.

Ishita memberikan masker mata pada Raman dan meminta dia untuk menggunakannya supaya mengendalikan matanya.
Raman : bagaimana aku bisa mandi jika aku tdk bs melihat.
Ishita : itu lebih baik.
Raman : aku akan menghapus ini, bawakan.

Ishita berjalan keluar dari ruangan.
Raman : dasar Madrasan gila.

Ibu Mihika datang dan menemui Ibu Bhalla.
Amma : kami datang untuk memperbaiki tanggal pernikahan.
Ibu Bhalla : ya, kita perlu alasan untuk merayakannya.

Ibu bhalla meminta pembantu untuk membawa sarapan kelas pertama utk mereka.
Raman menyapa mereka.
pandit datang.

Amma: Aku menelepon pandit Punjabi dari halaman kuning.
Ibu Bhalla : Anda memang pintar.

Tuan Bhalla memuji Amma.
Ibu Bhalla berpikir : ini pasti adalah rencana Amma agar membuat semua orang memujinya.
Ibu Bhalla : aku pikir pernikahan ini harus dalam gaya Madrasi seperti pernikahan Raman dan Ishita. Dan kami akan memanggil pandit

Hey Madrasi pandit.
Semua orang mengatakan tidak karena mereka harus bangun jam 4:00.
Ibu Bhalla meminta mereka untuk tidak berdebat dan tutup mulut.

Amma : itu adalah masalahnya Ishita.

Ibu Bhalla meminta pandit untuk pergi, sebab keputusan nya jd keputusan terakhir.
Amma : tp aku sdh merencanakan semuanya.
Ishita : tenanglah Ibu, jika ibu ingin ini, kita akan memanggil pandit Madrasi.

Ashok sedang mencoba untuk menyelamatkan Suraj.
Ashok : Raman dan Ishita sdh mengolok-olok Suraj hari ini.

Ashok mendengar stafnya sedang mengejek dirinya.
Staf : Raman telah memberi pelajaran yg baik hari ini pada Tuan Ashok.

Ashok menegur mereka.
Mihika datang dan mendengar ini.
Parmeet meminta mereka untuk melakukan pekerjaan mereka dan dia mengambil Ashok kedalam.
Parmeet dan Ashok berbicara sambil kinum teh.

Ashok : aku tahu kelemahan Tyagi itu adalah Shagun, aku tahu dia menyukainya dan akan berbicara padanya. Aku mendekati Shagun padanya ketika aku telah bertemu dengan Tyagi.
Parmeet : kau menggunakan Shagun untuk bisnis.

Mihika mendengar ini.
Mihika berpikir : dia berbicara murah ttg Shagun tunangannya sendiri, Shagun sendiri sdh meninggalkan Raman demi orang itu.
Parmeet : ini bukan lah hal yg baik untuk menggunakan Shagun demi bisnis.
Ashok : mengapa kau khawatir hanya utk seorang wanita.
Parmeet : krn aku tidak akan menggunakan Simmi, aku mencintainya, tp Raman tidak membiarkan Simmi dekat denganku.
Ashok : kau harus mendapatkannya, bawa dia pulang, aku akan mendukungmu.
Parmeet : aku akan mencobanya.

Ashok menawarkan bantuan dan Parmeet berpikir sesuatu.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 214 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 214 Tayang di ANTV"