Sinopsis Mohabbatein Episode 218 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 218 Tayang di ANTV. Ishita datang untuk menemui Parmeet. Ishita melihat Parmeet dari belakang.

sinopsis-mohabbatein-episode-218-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-218-tayang-di-antv

Ishita : terima kasih sudah datang.

Parmeet menoleh.
Parmeet : bagaimana bisa aku tidak datang karna kau sdh menelfonku, tapi kenapa kau datang sendirian di malam hari seperti ini untuk bertemu denganku, apa pengawalmu tidak datang.
Ishita : aku tidak perlu pengawal apapun, jika kau berani menyentuhku, lihatlah, kau tidak akan pergi dgn hidup-hidup.
Parmeet : apa kau datang untuk menjelaskan ini padaku.

Ishita bertanya tentang alasan drama yg dibuat nya pada Simmi.
Parmeet : tp aku harus mengatakan ini padamu, kau tdk terlihat seperti pembunuh dgn pakaian ini, aku ini lelah sendirian, aku hanya ingin bisa bersama istri dan anak perempuanku.
Ishita : kenapa kau tiba-tiba mengkhawatirkan mereka.
Parmeet : aku tidak ada di sana ketika putriku memanggilku Ayah utk pertama kalinya, aku tahu rasa sakit saat sendirian tanpa keluarga, aku sangat menyesal, aku lupa kau tidak dapat menyadari perasaan ini karena kau tidak bisa menjadi seorang ibu.
Ishita : tetap berada dalam batasanmu, jgn sampai kau melewati batas.
Parmet : ini adalah cinta dari seorang suami, kau tahu bagaimana rasanya menghabiskan hidup sendirian di kamar.
Ishita : aku tidak datang untuk mendengar semua omong kosong ini, jangan lakukan drama ini di depanku, kau itu seperti binatang, aku telah melihatnya dengan mataku sendiri.
Parmeet : oh, ternyata kau tidak melupakan hari itu sampai sekarang.

Parmeet tersenyum.
Parmeet : baiklah, itu berarti seseorang sdh menyentuhmu, bahkan jika itu sendiri adalah binatang.
Ishita : tutup mulutmu!
Parmeet : kau peduli pada Simmi, tapi kenapa kau menjauhkannya dariku, aku tidak ingin bercerai, namun itu lebih baik daripada kehidupan yang tidak lengkap.
Ishita : kau tidak mencintai Simmi dan aku tahu ini dengan baik.
Parmeet : benar sekali, kau datang menemuiku sendirian di malam hari seperti ini demi Simmi, ini sdh membuktikan hal itu, jadi aku akan mendapatkan Simmi, aku telah mengambil langkahku, sekarang adalah gilirannu.

Mihika melihat dirinya di cermin dan memuji dirinya sendiri kalau dia sangat seksi.
Mihika berpikir tentang kata-kata Mihir.

(Flashback)

Mihika menyukai saree yg Mihir belikan untuknya.
Mihir memuji Mihika terlihat seksi dgn memakai saree itu.
Dan ada seorang pengemis datang dan memberkati mereka sebagai kakak dan adik.

Mihir : oh bibi, dia bukan adikku.
Mihika : ya Tuhan..

Mihika tertawa
Mihir : aku malu padamu, dia merasa kau adalah adikku, aku akan membeli lebih banyak saree untukmu.

(Kembali ke masa skg)

Mihika melihat foto Mihir.
Mihika : Tuan Mihir Arora, sekarang kau akan tahu siapa yang seksi.

Dari luar klakson mobil bunyi, dan Mihika mendengarnya.
Mihika : sekarang kau akan tahu yg seksi sebenarnya.

Mihir datang dengan beberapa klien.
Mihika duduk terlentang di sofa dengan gaun yg seksi.
Mihir menghidupkan lampu kamar.
Semua teman Mihir memandangi Mihika.

Mihir : wow Mihika.
Mihika terkejut melihat Mihir datang dgn bnyak orang.
Mihika : Mihir…..

Mihika menutupi dada nya.
Mihika : diam dan minta semua orang untuk berbalik dan matikan lampunya.

Mihika berjalan ke sudut ruangan dan Mihir mengikutiny.
Mihika : apa yang mereka lakukan di sini, ini adalah rumahmu bkn kantor, aku datang utk memberikanmu kejutan.
Mihir : presentasinya tertunda itu sebabnya aku mengajak mereka pulang kerumahku, Mihika kau terlihat hot dan seksi.

Mihir meminta semua temannya utk keluar.
Mihika berjalan menjadi pemalu.
Mihika memakai gaun itu dan datang kembali ke Mihir.
Mihir mendapat telfon dan berbicara dgn kesal.

Mihir : mengapa kau mengirim Rakhi, hubungan kita sdh jelas dipotong dgn Rakhi, kita berada di jalan kita yg berbeda, aku tidak ingin kau datang dalam pernikahanku, aku tidak punya kk, jangan hubungi aku lagi.

Mihika mendengar ini.
Mihika berpikir : itu sebabnya kak Ishita menemukan banyak rakhi dirumah Mihir.

Amma dan Appa berbicara tentang Parmeet.
Appa : Raman tidak akan membiarkan dia datang kembali.

Keluarga Bhalla juga khawatir tentang Parmeet.
Ibu Bhalla : kita tidak bisa melupakan apa yang dia lakukan pada Ishita.
Appa : Raman akan memutuskan semuanya dengan baik.
Amma : kita tidak bisa mentolerir jika Parmeet datang kembali.

Raman datang ke kompleks dan duduk di bangku.
Raman : aku aku ini bukan saudaramu Simmi, aku hanya sedang melakukan tugasku sebagai saudara, mengapa kau tidak bisa mengerti ini.

Mihika datang ke Raman dan melihat dia menangis.
Ishita bertanya kepada Raman tentang saudara Mihir.

Raman : siapa yang mengatakan ini padamu.
Ishita : aku mendengar Mihir berbicara di telfon dan mengatakan (mengapa kau mengirimkanku Rakhi), Mihir tidak menceritakan tentang ibunya dan sekarang saudaranya, Mihir tidak bertanggung jawab padaku, kita sdh mengenal satu sama lain sejak satu tahun, mengapa ini masih menjadi rahasia.
Raman : mungkin dia memiliki beberapa alasan, beri dia waktu.
Ishita : apa hubungan berdasarkan rahasia dan kebohongan.
Raman : beberapa hal harus datang pada waktu yang tepat.

Raman pergi.
Mihika berpikir untuk mencari tahu dari Mihir.
Pagi nya,

Parmeet : Ashok aku akan memakan makanan yang dimasak oleh Simmi sekarang, krn peringatan hukumku telah mengguncang rumah keluarga Bhalla saat ini.
Ashok : kita akan membuat Raman menangis.
Parmeet : aku harus puas dengan hasil skor ini.
Suraj : tp aku pikir kalau Shagun tidak senang mendengar hal ini.

Suraj mengejeknya.
Shagun : mengapa kau berpikir begitu.
Suraj : krn kau hanya diam saja dari tadi.
Shagun : Raman bukan suamiku, skg ini aku sdh bertunangan dengan Ashok.
Suraj : Raman sdh melakukan banyak hal untukmu dan anakmu, apa dia hanya pengawalmu.
Shagun : kau tidak mengerti aku, aku membenci mereka dan aku jg Aku tidak peduli pada mereka.
Suraj : itu berarti kita akan mengirim dia ke neraka bersama-sama, mari kita sarapan.
Shagun pergi dgn marah krn Suraj sdh menyalakan api di antara dia dan Ashok.
Surah : Ashok kau berhati-hati pada Shagun karena dia itu orang yg tidak dapat dipercaya.

Ashok mengangguk ya.
Ibu Bhalla : suamiku apa akan berbicara dengan Simmi.

Simmi keluar dengan tasnya.
Mereka : Simmi apa maksut semua ini.
Simmi : aku akan pergi bersama suamiku dan tidak ada yang bisa menghentikanku.

Pintu bel berdering.
Pembantu membuka pintu dan semua orang terkejut melihat Parmeet.
Simmi tersenyum.

Shagun : Ashok apa mslah Suraj padaku, dia selalu mengejekku, apa yg sbnarnya dia inginkan
Ashok : kau bereaksi berlebihan
Shagun : masalahnya adlh kau tdk bereaksi sm sekali ttg Suraj dan Tyagi
Ashok : mrk brbeda, Suraj adlh org yg tepat saat kau berada disisi Raman
Shagun : pikiranmu ini sgt buruk, aku tahu bgaimna kau berpikir
Ashok : aku hnya mngtakan apa yg aku lihat
Shagun : aku ini sdh brsamamu sejak bertahun”, aku mningglkan rumahku untukmu, apa aku msh hrs mmbktikn cintaku kpdmu, cinta dan kesetiaanku ini tdk akn berubah
Ashok : aku berharap jg begitu, krn warna dlm hidupmu sllu berubah
Shagun : hal ini trjadi krn Suraj,aku hrs mlakukn sesuatu

Parmet mndkati Simmi
Parmeet : aku dtg utk tinggal dgn mu disini
Raman : beraninya kau dtg ksini.
Parmeet : aku tdk dtg dgn sengaja,tp aku dipanggil utk dtg ksini
Raman : siapa yg memanggilnya, ayah apa kau?
Tuan Bhalla : tdk
Raman : lalu siapa
Ishita : aku yg mmanggilnya

Semua org trkejut
Ishita dtg kedpn dan melihat Parmet

Raman : apa kau sdh hilang akal Parmet apa kau sdh mengancam Ishita lg

Raman meminta Simmi utk pergi
Ishita : dia tdk mengancamku,aku memnggilnya dgn keinginanku sendiri
Raman : kau sdh hilang akal
Ishita : ikutlah dgn ku ke kmr

Raman menegurny
Raman : ishita apkh kau sdh gila krn mmbwa anjing itu kmbali
Ishita : prtama biarkan aku mngtknnya pdamu, mk aku akn mengatakannya
Raman : setelah apa yg dia lakukan pdamu, bgimana kau bs mmbawanya
Ishita : aku melakukan ini stelah berpikir, aku prgi utk bertemu dgnnya kemarin, aku ingin tahu dia sdh berubah atau tdk
Raman : tp dia tdk akn bs berubah
Ishita : Simi akn meninggalkan rumah, jk kita mmbiarkn dia pergi, kita akn kehilangan dia slamanya, mrka akn sllu trlihat dimata kita dan kita dpt mmbuat Simi melihat kebenaranny
Raman : aku tdk akn mnerima dia dirmh ini
Ishita : kita tahu kbnarannya, sblmnya mrka tdk melihatnya, kita bs melihat dia di sini, jika kita mengirim Simmi, dia akn bermasalah dan hidupnya akn hancur, kita tdk bs menunggu utk hari itu, kita hrs mengambil langkah, biarkan Parmeet tetap lbih dekat dan kita akn mengawasi dia, shingga dia tdk mrusak kehidupan Simi,Aku ingin mmbntumu,krn aku tdk bs mlakukan apapun selain ini
Raman marah

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 218 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 218 Tayang di ANTV"