Sinopsis Mohabbatein Episode 224 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 224 Tayang di ANTV. Ibu Bhalla mempengaruhi Simmi. Simmi pergi.

sinopsis-mohabbatein-episode-224-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-224-tayang-di-antv

Ibu Bhalla : Ishita mari kita lihat bagaimana Parmeet akan mendapat uang.

Mereka tertawa.
Simmi datang ke Parmeet.

Simmi : Parmeet aku ingin kau mendapatkan uang dengan hasil kerja kerasmu sendiri, berjanjilah bahwa kau tidak akan mengambil uang dari Ashok.

Simmi meminta Parmeet untuk bersumpah pada dirinya dan Ananya.
Parmeet : baiklah.

Ishita melihat ini dari luar.
Mihika melihat Amma sedang melamun.

Mihika : bibi, apa yang terjadi.
Amma : aku berpikir ttg segala sesuatu ttg hal buruk yg akan terjadi krn Parmeet datang ke sini, jika terjadi sesuatu antara Raman dan Ishu bgaimana, aku sdh melakukan sesuatu padanya, tp rencanaku malah terkena Raman.

Mihika meminta Amma untuk mencobanya lagi, dan memastikan targetnya adalah Parmeet, bkn Raman.
Amma : aku akan mencobanya lagi.

Parmeet datang ke Ishita dan Ishita mulai mengejeknya.
Ishita : kau telah berjanji pada Simmi dan sekarang dia akan tahu kalau suaminya ini adalah seorang pembohong dan tidak bisa mendapatkan uang dgn sendiri, aku merasa ini jauh lebih buruk.
Parmeet : oh, itu berarti api ini dinyalakan olehmu, kau tahu aku, jgn berpikir kalau aku ini bodoh, namaku adalah Param.
Ishita : aku tahu kau, kau adalah org nomor satu seorang penjilat.
Suraj : Ashok mengapa kau menghabiskan uang utk Adi, dia bukan anakmu, kau tidak perlu membayar biaya kursus nya, apakah kau berpikir dia akan menjadi investasi masa depanmu? sampai kapan pun dia akan selalu menjadi anak Raman.

Raman dan Adi mendengar ini dari jauh.
Adi menepis tangan Raman dan meminta Raman untuk pergi.

Adi : kebutuhan apa yg akan kau berikan utk membawaku kembali, tidak perlu ada orang yg akan melakukan apa pun padaku.

Adi terluka dan pergi ke kamarnya.
Raman datang ke Suraj dan menegurnya.

Suraj : lebih baik kau urus saja ludahmu itu krn Adi tidak membutuhkanmu.

Ashok meminta Raman untuk tidak berbicara kasar kepada saudaranya.
Raman : jika kau dan saudaramu ini menyakiti anakku, aku tidak akan mengampuni kalian, simpan uangmu ini, mgkn kau membutuhkannya, krn anakku tidak membutuhkannya.

Raman mengejeknya dan pergi.
Raman mengatakan ini untuk semua orang di rumah, dan membawa keluar kemarahannya.

Ishita : ini tidak benar, Ashok bertindak baik didepan Adi dan menghabiskan uang untuknya, itu sama saja dia membeli hubungan, perasaannya tidak akan bekerja, Adi akan tahu siapa yg sebenarnya mencintai dia, dia harus melihat kebenaran Ashok seperti yang terjadi saat ini.
Tuan Bhalla : ya, Adi adalah anak kita, kita akan membayar biayanya, dia harus tahu kalau ayahnya ada untuknya.

Ibu Bhalla memberi Raman uang dengan tilak (tanda merah di kening) dan meminta Raman untuk memberikannya pada Adi.
Raman mengambilnya dan pergi.
Ibu Bhalla berdoa utk Adi supaya jd anak yg baik dan memiliki masa depan yang baik.
Shagun berdebat dengan Ashok dan Suraj tentang hak-hak Adi.
Shagun meminta Suraj utk tidak ikut camput antara Ashok dan Adi.

Shagun : Adi memanggil Ashok ayah dan Adi sangat menyayanginya, Ashok mengapa kau tidak mengatakan apapun pada Suraj.
Suraj : jgn membawaku ke dalam masalah ini.
Shagun : hal ini terjadi karena kau.

Ashok menegur Shagun dan memintanya untuk meminta maaf kepada Suraj.
Shagun : Ashok kau mendengar sendiri apa yang sdh dia katakan pada Adi.
Shagun : Shagun mnta maaf padanya.
Shagun : aku tidak akan minta maaf, krn ini bkn kesalahanku.

Ashok memegang Shagun dgn keras.
Ashok : beraninya kau!!
Shagun : aku tidak percaya ini.

Shagun pergi.
Ashok : kk maaf.
Suraj : ok, kebenaran nya adalah untukmu, pergilah untuk pertemuan sekarang.

Ashok pergi.
Shagun marah melihat Suraj.

Parmeet berpikir : apa yang harus aku lakukan, Simmi telah menghentikanku utk mendapatkan uang dr Ashok.

Ashok datang.
Ashok : Parmeet mengapa kau mengambil pinjaman dari bank.
Parmeet : tdk apa-apa.

Parmeet berpikir bagaimana cara dia memberitahu Ashok bhwa Raman sdh menantangnya.
Ashok : apakah kau ingin uang.

Parmeet teringat ttg kata-kata Simmi yg memintanya utk tdk mengambil uang dr Ashok.
Ashok : baiklah aku akan menandatangani di atas kertas tetapi itu akan memakan waktu.

Ashok pergi.
Parmeet : aku akan melihat Ishita dan Raman.

Raman menemui Shagun.
Raman : aku mendengar Ashok dan Suraj bicara, ambil uang ini.
Shagun : tidak.
Raman : jangan lupa kau memiliki semua ini krna diberikan oleh Ashok, kau tidak bekerja, aku tahu Ashok tidak menghargai hubungan, dia membuat semua ini hanya utk kemenangan dan kekejaman, dia sdh menerimamu setelah 5 tahun, ketika dia akan menerima anakku, jadi ambil lah uang ini.

Romi meminta Raman utk datang ke pertemuan dan Raman pergi.
Shagun : Ashok akan memberiku uang, dia harus melakukan tugasnya, hal ini terjadi karena Suraj, aku akan melihat dia.

Parmeet pulang.
Simmi : Parmeet aku membuatkan ayam dgn bnyak mentega kesuakaanmu, ayo duduklah dan makan.

Raman mengejeknya dan Ishita memberikan kode pada Raman untuk menghentikannya.
Ibu Bhalla mengejek Parmeet secara tidak langsung.

Raman : Simmi berikan lah ayam mentega itu padanya, karena dia akan membayarnya.

Parmeet : aku sudah cukup makannya.

Parmeet pergi.
Simmi : kk, kau tidak punya hak utk melakukan ini.

Raman bertanya tentang Romi.
Ibu Bhalla : Raman berilah dia ruang utk bisa beristirahat.

Sarika menemui Romi kerumah.
Sarika : Romi mengapa kau datang kerumahku.
Romi : aku hanya pergi ke sana dan bertemu ibumu.

Ibu Bhalla melihat mereka bersama-sama.

Ibu bhalla : bukan kah dia adalah Sarika, apa yg terjadi, Romi selalu menggoda para gadis, biarkan dia datang, aku akan menarik telinganya nanti.

Sarika pergi.
Ibu bhalla menyambut Romi dengan kemarahan, namun wajahnya begitu lucu.

Romi : Ibu apa yang terjadi.
Ibu bhalla : kau ceritakan dulu sebenarnya apa yang terjadi.
Romi : apa.
Ibu bhalla : mengapa kau pergi dengan Sarika.
Ibu bhalla : siapa yg Ibu maksut.
Romi : oh anakku ternyata begitu polos, aku melihatmu dgn Sarika.
Romi : oh jd seperti itu, aku hanya membawanya naik motorku, motornya sedang rusak, jadi aku punya tangan kedua untuknya (membantu) dan krn itulah kami bertemu.

Romi pergi.
Ibu bhalla : aku harus mengawasi dia, atau nanti dia bisa melakukan sesuatu yang buruk dengan gadis manapun, aku akan melakukan tugas penuh sebagai seorang ibu kali ini.
Ishita : Raman mengapa kau menghina Parmeet didepan Simmi.
Raman : kau mgkn bisa bertindak untuk menjadi cerdas, tapi kau tidak bs memahami maksut ku ini, Simmi akan mengejek Parmeet sekarang.

Simmi mencoba untuk membuat Parmeet makan, dan meminta Parmeet untuk mendapatkan uang dan memberikannya kepada Raman.
Parmeet : aku akan membawanya.
Simmi : tapi bukan dari Ashok, kau harus tetap menjaga rasa hormatmu.
Ishita : baiklah, kau cerdas, tapi kau menjadi sensitif.
Raman : suami mendapatkan rasa sensitif ketika istri sdh mengejeknya, lihatlah aku sekarang, dan suami merasa terganggu apabila ada orang yg mengacaukan istrinya.
Ishita : apa ini tentang aku.
Raman : apa yang kau maksud.
Ishita : apakah kau merasa sakit ketika ada org yg menggangguku.
Raman : tentusaja, jika ada orang yg merisaukanmu, aku akan membasuh kakinya dan minum.
Ishita : Ravan Kumar..

Raman tersenyum.
Raman : berpikirlah dari mana Parmeet akan mendapatkan Rs 60000.

Raman mulai mengejek dan pergi.
Ishita : aku tahu kau juga terluka dan tersenyum.

Amma menelfon tukang kayu dan meminta dia untuk datang ketika Amma memanggilnya, sampai kemudian dia berada di gerbang.
Amma melihat Parmeet pergi dengan Simmi dan Ananya.

Amma : luar biasa, mereka berdua pergi, akan sangat mudah bagiku, aku akan membuat punggungnya seperti di neraka, aku akan mematahkan tempat tidurnya, ini baru super menyenangkan.
Amma : biarkan saja aku menunggu sampai Ishita pergi.

Ishita berbicara kepada Sarika.
Ishita : aku akan datang.
Ishita : Amma apa yang kau lihat sampai kau harus bersembunyi.
Amma : Ishita siapa saja yg ada di rumahmu sekarang, krn Ibu ingin memberi manisan kepada mereka.
Ishita : ada Ibu mertua, tp Ayah mertua pergi untuk mengantarkan Ruhi, Romi pergi kantor, dan Raman…
Amma : itu sangat baik, kau pergilah.

Ishita pergi.
Amma : Ibu Bhalla ada di rumah dan aku akan memanggil tukang kayu untuk datang, aku akan mematahkan tempat tidurnya.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 224 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 224 Tayang di ANTV"