Sinopsis Mohabbatein Episode 225 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 225 Tayang di ANTV. Amma membawa tukang kayu.

sinopsis-mohabbatein-episode-225-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-225-tayang-di-antv

Ibu Bhalla : bagaimana kau tahu kalau kami ingin seorang tukang kayu.
Amma : Ruhi yg mengatakannya kepadaku.

Ibu Bhalla memberikan pekerjaan kepada orang itu.
Amma : di mana pun dia duduk, harus membuatnya terguncang, sehingga membuatnya baik-baik saja.

Ibu bhalla meminta orang itu untuk membuat hal-hal yang baik di kamar Simmi.
Amma senang pada kesempatan emas itu.
Amma meminta orang itu untuk melakukan misinya.

Pria : jangan khawatir, kamarnya akan seperti yg kau inginkan.
Amma : skg aku akan pergi, krn Ruhi menuntut untuk Paisam, aku akan membuatnya sebelum Ruhi datang.

Ibu Bhalla berterima kasih dan meminta pelayan untuk membantu pria itu.
Pria : dmn kamar yg harus aku perbaiki?

Pembantu menunjukkan pria itu kamar Raman.
Pria itu tersenyum.
Parmeet sedang di jalan dan berpikir tentang ejekan Raman pada dirinya, begitu jg dgn Simmi dan kata-kata Ishita.
Seorang pria datang dan Parmeet berdebat dengannya.

Parmeet : Simmi telah membuatku bersumpah dan bagaimana aku harus mendapatkan uang sekarang.

Parmeet mendapat telfon dr Shagun.
Parmeet : hari ini, di rumah, baik, Aku akan datang.
Tukang kayu : Ny Iyer apa yang sdh aku lakukan, itu akan roboh jika ada yang menyentuhnya.

Amma memberinya uang dan meminta dia untuk pergi.
Amma menelfon Mihika.

Amma : Mihika aku sdh melakukan pekerjaanku, aku tidak akan mengampuni Parmeet sekarang.

Parmeet datang untuk menemui Shagun.
Parmeet : mengapa kau memanggilku.

Shagun berbicara tentang Suraj yang membuat Ashok melawannya.
Shagun : aku butuh bantuanmu, aku ingin kau mengawasi Suraj, ttg masalahnya dan pembicaraannya dengan Ashok, aku melakukan ini untuk kebaikan, kami akan menikah dan Suraj sdh menciptakan masalah utk ku dan Ashok.
Parmeet berpikir : Simmi memintaku untuk tidak mengambil uang dari Ashok, tapi Shagun berbeda, aku akan mengambil separuh waktu gaji.

Parmeet setuju.
Parmeet : seperti Ishita yg datang antara aku dan Simmi, Suraj jg datang antara kau dan Ashok, apa yang sdh Raman lakukan, dia meminta sewa, makanan, dan segala sesuatu.
Shagun : skg aku sangat khawatir.
Parmeet : aku akan menyelamatkanmu.

Shagun merasa senang dan tersenyum.
Shagun pergi untuk mendapatkan uang.

Parmeet : skg pekerjaanku akan selesai, krn aku sdh punya uang.

Shagun memberinya uang dalam amplop.
Parmeet : aku akan memberikan kembali pinjaman ini.
Shagun : aku minta kau selalu mengawasi Suraj.
Parmeet : aku akan mengawasi Suraj seperti hantu, jangan khawatir, terima kasih.

Parmeet pergi.
Raman pulang malam hari dan meminta untuk makan malam.
Parmeet datang.

Parmeet : apa kita bisa makan malam bersama-sama hari ini.

Parmeet meminta semua orang untuk datang dan dia memberikan Raman uang.
Parmeet : ini sewa untuk segalanya, 60000rs, jangan lupa untuk memberikan tanda terima nya, dia mendapatkan ini dengan kejujuran dan kerja keras.

Simmi tersenyum.
Parmeet mengejek Raman.

Parmeet : sekarang aku bisa berada di rumah ini dgn sangat baik dan makan ayam mentega dgn menggunakan AC juga.

Raman menatapnya.
Parmeet : aku membayar jumlah penuh untuk harga diriku.

Raman mengambil uangnya dan memberikan kepada Ishita.
Raman meminta Ishita untuk menghitung catatan, apa dia mengemis itu dari Ashok.
Raman pergi.

Parmeet : Simmi, buatlah makanan untukku, apa pun yang kau inginkan, kita sdh membayarnya penuh, skg aku bisa makan makanan yg baik.
Simmi : aku akan membuatmu makan dengan tanganku.
Ishita berpikir : bagaimana dia mendapatkan uang dgn begitu cepat.
Parmeet : Ishita hitunglah, jika lebih, semua juga bisa makan yang baik.
Raman : dari mana dia mendapatkan uang.

Ishita datang.
Ishita : dia mgkn sdh mengatur semuanya.
Raman : mungkin dia telah mencuri atau mendapat uang dari Ashok.

Raman pergi untuk mengganti pakaian.
Ishita : Ashok bisa saja memberikan uang begitu cepat.

Ishita melihat bundel dengan tika yg Ibu Bhalla sdh berikan kepada Raman agar memberikan kepada Shagun untuk biaya Adi.
Ishita : itu berarti Parmeet mengambil uang dari Shagun.

Ishita tersenyum.
Ishita : apa yang akan terjadi sekarang, Simmi mengatakan utk tidak bertanya pada Ashok.

Ishiya datang ke Simmi dan mengatakan segala sesuatu padanya, Ishita jg menunjukkan bundel punya Ibu Bhalla kpd Simmi.
Ishita : bundel yang sama di mana Ibu mertua memberinya untuk Shagun, itu berarti Parmeet mengambilnya dari Shagun.
Simmi : omong kosong.
Ibu Bhalla : Ishita benar.

Ibu bhalla menunjukkannya.
Simmi : apa artinya ini.
Ishita : kita diberitahu Parmeet kalau dia tidak mengemis pada siapa pun, aku tidak akan memberitahu ini pada Raman, jika dia tahu ini, dia pasti tidak akan tahan, di mana harga diri Parmeet apakah sdh hilang.

Simmi marah pada Parmeet dan pergi.
Raman datang.

Raman : apa yang terjadi Simmi.

Raman merasa senang.
Raman : sekarang Simmi akan melihat kelas Parmeet.

Mereka bercanda pada Parmeet dan tertawa.
Raman : aku ingin berterima kasih pada Ashok dan Shagun hari ini.
Simmi : Parmeet dari mana kau mendapatkan uang ini.
Parmeet : aku mengambil pinjaman dan aku akan membayarnya dengan gaji nanti.
Simmi : benarkah, ternyata ibu dan Raman benar, kau mendapatkannya dari Shagun.

Parmeet terkejut.
Simmi : kau menunjukkan sikap Ishita pada kami, tp sekarang aku merasa malu karena kau mendapatkannya dari Shagun.

Simmi menunjukkan bungkusan itu.
Simmi : ini adlah uang bundel yang sama yang sdh Raman berikan kepada Shagun untuk biaya Adi, kau telah kehilangan segala rasa hormat, kau sdh bersumpah padaku dan bayi, dan kau memakai uang Shagun utk rumah ini.

Simmi menangis.
Simmi : kaumenghancurkan segala rasa hormat, ini sdh berakhir segalanya.

Parmeet pergi.
Parmeet turun dr kompleks.

Parmeet : Shagun memberiku catatan dan aku tidak memeriksa tika itu.

Ishita membuat Parmeet marah dengan mengatakan Simmi membuat mince yg lezat.
Ishita datang ke Parmeet.

Ishita : Param Bhaiya, apa kau tidak lapar sekarang, tenang, ini baru awal, Simmi baru menangkap satu keburukan hidupmu, kau akan segera tahu yg berikutnya baru kau akan mengatakan kk ipar , Parmeet kau adalah orang yang sangat salah.
Parmeet : lihat saja nanti ….
Ishita : kau …. kami telah melihatmu, skg cukup, dan kami tidak ingin melihatmu lg sekarang, hitunglah hari-hari akhirmu dari skg.

Ishita pergi setelah mengejeknya.
Parmet marah.
Raman senang dan tertawa saat Ishita berbicara tentang Parmeet.

Raman : aku akan tidur dengan tenang skg bahkan Ruhi jg tidak ada di sini.

Raman berbaring ke tempat tidur dan jatuh karena rusak.
Ishita : ya Tuhan..

Ishita membantu Raman utk bangun.
Raman : Ibu melakukan ini, dia yg menyuruh tukang kayu.
Ishita : sini biar aku bantu.

Ishita meminta Raman untuk tidak tidur di lantai dan tidur di sofa.
Mereka berdebat.
Ishita tidur di lantai.
Sat tidur Raman merasa sakit dan dia terbangun krn tdk dapat tidur di sofa yg kecil.
Saat bergerak Raman hampir jatuh menimpa Ishita yg tidur di lantai.
Raman menatap Ishita yg sedang tidur menjadi begitu dekat dan langsung bediri.

Raman : di mana aku harus tidur sekarang.
Raman : Aku tidak bisa tidur di sofa yg kecil seperti ini.

Raman menaruh bantal di samping Ishita dan tidur di sampingnya.
Pagi nya Simmi menangis.
Parmeet membawa makanan untuknya, tapi Simmi msh kesal.

Parmeet : dengarkan aku, aku tahu kau tidak tidur sepanjang malam, kau boleh memukul aku, marahi jg aku, aku menderita melihatmu seperti ini.
Simmi : tidak, apa yang kau katakan.
Parmeet : aku tidak bisa melihat rasa sakitmu, makanlah sesuatu sekarang, aku membuatkan paratha untukmu, aku berharap ini enak.
Kemarahan simmi hilang dan Parmeet membuat dia makan.
Parmeet : aku tidak berpikir apa sdh aku lakukan, orang tuamu memberiku banyak cinta, Ishita sdh menghancurkan rumah tangga kita yang bahagia.
Simmi : tidak, suatu hari mereka akan tahu siapa kau, kau adalah Parmeet orang yg sama saat mereka memberikan putri mereka.
Parmeet bepikir : simmi selalu bisa mendengarkan kata-kataku, hatinya selalu luluh, skg aku harus memberi pelajaran pd Ishita.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 225 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 225 Tayang di ANTV"