Sinopsis Mohabbatein Episode 227 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 227 Tayang di ANTV.

sinopsis-mohabbatein-episode-227-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-227-tayang-di-antv

Simmi : Parmeet Khurana itu bisa jadi orang lain, Ishita mengapa kau mengikutinya, aku akan menelepon Parmeet, dia pasti ada di kantor.
Raman : tidak ada gunanya.

Simmi menelfon Parmeet tp tidak dijawab.
Raman : buka matamu, ikutlah denganku.
Penjaga : kalian tidak bisa masuk.

Raman menegur penjaga dan mereka semua masuk ke dalam.
Raman : tidak ada yg bs menghentikanku hari ini.

Mereka semua datang ke sana dan terkejut melihat Romi.
Raman : Romi apa yang kau lakukan di sini.
Ibu Bhalla : kau bilang kau akan kekantor, dgn siapa kau disini.

Sarika keluar dari kamar kecil dan terkejut melihat mereka.
Simmi : mereka yg berada di sini tp knp memakai nama Parmeet.
Ibu Bhalla : Sarika kenapa kau datang dan ada disini bersama Romi, kau tidak malu.

Ibu bhalla menegur Romi dan Sarika.
Ibu bhalla menghina Sarika dan menyebutnya sebagai wanita tdk berkarakter.
Romi membela Sarika.

Ishita : apa yang kalian lakukan di sini, dan mengapa nama Parmeet yg ada di buku register.
Simmi : ini bagus karena dia membawa kita masuk kedalam, Ishita lah yg melakukan ini.

Parmeet melihat dari jauh.
Parmeet : Ishita, apa yang akan kau jawab, skg rencanamu menjadi bumerang utk dirimu sendiri.

Parmeet datang.
Parmeet : simmi apa yang kau lakukan di sini, aku melihat panggilan tdk terjawab darimu, pembantu bilang kalian semua datang ke sini, aku melacak lokasi ponsel dan datang ke sini, apa yg Romi dan Sarika lakukan denganmu di sini.
Sarika : Romi katakan pada mereka mengapa kita di sini.
Simmi : Parmeet, Ishita yg membawa kita kesini karena dia memiliki keraguan bahwa kau berada di sini dengan wanita.
Parmeet : bagaimana dia bisa mengatakan ini dan bagaimana kau bisa datang ke sini untuk menyalahkan aku.
Ishita : tapi kenapa pemesanan rumah ini atas nama Parmeet.
Parmeet : tp aku baru datang ke sini untuk pertama kalinya.
Ishita : bagaimana dgn pembicaraanmu malam itu.
Parmeet : apa yang aku lakukan, dan apa kesalahanku jika aku mencintai adikmu. Mengapa aku yg disalahkan? Apakah Ishita yg sdh membuat pemesanan atas namaku? Mmg apa yg Ishita katakan, dan bagaimana Romi dan Sarika bs datang ke sini.
Romi : ya, kk ipar yg meminta aku datang kesini.
Ishita : aku?

Romi menunjukkan pesannya.
Raman memeriksa teleponnya.

Romi : dia memintaku utk datang kesini dan membawa Sarika utk membahas isu-isu.
Raman : Ishita mengapa kau mengirim pesan pada Romi.
Simmi : tentu saja utk menjebak Parmeet.
Raman : Ishita tolong jelaskan apa yang terjadi disini.

Mihir menelfon Mihika.
Mihir : kenapa dia tidak menjawab panggilanku.

Mihika sedang memiliki chaat dan berbicara dengannya.
Mihir : di mana kau.
Mihika : aku sedang memiliki chaat dan ini menyenangkan krn sedang hujan.
Mihir : aku meneleponmu untuk berbicara tentang pernikahan kita.
Mihika : ttg apa.
Mihir : kita harus mengubah namamu juga setelah menikah nanti di pengadilan, krn kita akan pergi setelah itu, proses visa akan mudah, kita bisa pergi bulan madu keluar negeri.
Mihika : aku tidak akan mengubah namaku, namaku begitu baik.
Mihir : baiklah, padahal aku ingin menunjukkan bhwa kau adlah istriku, kau bs melakukan apapun yang kau inginkan.
Mihika : aku hanya bercanda, aku sangat mencintaimu, aku ingin menunjukkan bahwa kau hanya milikku, kita akan pergi ke registrar besok.
Mihika : ok Nyonya Mihika Iyer Arora.

Semua orang pulang ke rumah.
Simmi menegur Ishita.

Simmi : kau past sengaja ingin menjebak saudaraku dengan Sarika.
Ishita : tapi aku tidak mengirim pesan itu.
Simmi : hentikan drama ini.

Simmi meminta Raman agar membuka matanya sekarang dan meminta orang tuanya untuk mengatakan sesuatu.
Simmi : kalian semua berpikir kalau Parmeet itu salah dan Ishita selalu benar.

Simmi meminta ayahnya untuk menghukum Ishita.
Parmeet bertindak manis.

Parmeet : aku tidak datang untuk membuat dia dihukum, dia adalah adikku, jadi kesalahannya harus diampuni, Simmi kau juga harus memaafkannya, ini hanya kesalahpahaman saja.
Simmi : merea mmg tidak pernah menghargaimu, mari kita pergi ke kamar.

Mereka pergi.
Ishita : Raman…

Raman berhenti.
Raman melihat Romi.

Raman : Romi mengapa kau pergi ke sana, dan apa yang kau lakukan di sana dengan Sarika.

Romi melihat Ishita.
Raman menampar Romi.

Ibu Bhalla : mengapa kau memukulinya, Ishita yg mengirimnya.
Ishita : tp aku tidak mengirim pesan, mengapa jg aku membawa kalian semua ksana, Parmeet pasti sdh menipu kita.
Ibu Bhalla : aku tahu dia dia yg menyulut api, tapi skg aku bs melihat kebenaran ttg Romi, dan kau sdh berjanji padaku bhwa kau akan menjelaskan pada Sarika, kau tahu kalau aku tidak suka gadis itu, aku bisa melihat kalau itu bkn persahabatan, dan Sarika terkait dengan Parmeet, jika bukan kesalahannya, tetap saja aku tidak menyukainya.

Romi membela Sarika.
Ibu Bhalla menegur Romi.

Ibu bhalla : mulai skg kau tidak akan bertemu dengannya.

Ibu bhalla meminta Ishita memecat Sarika.
Tuan Bhalla : lupakan lah masalah ini.
Ibu Bhalla : aku tidak bisa tenang.
Ishita : aku tidak bisa memecat Sarika, dia bekerja untuk memberi makan keluarganya, jika aku tidak bisa menjadi menantu dari rumah ini, bagaimana dia bs mendapatkan pekerjaan.

Ibu Bhalla pergi.
Raman : ini semua kesalahan Romi, pertama kau diam lalu mengambil tanggung jawab lain, kau harus berubah Romi, kau akan mendapatkan tanggung jawab dan aku akan membuatmu menikah dengan gadis yang kau inginkan, tapi sampai saat itu kau tidak melakukan hal ini.

Raman pergi.
Romi : apa masut semua ini kk ipar.
Ishita : percayalah, aku tidak mengirim pesan itu.
Romi : lalu siapa yang mengirimnya, skg aku yg terkena masalah, berada pada batasmu kk ipar.

Romi pergi.
Ishita : permainan baru apa yang dimainkan oleh Parmeet.

Ishita datang ke kompleks.
Ishita : bagaimana ada pesan yang masuk ke Romi? Parmeet? Itu berarti dia menggunakan ponselku lagi.

Ishita memegang kepalanya dan berpikir.
Parmeet datang ke Ishita dan tersenyum.

Parmeet : menyenangkan untuk melihatmu seperti ini.
Ishita : tersenyumlah utk kemenangan mu ini.
Parmeet : apa kau tdk ingin tahu bagaimana aku melakukan ini.
Ishita : katakan itu.

Parmeet tertawa.
Parmeet : aku tahu Ibu mertua merasa khawatir pada anaknya dan meminta kau untuk menghentikan hubungan ini.
Ishita : dan kau pasti mendengarnya.

(Flashback)

Parmeet mendengar Ishita berjanji pada Ibu Bhalla.

(Masa sekarang)

Parmeet : Sarika tidak begitu polos, jadi aku pikir untuk menyerang dua orang dengan satu panah, karena kau sdh mendengarkan pembicaraanku, akupun melakukan hal yang sama, kau tidak belajar dari kesalahan, bagaimana kau bs pergi dgn meninggalkan ponselmu di rumah di hadapanku.

(Flasback)

Saat Ishita pergi dan Parmeet melihat ponselnya.

(Masa skg)

Parmeet : aku berpikir untuk melakukan pekerjaanku, lalu aku mengirim mengirim pesan kpd Romi dan menjelaskan padanya, dan Romi pun mengerti, kemudian aku memesan rumah, aku tahu bagaimana pikiranmu saat itu, kau sdh tertipu dan kau jatuh dalam perangkapku.

(Flashback)

Parmeet menunjukkan bagaimana dia membuat dirinya pura-pura menelfon dan ingin bertemu seorang gadis.

(Masa skg)

Parmeet : aku tahu keluarga Bhalla akan berpikir aku sedang menipu Simmi, dan mereka akan marah, Ibu mertua sdh sangat percaya padamu dan kau telah menipu nya, apakah kau sdh bersenang-senang, kau berpikir bodoh dengan pikiran, dan mengandalkan hati, kau lupa segalanya dalam mengungkapku, ini adalah pertandingan melawanku, harusnya kau bs menjaga ponselmu lebih berhati-hati, karena orang bisa melakukan apapun, jika kau ingin membuat aku pergi dari rumah ini, itu akan sulit.
Ishita : terima kasih untuk saranmu, karena aku akan selalu membuat perekam suara di tanganku, dan aku akan melakukannya.

Ishiya pergi.
Parmeet tertawa.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 227 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 227 Tayang di ANTV"