Sinopsis Mohabbatein Episode 229 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 229 Tayang di ANTV. Inspektur bertanya pada Ishita dan Shagun apa yang jadi masalah saat ini.

sinopsis-mohabbatein-episode-229-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-229-tayang-di-antv

Ishita : aku akan mengantar dia kerumahnya, dia sedang mabuk, jadi dia mengemudi dalam keadaan mabuk dan kami hampir bertabrakan.
Shagun : aku shagun, kau siapa.
Inspektur : Suraj Kumar.

Shagun marah dan menegurnya.
Shagun memegang leher inspektur dan Ishita menghentikannya.

Ishita : apa kau sudah gila.
Shagun : tp namanya adalah Suraj.
Ishita : tutup mulutmu!
Ishita : inspektur aku akan membawanya, dan kau tidak bisa menghentikan kami karena kau tidak bersama polisi wanita.

Ishita mengambil Shagun.
Inspektur : ini kota yang aneh, semuanya perempuan, kami membutuhkan bantuan dari wanita tersebut.

Ishita membawa Shagun ke rumah Ashok.
Penjaga menghentikan mereka.

Penjaga : tuan Suraj tidak mengizinkanmu msk kedalam.
Ishita : apa ini rumahnya Suraj.
Penjaga : Ny Shagun menciptakan adegan di dalam dan Tuan mengatakan dia tidak bisa masuk kerumah ini.
Ishita : tp lihatlah keadaan dirinya, apa tdk ada yg peduli, apa mereka akan membiarkan dia, mereka tdk mgkn membiarkan dia pergi.
Penjaga : kau bawa saja dulu dia hari ini, tuan Ashok akan melihat nya besok.
Ishita : mana yang harus aku ambil sekarang.

Raman sedang menunggu Ishita di rumah.
Raman : kemana dia pergi, setiap kali dia keluar malam hari, dia pasti melakukan sesuatu, lebih jika dia tdk menggunakan ponsel sama sekali.

Raman gelisah.
Tuan Bhalla datang.

Tuan bhalla : pria melakukan hal ini ketika istri berkehali dan menendang suaminya keluar dari kamar.
Raman : tp Ishita tidak ada di rumah.
Tuan Bhalla : kalau begitu bersiaplah.
Raman : apa.

Tuan Bhalla memberikan rumus untuk selalu meminta maaf kepada istri bahkan ketika itu bkn kesalahannya.
Tuan bhalla mencontohkan praktek pada Raman.

Tuan bhalla : wanita bs meleleh seperti lilin ketika kita mengatakan maaf, lalu mereka akan mengakui kesalahan mereka, ini psikologi terbalik.

Tuan bhalla menunjukkan Raman untuk sujud dan tidak terlihat di mata dan mengatakan maaf Ishita, aku membuat kesalahan.
Tuan bhalla : ibumu meminta air, aku pergi dulu.
Raman : aku akan mengambil hidupnya ketika dia pulang, jgn menyesal.

Ishita membawa Shagun kerumah.
Ishita : apa aku akan membawa dia kerumah Amma, tidak tidak.
Shagun : aku harus pergi ke Ashok, di mana dia.

Ishita membawanya kedalam dan meminta Shagun untuk tidak membuat suara apapun.
Ishita : amma sedang tdk baik dan dia pasti sedang tidur.
Raman : apa dokter gigi bajakan itu tidak pulang, wanita bodoh.

Ishita mengetuk pintu.
Raman terkejut melihat Ishita dengan Shagun.

Raman : apa yang dia lakukan di sini.
Ishita : lihatlah, dia mabuk dalam keadaan mengemudi dan tidak ada tempat untuk dia pergi.
Raman : aku tidak akan membiarkan dia tinggal di sini.
Ishita : dia akan tinggal di sini.
Raman : lakukan apa yang kau inginkan, kau ini sdh benar-benar gila krn membawanya ke sini.
Ishita : dia tidak memiliki tempat untuk pergi.
Raman : dia bisa pergi ke Ashok.
Ishita : dia sedang terganggu, aku pikir dia habis berkelahi dengan Ashok atau Suraj.

Semua orang datang krn mendengar kebisingan.
Ibu Bhalla : siapa yg membawa dia.
Ishita : aku di sini, aku bertemu dengannya dan hampir kecelakaan, jadi aku membawanya.
Simmi : wah luar biasa, kau membawa siapa pun kapan saja kau mau, apa kau ingin meminta Raman untuk mengelola kedua istrinya.

Shagun berteriak.
Ibu Bhalla meminta dia untuk pergi.

Ishita : dia sedang tidak sadar.
Ibu Bhalla : aku tidak akan menerima Shagun.

Ishita membawa Shagun ke kamarnya.
Shagun : aku jg akan pergi ke Ashok.

Simmi berbicara kepada Parmeet.
Parmeet : jangan khawatir, kita akan tidur dengan tenang hari ini, semua orang tua ada di sini, dan ada Ishita super pencipta situasi yang aneh tersebut.
Simmi : aku merasa semua orang buta dan tidak melihat Ishita begitu salah, hari dmn mata mereka terbuka, mereka akan tahu.

Ishita membuat Shagun berbaring di tempat tidur.
Ibu Bhalla melihat mereka.
Shagun berpikir kalau Ishita adalah pembantunya dan dia menegur Ishita untuk memijat kakinya.
Ibu Bhalla menegur Shagun.

Ishita : Ibu Shagun sedang tidur.
Ibu Bhalla : Ishita kau sdh melintasi batas kebodohan, kau begitu baik untuk tidak melihat siapa yg kau bawa, kau akan menyesal nanti.
Ishita : dia sedang tdk sadar, ini Delhi, jika terjadi sesuatu dengan dia, apa yang akan kita lakukan.
Ibu Bhalla : aku telah melihat dunia, aku tahu ini semua terlihat baik dalam buku-buku, kau membawa istri pertama Raman di kamar tidurmu, kau bodoh, ingat kau akan membayar harga yang besar untuk kesalahan ini.

Ibu bhalla pergi.
Ishita melihat Shagun.
Ibu Bhalla meminta Raman untuk mengurus situasi.
Raman datang kekamarnya dan melihat Ishita.
Raman mengambil selimut dan pergi.
Ishita pergi setelah Raman pergi.
Raman tidur di sofa.

Ishita : akh tidak punya pilihan.

Shagun berteriak bodoh pada pelayan untuk menutup AC.
Raman : Ishita yg bodoh skg pergilah, dia memanggilmu, wanita yang 6 tahun sdh keluar dari hatiku, kau malah membawanya kembali.

Raman menegur Ishita dan meminta dia untuk pergi.
Raman marah.
Ishita datang kekamarnya.
Raman tidak dapat tidur dan bangun.
Raman berdiri di dekat jendela.
Ishita menangis melihat Shagun.
Ishita duduk di dekat cermin melihat bayangan yg menunjukkan Shagun yg tidur.
Pagi nya, Amma berbicara dengan Appa.
Appa meminta Amma untuk bersiap-siap dgn cepat.
Appa memuji penampilannya.

Amma : Mihika ayo cepat , atau kita akn terlambat.
Mihika : bibi kmna kita akn pergi.

Soumya datang.
Mihika : ibu mngpa kau tiba” dtg.

Soumya meminta Mihika utk bersiap”.
Mihika : mngpa ibu dtg, dan kmna kita akn pergi.
Soumya : kau tidak memberitahuku ttg daftar pernikahanmu, Mihir yg mengatakan kepada kami, apa kami tdk akn dtang dlm pernikahanmu.
Mihika : tenanglah, ini hanya formalitas, pernikahan itu cuma 5 menit, ini bkn hal yg besar.
Amma : ini berita besar, pernikahanmu adlah hari ini, pakailah saree Kanjivaram.

Soumya memberinya sebuah saree.
Mihika : tidak, apa yg perlu utk memberitahu semua org Mihir, dia tidak bisa menyembunyikan apa pun, apa keluarga Bhalla tdk hrus dtg ksna.

Parmeet meminta pelayan utk membuatkan teh dan melihat Raman tidur di sofa.
Parmeet tertawa melihat nasib Raman.

Parmeet : saat kedua istrinya sdg tidur dikmr tidurnya, pria itu datang kejalan, ini sulit utk mengaturnya.

Parmeet menelfon Ashok.
Ashok : pelayan dmn Shagun, apa dia di kmr Adi.
Parmeet : Ashok bagaimana kau ini.
Ashok : apa yg terjadi smpai kau meneleponku sepagi ini.
Parmeet : Shagun di sini di rmh Bhalla dan tidur di kmr tidur Raman.
Ashok terkejut.

Loading...

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 229 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 229 Tayang di ANTV"