Sinopsis Mohabbatein Episode 232 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 232 Tayang di ANTV. Mihir meyakinkan Soumya dan meminta Mihika.

sinopsis-mohabbatein-episode-232-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-232-tayang-di-antv

Raman : aku dan keluargaku akan selalu bersama Mihir, percayalah dan berkati mereka.
Soumya : apakah kau begitu mengasihi Mihika, apa rasa syg itu tidak akan pernah berkurang.

Mihir menjanjikannya.
Semua orang tersenyum.

Soumya : kalau begitu panggil aku ibu, aku menyukaimu.

Ishita memeluk Mihika.
Tuan Bhalla meminta Appa untuk membawa manisan.

Ibu Bhalla : aku akan menjaga pernikahan ini dengan cara apapun.

Soumya memberikan tangan Mihika ketangan Mihir.
Ishita memberi kode pada Raman untuk ikut dengnnya.
Mereka datang ke rumah untuk bicara.

Ishita : terima kasih, kau menangani bibi Soumya dgn begitu baik, dan kata-kata Mihir sdh menyentuh hatinya. Mihir juga harus tahu apa rasanya memakai tali yg menggantung adat Madrasi.
Raman : Ishita aku harus pergi ke kantor skg.
Ishita : baiklah aku jg akan pergi k kelas memasak, dan aku akan membuat palak paneer.
Raman : bawa Mihika juga, aku harus kekantor dan aku akan memberikan mobil untuk melayani.

Raman pergi.
Ishita menemui Poornima.

Ishiya : aku ingin belajar membuat Palak Paneer, krn itu makanan fav Raman dan Ruhi, Raman jg sdh menantangku.
Poornima : aku akan mengajarkan resep yang terbaik.

Seorang gadis Sanjana datang ke sana dan Poornima memperkenalkan dia pada Ishita.
Sanjana : aku berharap kelas ini bs membantuku.
Ishita : apa semuanya baik-baik saja.
Sanjana : aku baik-baik saja, tapi tidak secara emosional, Ishita kenapa kau belajar memasak.
Ishita : aku ini orang Tamil dan aku sedang belajar masakan Punjabi.
Poornima : apakah kalian sdh mendapatkan buku-bukunya.
Sanjana : aku mendapat buku terakhir.

Sanjana meminta Ishita untuk menjaga bukunya dan memberikannya.
Ishita : tidak perlu.

Sanjana memaksa.
Ishita : aku akan membuat copy-an bukunya.

Romi menelfon Sarika dan dia marah krn Sarika tidak menjawab panggilannya bahkan tidak mau bertemu dengan Romi.
Romi :dia meninggalkan pekerjaannya di klinik gigi dan kak Raman memberikan pekerjaan baru untuknya, tapi apa yang aku lakukan.

Teman Romi meminta dia untuk tidak khawatir.
Romi : dia telah berubah sekarang, jika aki tidak mendapatkan Sarika, aku tidak bisa hidup.

Raman ada di kantornya dan merekomendasikan Sarika.
Mihir datang.

Sarika : Tuan Raman terima kasih krn sdh memberikan pekerjaan untukku.

Mihir meminta Sarika untuk menandatangani beberapa dokumen.
Mihir : Raman bagaimana kau bisa memberika pekerjaan yg baru ini pada Sarika, itu berarti kau setuju pada Ibumu dan Simmi bahwa dia bukanlah gadis yang baik.
Raman : Ibuku dan Simmi tidak menyukai dia krn dia miskin dan selalu dikaitkan dengan Parmeet, aku tahu dia adalah seorang gadis yang baik, dan aku ingin dia berada jauh dari Romi, karena Romi tidak bisa serius tentang gadis manapun.

Raman meminta Mihir untuk mengambil cuti dan pergi bersama Mihika, membawanya untuk makan siang, membeli bunga, menunjukkan beberapa cinta, agar mendapatkan romantis.
Mihir : aku kagum padamu, karena kau mengajarkan aku ttg asmara.
Raman : aku ini lebih romantis daripada kau.
Mihir : kalau begitu tunjukkan, ajak kak Ishita untuk makan siang, aku baik-baik saja, dan aku akam mengambil cutiku untuk waktu yg romantis, kau sdh mengatakan kata-kata yang baik, kau juga menyiratkan hal itu.

Mihir pergi.
Raman : aku pikir itu bukan ide yang buruk, mobil Ishita sedang tidak bekerja dengan baik, aku akan menjemputnya.

Mihika memberikan presentasi.
Ashok memperhatikannya.

Ashok : aku pikir harus ada seseorang yg menunjukkan dan memakai gaun ini.
Staf pria : aki akan mendapatkan beberapa model yang baik.
Ashok : kalau begitu panggil lah.

Pria itu meminta Mihika memanggil model apapun dari agen.
Parmeet : Mihika dapat mencobanya, dia bisa menjadi model krn dia pernah memiliki pengalaman.
Ashok : ya, kau jg akan mendapatkan gaun ini secara gratis.
Mihika : maaf, tapi saya tidak setuju, aku ini hanya seorang gadis biasa, aku tidak akan menjadi model.
Ashok : baiklah, aku pikir kita harus menghormati keputusannya.

Mihika mendapat telfon.
Mihika : tuan apa aku bisa pergi.
Bos : baik, pergilah.

Ashok memegang tangan Mihika dan menghentikaanya.
Ashok : Shagun.

Parmeet tersenyum.
Mihika : namaku Mihika.
Ashok : tentu saja, hanya nama, aku memintamu untuk mencoba gaun ini karena kau akan menjadi pengantin, itu akan menjadi hadiah dariku.

Mihika pergi.
Mihika menceritakan semua nya pada Mihir dan dia marah mengetahui apa yang terjadi.

Mihir : aku akan membunuhnya.
Mihika : berhenti bereaksi berlebihan.
Mihir : aku tahu, dia adalah org yg licik, aku tahu permainannya, kau haris meninggalkan pekerjaan ini dan berhenti dr kantor.
Mihika : apa, kau gila, ini tdk tidak mudah.
Mihir : bagaimana dia bisa melakukan ini, aku akan menampar Ashok, apa kau tidak bisa meninggalkan pekerjaanmu.
Mihika : jika setiap gadis berhenti dari pekerjaannya, orang tersebut tdk akan mendapatkan kepercaya dirii, cobalah utk memahami, ini bkn masalah wanita, bagaimana jika terjadi sesuatu padamu, Apa yang akan aku lakukan.
Mihika : dengarkan aku, aku yg akan mengurusnya, aku akan membunuhnya jika dia menyentuhmu lagi, aku datang ke sini untuk mengajakmu minum kopi, Raman yg menyuruh aku.
Mihiika tersenyum : mari kita pergi.

Raman datang untuk menjemput Ishita dari kelas memasak.
Rakan mendapat telepon dan berbicara tentang pertemuan.
Raman sedang sibuk di telepon, Ishita dan gadis sarjana datang ke sana.
Sanjana terkejut melihat Raman.

Sanjana : maaf Ny Ishita aku harus pergi.
Ishita : apa yang terjadi, mengapa dia menghindar saat melihat Raman, apa dia tahu dgn Raman.
Ishita : Raman apa kau tahu Sanjana Arora.
Raman : tidak, aku tidak mengenalnya, aku datang untuk mengejutkanmu.
Ishita : dia lari saat melihatmu, aku merasa kau kenal dia.
Raman : oh aku terkejut.

Raman tersenyum.
Raman : Sanjana..
Ishita : datang….

Mihir dan Mihika memiliki waktu romantis di rumahnya.
Mihir : ini film yang akan kita lihat.

Mereka memutuskan film dan seseorang memencet bel pintu.
Ternyata Vandu dan Bala.
Mihika meminta mereka untuk datang.

Mereka : apa yg terjadi.
Bala : kami juga menyaksikan banyak film dan tidak pernah menyelesaikan film apapun.
Vandu : kami datang untuk berbicara denganmu.
Bala : kami datang untuk mengetahui bahwa Raman dan Ishita merenovasi rumahmu, jadi kami pikir untuk memberikan hadiah voucher bulan madu.
Mihir : tp kami tidak perlu hadiah.

Vandu memaksa dan meminta dia untuk memutuskan tujuan.
Mihir : terima kasih.

Mihika senang dan memeluk Vandu.
Mihir melihat hubungan antar kk dan adik lalu merasa kesal.
Bala dan Vandu pergi.

Mihika : Mihir apa yang terjadi.
Migir : kalian berdua adalah saudara yg saling mencintai.
Mihika : aku ini saudara bungsu, jg aku mencintai mereka, aku tidak pernah berbelanja untukku, tp mereka selalu berbelanja untukku.

Mihir berbicara tentang kakaknya dan masa kecilnya.
Mihir : kami jg suka berbagi sepatu dan kakakku begitu dekat denganku, kakakku mengambil bagian dalam lomba untuk memenangkan sepasang sepatu untukku, dia jatuh dan terluka, tp dia masih memenangkan perlombaan untuk mendapatkan sepatu baru untuk ku, aku jg masih memiliki fotonya.

Mihir menunjukkan foto masa kecil nya ke Mihika.
Mihir : aku tidak bisa melupakannya, aku tidak tahu dia ingin pergi ke depan dalam lomba utk hidupku tp dia meninggalkan aku di belakang.

Mereka menangis.
Mihika melihat fotonya.

Mihika : aku tahu kau sangat merindukan kakakmu.

Raman berbicara dengan seseorang.
Raman : ya aku tahu Mihir mmg saudaramu, tapi dia tidak ingin berbicara denganmu, biarkan dia melakukan apa yang dia inginkan, jgn ikut campur dalam hidupnya, aku tahu dia mendengarkan aku, mengapa kau menghentikan aku, di mana rasa cintamu pada saudaramu selama bertahun-tahun ini.

Ishita datang dan Raman mengakhiri panggilan.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 232 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 232 Tayang di ANTV"