Sinopsis Mohabbatein Episode 235 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 235 Tayang di ANTV. Ishita memperkenalkan ibu Bhalla pada Poornima. Ishita pergi untuk membawanya kembali krn Ibu Bhalla meminta Ishita untuk pergi. Ibu Bhalla menghadapkan Poornima untuk bertemu Ruhi dan memperingatkan dia untuk berada jauh dari Ishita dan keluarga mereka untuk memiliki kebahagiaan dalam hidupnya.

sinopsis-mohabbatein-episode-235-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-235-tayang-di-antv

Ibu bhalla : jika kau melakukan sesuatu pada keluargaku, aku akan menarik rambutmu.

Ishita mencari tas ganti, tapi dia melihat tas Sanjana.
Ishita : dia meninggalkan tas nya, apa yang harus ku lakukan sekarang.

Ishita bertanya pada staf, tapi staf itu meminta Ishita untuk menjaga tasnya.
Ishita : kalau begitu berikan saja alamatnya, aku akan pergi dan memberinya.

Ishita datang ke sana dan bertanya ttg Sanjana Arora.
Ishita terkejut melihat dia dengan Parmeet lagi.
Parmeet pergi

Ishita : Parmeet disini, ada hubungan apa mereka, aku harus tahu dari dia.
Ishita : Sanjana kenapa kau khawatir, jika Parmeet bermasalah, aku akan membantumu.
Sanjana : tidak, aku baik-baik saja, ini bkn kesalahan Parmeet.
Ishita : tapi kau menangis, katakan saja padaku.
Sanjana : ini karena saudaraku, Parmeet memberiku berita, masalahnya adalah aku dan adikku tidak berhubungan sekarang, dia tidak berbicara kepadaku dan sekarang aku mendengar dia akan menikah dan dia tidak memberitahuku, apalagi utk mengundang.

Ishita menenangkannya.
Ishiya : aku ikut menyesal.
Sanjana : ini aneh saat kami dekat di masa kecil kami tidak bertengkar, karna ayah meninggal saat kami masa kecil dan ibu melakukan pendidikan utk kami, kami jg memiliki sepasang sepatu yang kami bagi.

Sanjana menceritakan kisah yang sama yang dikatakan oleh Mihir.
Ishita tertegun krna Mihika pernah mengatakan sebelumnya.
Sanjana menunjukkan foto yg sama.
Ishita memegang kepalanya.

Sanjana : kami berdua terus bersama, aku harus berpikir dia akan kembali suatu hari dan memaafkan aku, tapi tidak, dia membenciku. Dia tidak akan pernah kembali.

Ishita berpikir tentang Mihika dan kata-kata Mihir setelah melihat foto yg sama.
Ishita berpikir : itu berarti Sanjana adalah adik Mihir.
Ishita :apakah nama saudaramu Mihir.
Sanjana : ya, tapi bagaimana kau tahu.
Ishita : Mihir adalah teman adikku.
Sanjana : ini benar-benar berita baik, apa dia baik-baik saja, aku tahu dia membenciku, tapi apa di masih memakai kaus kaki putih dan masih suka makan udang, tp mengapa aku bertanya ini kepadamu, adikmu mungkin tahu, aku merindukannya.
Ishita : kau begitu khawatir, aku tahu dan mengerti kau merindukannya, kau harus sabar, Mihir adalah orang yang sangat baik, dia itu seperti permata, aku yakin jika dia memecahkan hubungan denganmu, dia pasti memiliki alasan yang mendalam.
Sanjana : ya, kau benar, tetapi ini sdh terlambat sekarang, dia tidak memaafkan aku.
Ishta : kau juga sdh membuatnya sedih di hari pernikahannya, kena kau mengirimkan surat keberatan ke pengadilan.
Sanjana : bagaimana kau tahu.
Ishita : adik ku yg mengatakannya kepadaku.
Sanjana : aku melakukannya krna marah, aku tidak tahu mengapa aku melakukan kesalahan, aku ini kakaknya dan bisa memahami dia, dia seharusnya berbicara kepadaku dan mengampuni aku.
Ishita : tenanglah, luka lamamu akan kembali pulih karena saya, aku jg sangat menyesal.

Vandu memberi hadiah pada Bala utk ulang tahun pernikahan mereka.
Vandu : dia akan mendapatkan Gajra untukku.

Bala pulang dan Vandu menyembunyikan hadiahnya.
Bala tidak membawa apa-apa.

Bala : Vandu bisakah kau membawakan beberapa biskuit, karena aku sangat lapar, ini hari yang benar-benar melelahkan.

Vandu memberinya manisan.
Bala : untuk apa, kau memberikan manisan, apa kau punya keinginan yg terkabul.
Vandu : apakah kau tidak ingat.
Bala : apa.
Vandu : aku membencimu.

Vandu menangis.
Bala : vandu ceritakan apa yang terjadi, jangan menangis dalam keadaan hamil, ceritakan apa yang sdh aku lupa.

Bala berpikir dan melihat hadiah.
Bala membaca happy anniversary.

Bala : omg, bagaimana aku bisa melupakan hari ini, aku harus membujuk dia selama satu bulan untuk kesalahan yang satu ini, sekarang aku akan pergi dan tidak bisa melakukan apa-apa, aku hanya bisa berdoa.

Ishita sedang di jalan.
Ishita : terima ksh Tuhan, orang yg ku kenal sekarang ternyata Sanjana adiknya Mihir, aku akan mencoba untuk menghubungi dia, dgn begitu mereka berdua bs saling merindukan.

Ishita mendapat telfon.
Ishita : aku akan segera ke klinik dlm waktu 10 menit.
Ishita : apa yang terjadi antara Sanjana dan Mihir, mengapa mereka bertengkar, aku berharap aku bisa tahu, waktu yang akan menjawab, mereka harus melupakan semuanya dan bersatu, aku tidak bisa berbicara dengan Mihir, aku harus tahu masalah pertama, lagi pula aku jg merasa senang mengetahui siapa adiknya.

Bala datang ke kompleks apartemen dan mendapat telepon dari Shravan.
Bala : ayah sdh datang.

Raman menemui Bala.
Bala : ini kesalahanku, aku lupa ulang tahun pernikahannya.
Raman : siapa.
Bala : ulang tahun pernikahanku dgn Vandu.
Raman : apakah kau hanya menikah saja.
Bala : tidak.
Raman : orang bodoh, kau ini terlalu.
Bala : ya, bkn aku tp kita.

Mereka bicara jantan tentang perempuan dan hak-haknya sebagai masalah laki-laki.
Raman : ini dosa besar krn melupakan ulang tahun dan kau berharap dia memaafkanmu.
Bala : aku merasa sedih bahwa dia sdh mengatur begitu banyak, membuat manisan dan memberikan hadiah dan aku membuatnya menangis, dia akan membunuhku.
Raman : kalau begitu kau jg harus mmbuat pesta ulang tahun kejutan untuknya.
Bala : tapi dia tahu kalau aku lupa ulang tahun kami.
Raman : mereka pikir mereka tahu segalanya, katakan padanya kau bertindak pura-pura lupa untuk memberikan kejutan.

Bala menyukai ide Raman dan mengucapkan terima kasih.
Mereka tertawa.
Ishita berbicara kepada Mihika dan mengatakan Sanjana sangat sedih.

Mihika : Mihir jg merindukannya, dia khawatir padanya.
Ishita : aku pikir Sanjana bereaksi pada kemarahan dan melakukan keberatan di pengadilan, tp dia jg menyesalinya sekarang.
Mihika : mungkinkah kita membuat mereka bertemu.
Ishita : bahkan Aku jg menginginkan ini, tapi kita harus tahu kasus mereka, apa yang terjadi di antara mereka, mengapa mereka bertengkar, dgn begitu mungkin kita bisa punya solusi.
Mihika : aku merasa mereka harus berhadapan, mereka akan mulai berbicara setelah bertengkar.

Ishita menatapnya.
Semua orang melakukan pengaturan pesta kejutan.
Ishita datang dan Raman menarik Ishita kedalam rumah.

Ishita : apa semua ini.
Bala : Raman menyelamatkan hidupku, kami berencana membuat pesta kejutan untuk Vandu, aku lupa ulang tahun pernikahanku, aku akan melakukan akting dan dia akan merasa aku tidak lupa.

Raman meminta Bala untuk menjadi bahagia, dan tidak menangis.
Raman : aku jg Bala bisa bahagia.
Ishita : Tp kak Vandu akan datang ke sini.
Raman : mengapa.
Ishita : aku memanggilnya untuk merawatnya.

Raman marah.
Ishita : harusnya kalian melibatkan aku dlm kejutan ini, kenapa kalian tidak melibatkan aku.
Bala : Ishita kau akan terlibat, kau yg akan memesan kue

Ishita bertanya tentang semua orang.
Bala : Ishita kau harus meyakinkan kakakmu supaya mengenakan gaun barat, sebenarnya aku tahu dia punya masalah lemak dgn perutnya, dan itu terlihat buruk, aku tahu kalau dia akan terlihat begitu seksi jika menggunakan gaun barat.

Ishita tertawa.
Raman dan Ishita mulai nok jhok manis mereka.
Raman mendapat telfon dari Mihr dan meminta dia untuk datang.

Ishita berpikir : Mihir akan datang, ini akan baik jika aku jg memanggil Sanjana dan menyatukan mereka.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 235 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 235 Tayang di ANTV"