Sinopsis Mohabbatein Episode 243 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 243 Tayang di ANTV.

sinopsis-mohabbatein-episode-243-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-243-tayang-di-antv

Raman : Bala ibuku bsok akan ke luar negeri, apa kau bisa membantu kami.
Ishita : tapi Ibu mertua sedang khawatir tentang imigrasi.
Tuan Bhalla : aku akan melihatnya.
Raman : Bala apa kau bisa membantuku, aku ingin kau tidak tidur, karena aku harus mengantarkan ibuku pukul 3 pagi.
Bala : kita mgkn akan duduk dan sambil bicara.

Raman meminta Mihir untuk tinggal juga.
Mihika : ide yang baik, itu berarti kita akan pergi ke Brahma Mahurat dari sini.
Raman : ini berbahaya.
Mihir : aku sdh siap untuk menikah.
Vandu : kita mgkn bisa bermain kartu. Kita akan melakukan pengaturan di sini, kita bisa minum kopi dan membuat makanan ringan.
Tuan Bhalla : Toshi tenanglah, krna orang-orang imigrasi tidak akan membuat masalah, aku jg pasti akan sangat merindukanmu, siapa nanti yang akan minum denganku.
Tuan bhalla : Tuan Iyer…
Appa : Amma akan membuatkan Paisam utk kita.
Tuan bhalla : luar biasa, Aku akan datang dan memakannya.

Raman meminta Mihir untuk membuat minuman.
Tangan Raman menyentuh Ishita dan Ishita bereaksi.

Raman : apa yang terjadi, apakah kau merasa seperti terkena arus pendek.
Ishita : tidak, Raman saat aku sedang berbicara dengan Mihika di balkon, apa kau mendengar apa yang aku katakan.

Raman tersenyum.
Raman : apa aku harus mendengarnya.
Ishita : tidak, itu sebabnya aku bertanya.
Raman : bagaimana jika aku mendengarnya.
Bala : saya pikir aku masuk pada waktu yang salah.
Raman : tidak, Bala beritahu aku jika istrimu mengaku kepada seseorang tentangmj, dan jika kau mendengarnya, apa itu masalah.
Bala : ya, itu berarti ada sesuatu yang tidak aku miliki tentang petunjuk.
Raman : ya, jika kau tahu itu, apa masalahnya.
Bala : sejarah mengatakan itu tidak baik jika kita mendengar apa yang istrinya katakan.
Raman : tapi sejarah sdh hilang, kita laki-laki memiliki hak untuk tahu.

Mereka bercanda dan mengatakan rahasia istri adalah senjata terbesar kita.
Ishita : Yatuhan, semoga Raman tidak mendengar kata-kataku, tolong selamatkan saya.

Ishita merasa tegang dan membuat makanan ringan kembali.
Mihika : kk apa yang kau lakukan.
Ishita : kau ini begitu bodoh, aku sedang berbicara denganmu dan kau malah pergi.
Mihika : tadi Mihir datang.
Ishita : aku mengatakan banyak hal dan Raman berada di belakangku, aki pikir dia mendengarku.
Mihika : mmg nya apa itu, katakan padaku.
Ishita : aku bilang waktu itu, kalau dia bertindak sok pintar sekarang.
Mihika : mengapa kk khawatir.
Ishita : mungkin dia mendengarnya.
Mihika : jika kk ingin tahu dia mendengarmu atau tdk, aku punya solusi, ini ttg kebenaran dan berani.

Vandu mengizinkan Bala untuk minum.
Mihika : aku tidak ingin bermain kartu krna itu membosankan, kita bisa bermain kebenaran dan keberanian.

Raman dan Mihir rencana.
Mihika meminta Ishita untuk tidak takut.

Ishita : dia akan memberiku pilihan berbahaya dan berani.

Raman meminta Bala untuk menyelamatkannya.
Raman bersiap.

Raman : datang jika kau menyukai permainan.

Raman memanggil para wanita.
Botol diputar dan berhenti pada Mihika.
Mihika memilih berani dan Bala memberinya romantis berani untuk mencium Mihir.

Mihika : baiklah.
Bala : ciuman Perancis.
Ishita : kk ipar…
Mihir : apa yang kau katakan.
Mihika : aku baik-baik saja.

Mihika mendapat segelas besar.
Mihika mencium pelan Mihir.

Vandu : wow, cerdas, lihat Bala, apa idemu ini.
Mihir : aku kehilangan kesempatan ini.
Bala : kau akan memiliki suhaagraat dengan cermin.

Mereka tertawa.
Botol diputar lagi dan berhenti pd Raman
Raman memilih kebenaran.

Ishita : apa kau suka melakukan kebiasaan mendengar saat seseorang bicara.

Raman tersenyum.
Raman : ya, aku mendengar.
Ishit : apa saat bicara setiap wanita.
Raman : Bala, sebenarnya seorang wanita mengatakan bahwa…
Ishita : tidak perlu, ok.
Raman : apa masalahmu, aku mendengar segala sesuatu, akan aku katakan.
Ishita : lupakan saja.
Raman : apa kita akan mengakhiri permainan.
Bala : Ishita biarkan dia mengatakan kebenaran, kita bermain game dgn kejujuran.
Raman : baiklah, akn aku katakan jika kaliam semua memintaku.
Raman : Ishita berbicara ttg Ruhi, dia sedang berbicara dengan Muttu dan aku tdk bisa mengerti, tp aku yakin dia bilang dia sangat mencintai Muttu, dan dia menyadari hal itu sangat terlambat apa Muttu berarti baginya, tp Muttu tdk ada dan Ruhi bicara pada dirinya sendiri, aku khawatir krna anakku mencintai anjing.

Mereka tertawa.
Tuan Bhalla : sudah sudah, Raman antarkan ibumu skg.

Raman mengucapkan terima kasih dan mereka pergi.
Raman memegang tangan Ishita.

Raman : aku jg mendengar pembicaraan seseorang, aku tidak berpikir aku harus memberitahu semua orang.

Raman mengedipkan mata pada Ishita.
Ishita menatapnya.
Raman dan Ishita menunggu di luar bandara.

Raman : apa kita bisa menunggu di sini sampai imigrasi ibu akan dibersihkan.
Ishita : baiklah, mari kita menunggu sampai Ibu mertua dipanggil.

Raman meminta Ishita untuk tidur.
Raman mendapat telfon dari Tuan Bhalla.

Raman : Ibu ada di dalam, dan kami berada di luar.

Raman tidur di bahu Ishita.
Ishita menatapnya.

Raman : kita akan berada di sini sampai penerbangan nya pergi.
Ishita berpikir : Yaampun Raman, perasaan baru apa ini, hatiku memompa seperti ini akan keluar, aku jd tidak mengerti.

Ishita bergerak dan Raman bangun.
Raman : maaf, aku tertidur.
Ishita : ya, kau pasti sudah lelah.
Raman : bahkan kau pun begitu, kau juga harus tidur.
Ishita : di sini?
Raman : apa kau ingin aku membawa kasur di sini?
Ishita : baiklah.

Raman meminta Ishita untuk tidur di bahunya.
Raman : apa yang kau pikirkan, kau berpikir aku tidak mendengarmu, aku mendengarmu.

Ishiya terkejut.
Ishita : apa yang kau dengar itu tidak benar, aku mengatakan sesuatu yang lain. Itu berarti sesuatu yang lain juga, Itu bukan untukmu.

Raman tertawa.
Raman : maaf, itu akan lebih baik jika aku benar-benar mendengarmu.
Ishita : kau tidak?
Raman : ya, aku hanya menakutimu, lihatlah wajahmu itu, skg ceritakan apa yang kau katakan.
Ishita : tdk ada apa-apa dan tersenyum.
Raman : suatu hari nanti kau akan mengatakannya sendiri.
Ishita : mari kita lihat.

Ishita mendapat telfon dari Ibu Bhalla bahwa dia sdh naik pesawat.
Ishita : semoga penerbangan Ibu mertua sampai dgn aman.

Panggilan berakhir.
Raman : mari kita pergi ke rumah.

Ashok dan Suraj bicara.
Suraj : aku memiliki ide yang sempurna.

Suraj bicara pada Bibi nya di telepon.
Suraj : pernikahan ini tidak bisa terjadi tanpamu.
Shagun : apa semuanya baik-saik saja.
Suraj : itu telfon dari Bibi kami.
Ashok : Bibi?
Suraj : Bibi Ajmer.

Ashok memahami permainan Suraj.
Ashok : ya, apa yang dia katakan.
Suraj : dia tdk setuju krna kalian berdua sdh tinggal bersama sejak enam tahun, tapi Bibi memiliki pemikiran lama, dia bkn org modern.
Shagun : sebenarnya apa yang kau inginkan.
Suraj : mengapa Shagun tdk tinggal di rumah Mihir sampai hari pernikahan.

Shagun setuju.
Shaguj : aku akan melakukan ini untuk membuat pernikahan yang sempurna, dan kau akan datang untuk bertemu denganku karena kau pasti akan merindukanku.
Ashok : tentusaja dan tersenyum.

Ishita tersenyum melihat kemeja Raman.
Ishita : dia terus saja memakai kaos, dan dia akan keluar dgn berteriak melihat hal-hal lain tidak ada di sini.
Ishita : Raman sangat cocok dengan memakai kemeja jas, dan ini.

Raman datang.
Raman : apa yang terjadi padanya, kenapa dia melakukan hal seperti seorang istri.
Ishita : demikian seperti kau jg melakukan hal yg sama.
Raman : aku telah melihat pilihanmu, kau memilih saree kuno.

Ishita membela saree nya.
Raman : apa kau berusia 150 tahun, saree- saree ini seperti dalam film epik.

Mihir datang dan memberitahu Raman untuk melihat presentasi.
Ishita mengatakan pada Mihir dan Mihika tentang masalah Raman ini.
Mereka mulai berdebat tentang selera mode mereka.
Mihir dan Mihika tersenyum melihat mereka.

Raman : kau harusnya bisa melihat statusmu, apa yang akan dikatakan orang kalau istri dari Raman memakai tirai karpet dan menyebutnya sebagai saree, sumbangkan saja sare-saree mu itu ke Chennai.
Ishita : tidak usah membawa bawa Chennai.

Mereka berdebat.
Mihir mendapat telfon.

Mihir : Raman, Ashok memintaku untuk membawa Shagun dan Adi kerumahku.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 243 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 243 Tayang di ANTV"