Sinopsis Mohabbatein Episode 244 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 244 Tayang di ANTV.

sinopsis-mohabbatein-episode-244-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-244-tayang-di-antvsinopsis-mohabbatein-episode-244-tayang-di-antv

Mihir : Raman, Shagun dan Adi akan datang ke rumahku untuk ritual pernikahan Doli.
Raman : kalau begitu kau pergilah, karena aku akan menghadiri pertemuan.
Mihika : Mihir kau pergilah untuk pertemuan, aku yg akan menerima Shagun dan Adi.
Raman : ini juga ide yang baik.

Shagun senang krna Mihir berhasil mengatur semuanya.
Adi : Ibu kau melakukan dan melewatkan Paman Mihir begitu banyak, sepertinya kau sangat bersemangat untuk tinggal bersamanya.
Shagun : ya, Ibu sangat bersemangat untuk pergi ke dia, tapi itu tidak lebih bersemangat karna Ibu akan menikah dgn Ashok.
Adi : Aku jg senang jika Ibu bahagia.
Shagun : akhirnya masa depan kita akan ditetapkan, Adi apa kau sudah berkemas.
Adi : sdh aku lakukan.

Mereka pergi.
Ashok dan Suraj berbicara.
Adi mendengar mereka dan terkejut bhwa mereka membuat fitnah tentang Shagun.

Suraj : mereka akan tinggal disana secara permanen, aku tidak akan membiarkan mereka datang kembali.

Shagun datang.
Ashok : Shagun kau harus mengurus dirimu, krn aku akan merindukanmu.
Shagun : aku akan merindukanmu juga.
Ashok : kau akan datang sebagai istriku sekarang.
Sahgun : aku sdh tidak sabar menunggu untuk itu.

Adi memeluk Ashok dan marah.
Shagun : Adi apa yang terjadi.
Adi : tdk ada apa-apa.
Shagun : kita akan segera kembali, ayo senyum.

Adi melihat Suraj dan Ashok.
Raman dan Mihir bicara.
Ishita menatap Raman.

Raman : ada apa.
Ishita : apa ini presentasi yang sangat besar.
Mihir : ya, ini adlah klien besar.
Ishita : semuanya akan baik-baik saja.

Ishita mendapat telfon dari temannya Mani.
Ishita : aku tidak percaya kau di Delhi, kita harus bertemu, katakan padaku saat ini, kita mgkn bisa bertemu untuk makan malam.
Ishita : tentu saja aku sangat bersemangat untuk bertemu denganmu.
Ishita : Raman ……
Raman : aku tidak tertarik mendengarmu, aku sedang bekerja, pergi ke klinik dan cabutlah gigi.

Ishita keluar.
Ishita : kau harus bs mengontrol dirimu Ishita, ini akan baik-baik saja, bagaimana bedanya, ini Kud KUD cocok untuk Ravan Kumar.

Shagun datang ke rumah Mihir.
Shagun : ini sangat mengesankan, dia menjaga rumahnya dgn sangat baik, ini benar-benar terorganisir.
Mihika : kalian mau makan siang apa, biar aku akan pesankan.
Shagun : aku akan memasak makanan fav Mihir, aku akan mengejutkan dia.
Mihika : kau bisa memasak.
Shagun : Ishita belajar memasak dari ibuku, aku bs membuat makanan yang baik, Raman dan Mihir sangat suka makanan yang aku buat.

Mihir menelfon Mihika.
Shagun mengambil telepon.

Shagun : Mihir aku akan memasak pasta putih untukmu, itu adalah makanan fav mu.
Mihir : kau ingat?
Shagun : aku ini kakakmu.
Mihika : tidak ada bahan makanan didapur, jadi aku akan berbelanja, kau rawat Adi dulu.

Mihika pergi.
Mihika : Mihir aku tidak tahu kalau Shagun bisa seperti ini.

Mereka mulai bicara manis dan saling mengucapkan aku mencintaimu, panggilan berakhir.
Ishita mendapat telfon dr Mani.

Ishita : kau sdh sampai? Baik aku segera datang.
Ishita : Mihika mengapa kau membawa Adi.
Mihika : dia merasa sakit gigi, Shagun tidak di rumah, jadi aku membawa dia kesini.
Ishita : baiklah.

Ishita menelfon Mani dan meminta dia utk menjemputnya dari klinik setelah satu jam.
Ishita mulai memeriksa Adi.

Ishiya : Mihika tolong hubungi Shagun, karena aku harus mencabut giginya.
Adi : tidak, aku tdk mau.

Mihika meminta Adi untuk menjadi anak yang kuat.
Mihika : kk ponsel Shagun tidak bs dihubingi, aku akan menelfon Ashok.
Adi : tidak, jangan panngil dia, aku dan ibuku sdh cukup.
Ishita : Adi tenanglah, aku akan memberikan penenang rasa sakit dan kau akan merasa mengantuk, aku akan menghubungi Shagun nanti.

Ishita bertanya kepada Adi tentang sekolahnya.
Ishita : aku senang kau belajar dengan baik, bahkan Bala mengajarkanmu, dia bnyak bercerita tentangmu.

Ishita mengalihkan pikiran Adi dan memberikan obat bius, Ishita meminta Adi untuk tidak menangis.
Adi : aku tidak menangis, sepertinya ada yang masuk dimataku.
Ishita : ini terjadi dengan ayahmu juga, rasa sakitnya akan pergi sekarang.

Mihika dan Ishita berbicara tentang Adi.
Ishita : rongganya sangat dalam, aku pikir hatinya memiliki sesuatu, dia dekat dengan Ashok, mengapa dia bereaksi seperti itu saat mendengar nama Ashok, apakah terjadi sesuatu.
Mihika : tidak ada yg terjadi dihadapanku.
Ishita : Adi pasti tidak akan memberitahuku, aku akan berbicara dengan Raman.

Mihir dan Raman datang ke hotel untuk bertemu Abhimanya dan meminta ruang konferensi.
Raman : mengapa kita di sini, mungkin dia tidak datang.

Mihir mendapat telfon dari sekretarisnya.
Mihir : kami akan datang.
Raman : aku di sini untuk terakhir kalinya, dia akan datang diwaktu berikutnya.

Ishita menelfon Raman dan bercerita tentang sakit gigi Adi.
Ishita : Raman, mungkin aku harus mencabut giginya.
Raman : jgn bereksperimen pada dirinya, itu akan terlihat buruk jika aku harus membuat kasus pada istriku sendiri. Dimana Shagun.
Ishita : dia disuatu tempat di luar, Mihika mengantarkannya kesini, kau tenang saja aku akan menangani Adi, kau tdk perlu datang.

Raman dan Mihir duduk di ruang konferensi.
Wanita datang.

Wanita : maaf, pertemuan dibatalkan hari ini.
Mihir : apa, aku sdh berbicara denganmu di lobi.
Wanita : kalian terlambat 3 menit, dia mengatakan semuanya akn menunda seperti ini, dia org yg sangat tepat waktu, kalian harus mengambil janji besok.

Raman marah.
Mihir : NRI mmg seperti itu, aku akan menjadwal ulang pertemuannya.
Raman : aku tdk akan dtg lagi. Aku akn menunjukkan kpd dia tempatnya.
Shagun : Mihika knapa kau tdk meneleponku sebelum membawa Adi sini. Aku akn membawanya sekarang, dmn Adi.
Ishita : aku memberinya obat penghilang rasa sakit, dia sedang beristirahat.

Shagun dan Ishita berdebat.
Ishita : rongga nya dalam, minum obat tdk akan membantu, aku perlu izinmu utk mencabut giginya.
Shagun : aku ingin bertemu dgn nya.

Ishita menceritakan pada Shagun ttg reaksi Adi yg menjadi agresif ttg Ashok.
Ishiya : mungkin Adi merasa tidak nyaman pada Ashok.
Shagun : omong kosong apa ini, kau tinggal keluar dari itu, aku tahu anakku.
Ishita : kau mengenalnya dengan baik, jika dia tidak suka Ashok, dia tidak bisa memberitahumu.

Shagun pergi menemui Adi.
Mihika : aku rasa ini sikap seorang wanita santun yg sakit.

Ishita mendapat telfon dr Mani.
Ishita : dimobil, putih, baik aku akan datang.
Ishiya : Mihika tolong kau jgn katakan apapun pada Mihir, karena dia baru bersatu dengan Shagun setelah bertahun-tahun.

Ishita menemui Mani dan memuji mobilnya
Shagun melihat Ishita pergi.

Shagun berpikir : itu bkn mobil Raman, jd dgn siapa dia akan pergi.

Raman dan Mihir berbicara.
Raman marah pada Abhimanya.
Raman menceritakan tentang Adi.

Raman : aku senang skg aku bisa menemui Adi di rumahmu sekarang, Mihir apa kau bisa melihat sakit giginya Adi.
Mihir : baiklah.

Mihir pergi.
Raman melihat Bala pergi dan Raman pergi setelah dia.
Bala melihat Raman di cermin.

Bala : apa yang dia lakukan di sini.
Raman : aku yakin dia Bala, tapi mengapa dia menghindariku seperti ini.

Bala keluar dari hotel.
Raman melihat Bala pergi dgn terburu-buru.
Malam nya, Raman marah.

Raman : Abimanyu ini, dia membuatku harus bertemu presentasi lagi.

Ishita berbicara kepada Mani.
Ishita : Mani terima kasih, ini adalah sesi yg baik utk mengobrol, kita mgkn akak segera bertemu lagi.

Ishita pulang.
Ishita : Raman bagaimana hari ini, dan kemana kau pergi, hari ini aku sangat menikmati pertemuanku dengan Mani.

Raman bangkit dari tempat tidur dan berjalan ke sisi lain.
Ishita juga menabrak Raman dan Ishita terjatuh, Raman memegang pinggang Ishita.
Mereka saling bertatapan.
Ishita tersenyum melihat Raman.

Raman : apa kau akan berdiri seperti ini sepanjang malam, tinggalkan aku, aku punya pekerjaan.
Ishita : siapa yang telah memelukku.
Raman : pergilah.

Raman marah dan pergi.
Ishita tersenyum melihat dia.

Ishita berpikir : dia begitu kasar, aku sudah berbicara dengan cinta tapi dia bahkan tidak tersenyum. Aku mmg tepat memberi nama yg baik untukknya, dasar Ravan Kumar.

Raman menatapnya.
Raman : ada apa? Aku hanya bercanda, kau selalu menunjukkan gigi.

Mereka berdebat.
Ishita : aku sedang merasa senang hari ini jadi aku tdk akan melawan, suasana hatiku sedang baik.

Raman menatapnya.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 244 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 244 Tayang di ANTV"