Sinopsis Mohabbatein Episode 245 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 245 Tayang di ANTV. Mihika belanja saree.

sinopsis-mohabbatein-episode-245-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-245-tayang-di-antv

Mihika : Shagun bagaimana Adi.
Shagun : dia sakit tapi sekarang dia sedang tidur.

Shagun memilih saree untuknya.
Mihika : aku tidak akan memakai ini, bahkan Mihir tidak akan suka.
Shagn : percayalah, aku rasa ini sempurna, aku yg melihatnya.

Mihir datang dan bertanya pada Shagun tentang Adi.
Mihika : dia masih merasa sakit tp skg sedang tidur.

Shagun menunjukkan saree.
Pria : Shagun mengapa kau memilih saree ini.
Shagun : tutup mulutmu, aku akan membayar ini.
Mihir : kau tidak layak memakai saree ini Mihika.

Shagun datang dan memberikan uang, bahkan ketika Mihir menghentikannya.
Adi memanggil Shagun dan Shagun pergi.

Mihir : terima kasih Mihika, kau mengambil saree buruk ini dan menyebutnya baik.

Mihika tersenyum.
Mihir : aku akan mendapatkan yang lebih baik untukmu, terima kasih karena aku dan Shagun berkumpul karena kau.

Mereka mengatakan aku mencintaimu satu sama lain.
Amma merasa damai tanpa kehadiran Ibu Bhalla.

Appa : aku tidak bisa mengerti kaliam berdua.
Amma : krna kau tidak datang di antara kami.
Appa : bukan kau merasa kehilangan.

Appa tertawa.
Apopa : Madhu apakah kau berbicara dengan Ishita.
Amma : aku akan pergi dan bertemu Ishita, aku akan menanyakan padanya apakah dia membutuhkan bantuan.

Amma datang ke rumah Bhalla.
Ruhi berbicara padanya.
Ishita memiliki banyak pekerjaan dan dia harus pergi ke klinik.

Ruhi : nenek mengapa kau sedih.
Amma : disini terlihat begitu tenang.
Ruhi : apa nenek merasa kehilangan dia.
Amma : tidak.
Ruhi : nenek (bhalla) juga pasti merasa kehilanganmu, nenek (bhalla) menulis dalam email, aku jg akan mengajari nenek untuk menggunakan email, dgn begitu kalian dapat chatting.

Mihir dan Raman datang untuk bertemu Abimanyu Raghav.
Sekretaris : pertemuan tersebut dibatalkan.
Raman : mengapa, kami datang 10mins sebelum wktunya.
Sekretaris : dia tidak menyukai botol scotch yg kau kirim.
Raman : apa, tp kami tidak mengirimkannya.
Mihir : aku tidak tahu siapa yang telah mengirimkannya.
Raman : siapa sebenarnya orang gila ini.

Ashok datang ke sana dan mengejek Raman.
Raman : sekarang aku tahu, dan aku tidak terkejut, kau melakukan ini atas namaku karena kau tidak bisa mendapatkan kontrakmu sendiri.
Ashok : Raghav bukan manusia yg setingkat dgnmu, dan aku tidak memberinya suap seperti kau.

Ashok pergi.
Ishita datang ke rumah Mihir untuk mengetahui info dari Mihika bhwa Ashok datang utk makan malam.

Mihika : Shagun yg mengundangnya.
Ishita : setiap kali Raman dan Ashok bertemu, pasti akan ada ketegangan.
Mihika : ya, aku merasa mereka harus menjauh krna Mihir akan merasa lebih baik.
Ishita : aku akan mencobanya, Raman akan datang bersama Mihir.

Vandu bertanya tentang menu.
Mereka menertawakan Mihika.

Mihika : aku akan membuat makanan, lalu Mihir akan makan dan menyukainya.
Ishita : mgkn aku akan memperingatkan Mihir.
Mihika : kk apa kau memiliki ide makanan seperti di restoran.
Ishita : aku punya kemarin.

Ishita bercerita tentang Mani, dan persahabatan mereka.
Ishita mengatakan tentang menu.

Ishita : kita mgkn bisa membuat salah satu hidangannya masing-masing, Mihika kau bisa membuatkan keripik dan minuman dinginnya.

Mereka tertawa.
Ishita : aku akan berbicara dengan Raman.

Raman berbicara dengan Tuan Mehra.
Raman : Ashok sdh memberi suap dengan namaku.

Ishita mendengar Raman dan melihat kemarahannya.
Ishiya memberinya air dingin untuk mendinginkan pikiran dan kemarahannya.
Ishita bercerita tentang makan malam.

Ishita : sebenarnya ini direncanakan oleh Shagun utk Mihir dan…
Raman : Ashok akan datang ke sini, kau pikir aku akan datang, itu tidak mungkin.

Ishita meminta Raman untuk mendukung Mihir dan Shagun.
Raman : baiklah, tp jika Ashok berbicara, aku tidak akan megampuni dia.
Ishita : kau tidak akan melakukan apapun, krna aku akan mengajarkanmu untuk berperilaku.

Ishita bercanda pada dirinya.
Ishita : itu permintaan, kau harus setuju.
Raman : apa yang kau inginkan, apa kau ingin aku tanyakan pada Ashok bagaimana kabar dia, brp tinggi badannya, dia begitu tampan.
Ishiya : bukan kau yg akan menikah dengannya.
Raman : itu akan lebih baik, aku akan berperilaku sendiri.

Ruhi dan Shravan datang dan berkelahi.
Air jatuh dan Ruhi jatuh terluka.
Raman melihatnya jadi marah, tp kemudian Raman merubah nada suaranya dgn manis dan tenang.

Raman : ini semua kesalahan Ibu Ishi, dia tdk mengajari kalian untuk menggunakan mata saat berjalan, kalian bermainlah, aku akan membersihkan ini.

Ishita tersenyum.
Ishita : dia tidak marah.

Malam nya, semua orang datang dalam pesta makan malam
Shagun : Mihika apa kau tidak belajar memasak.
Ishita : jangan khawatir, dia akan mengambil pelatihan dari Poornima.
Shagun : ibuku adalah koki terbaik, Raman dan Mihir saksinya.

Raman bergabung dengan mereka.
Mihir : Raman terima kasih kau sdh mau datang.
Raman : Bala apa kau tadi pergi ke Park Hotel.

Bala tertegun.
Raman : apakah kau mengenakan kemeja biru.
Bala : tidak, kemeja biruku di laundry sejak satu minggu.
Raman : oh baiklah, mungkin aku salah.

Ashok datang dan Shagun menyambutnya.
Ashok melewati beberapa ejekan hubungan menyatukan setelah waktu yang lama.
Ishita meminta mereka datang ke meja makan untuk makan malam.
Mereka duduk untuk makan.

Ashok : aku telah bertemu dengan klien baru pagi tadi, dan dia tidak suka pendatang akhir.

Raman bereaksi dan Ishita membuatnya tenang.
Raman mengejek Ashok krna sampai tepat waktu, atau dia tidak akan mendapatkan apa-apa untuk bertahan hidup.

Mihika : kami semua membuat salah satu hidangan masing-masing, aku berharap rasanya tdk buruk.

Ishita dan Shagun membuat Palak Paneer.
Shagun : semua orang akan tahu siapa yang lebih baik dlm memasak.
Ashok : aku tidak bisa makan palak paneer, kau tahu aku punya alergi dengan itu.

Shagun meminta Ashok untuk mencicipinya.
Raman : sayuran yg sehat tapi dia memiliki alergi.

Raman ejekan utk Ashok.
Raman melihat Bala bertingkah aneh dan pergi mejauh untuk menjawab panggilan telfon.

Bala : maaf guys, kami harus pergi sekarang.
Ishita : kk makanlah dulu baru pergi.
Bala : Ishita aku punya beberapa kelas skg dan pagi nanti, aku harus pergi, maaf, ini mendesak.
Vandu : tapi kita berada di sini untuk kadang-kadang.
Bala : tidak, kita butuh banyak waktu jika ingin kesini lagi.

Mihir meminta Mihika untuk membungkus makanan untuk mereka.
Bala meminta Vandu untuk segera pergi.

Raman : selamat malam Bala.

Raman berpikir.
Shagun meminta Raman untuk mencicipi palak paneer buatannya.

Shagun : katakan punya siapa yg lebih baik dan siapa yang sdh membuatnya.
Mihika berpikir : aku tidak memberikan paneer buatan Shagun utk kak Raman.
Raman : rasanya baik, dan ini dibuat oleh Ishita.

Ishita dan Mihika senyum.
Mihika : bagaimana kk ipar tahu, dia membuat ini.
Raman : dia adalah istriku dan dia tahu pilihanku, dia tahu aku suka pedas, dan tentang yang satu ini, Shagun tidak peduli untuk selera semua orang, tanpa garam, tidak ada cabai, itu tidak terjadi, buatlah Ashok makan sesuatu, bagaimana dia akan bekerja pagi hari nanti, krna dia akan memiliki presentasi.

Mihir dan semua orang tersenyum.
Ishita dan Raman pulang.
Mereka berada di kamar mereka.
Ishita mengucapkan terima kasih krna menyukai dan mengetahui hidangan nya.

Raman : ya, tapi aku harus berpikir itu adalah Sambar, sebenarnya aku harus memuji istriku dihadapan orang lain.
Ishiya : kau tidak bertindak, kau pasti mmg menyukainya, sehingga kau makan begitu banyak.
Raman : itu mmg lebih baik daripada palak paneer buatan Shagun.

Ishita tersenyum.
Raman : ini semua berkat Mihika.

Ruhi batuk mengejek mereka.
Raman : terima kasih untukmu juga.
Ruhi : Ayah belum membiarkan Ibu Ishi bangun oleh alarm dan melakukan semua pekerjaan.
Mihika : ini begitu romantis, tolong ajari ini pada Mihir juga.

Ishita bangun dan melihat jam 8:00.
Ishita : aku terlambat, mengapa alarm tidak berbunyi, aku akan meminta Amma untuk membawakan makanan untuk Raman dan Ruhi.
Ruhi : Ayah kau harus menjaga Ibu Ishi dalam suasana hati yang baik.
Raman : ayo kita datang, dan kita akan membuatnya terkejut.

Ishita keluar dan melihat makanan yang sdh dibuat.
Raman dan Ruhi : kejutan.
Raman : kau selalu membuat palak paneer, jadi kami melakukan ini.
Mihika : ini adalah ide kak Raman, Ruhi dan aku membantunya.
Ishita : aku benar-benar terkesan.

Ishita tersenyum.
Raman memberikan senyum manis.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 245 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 245 Tayang di ANTV"