Sinopsis Mohabbatein Episode 246 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 246 Tayang di ANTV. Raman dan Ruhi memberikan sarapan kejutan untuk Ishita. Ishita bahagia.

sinopsis-mohabbatein-episode-246-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-246-tayang-di-antv

Mihika : itu ide kak Raman, kami hanya membantu dia.
Raman : itu ide Ruhi supaya kau bisa tidur.

Ishita mencium Ruhi.
Ruhi : apa Ibu Ishi bahagia.
Ishita : tentu saja.
Ruhi : Ayah akan mengantarku kerumah, karena Ibu Ishi sangat sibuk.
Raman : aku akan mengantarnya, datang dan makan lah dulu.

Vandu tidak melihat pakaian yang pas dan kesal.
Vandu melihat ada panggilan telepon di utk Bala dari Shagun.

Shagun : bagaimana kau bisa mengambil begitu banyak cuti.
Vandu : ini aku Vandita.
Shagun : Vandu di mana Bala, dia tidak datang beberapa hari ini, Adi lebih baik belajar dgn Bala, tolong kirim dia kerumah Mihir, krn aku sedang tinggal di sini.
Vandu berpikir : lalu pergi kemana Bal.

Bala datang dan Vandu mengengtikannya.
Bala : apa ada yg menelpon.
Vandu : ya, Shagun menelepon dan mengatakan kau tidak mengambil kelas Adi.
Bala : kelas nya telah meningkat, jadi aku tidak membagi waktu, aku akan berbicara dengannya.
Vandu : Shagun sangat marah, dan ini bisa mempengaruhi untuk Raman dan Ishita, dia ada di rumah Mihir sekarang.
Bala : aku akan mengatur semuanya.
Vandu : aku tahu kau sedang stres tentang bayi kita, tapi kita akan bersama-sama mengaturnya.
Bala : terima kasih krna kau tidak menjadi stres dalam kehamilanmu ini.

Bala melihat telepon dan dilihatnya panggilan tidak terjawab.
Raman berbicara kepada Ruhi.

Raman : Ruhi mengapa kau memuji ibu Ish ketika kau tidak mendapatkan nilai rendah dalam tes.
Ruhi : dia merasa lelah karna bekerja, itu sebabnya.
Raman : sebenarnya apa yang kau sembunyikan, janji, ayah akan menjaga rahasiamu dan tidak akan marah.
Ruhi : benarkah?
Raman : janji.
Ruhi : kepala sekolah memanngil ayah Ibu Ishi kesekolah, aku pikir ayah akan marah tapi tidak.
Raman : baiklah, tp apa yang Ruhi lakukan.
Ruhi : seorang anak bodoh menggertakku.
Raman : lalu kau jg menggertak dia.
Ruhi : tidak, aku diganggu Arpita dan aku mendorongnya, dia jatuh sehingga dia mengeluhkan aku, maaf, tapi dia orang jahat.
Raman : itu baik jika kau melawan teman-temanmu, tetapi tidak mendorong orang seperti ini, mari kita pergi sekarang.

Mereka berangkat ke sekolah.
Ishita memasak.
Gas kosong.

Ishita : Neelu mengapa kau tidak mengatakan padaku sebelumnya.
Neelu : aku akan meminta Tuan Raman untuk membelinya.
Ishita : tidak ada cara, dia pasti akan mengejekku.
Ishita berpikir : apa yang harus dilakukan, aku harus mengecek dengan Amma, aku mgkn dapat memiliki silinder ekstra.

Amma datang ke rumah Iyer dan melihat segala sesuatu kacau.
Ishita : Amma sangat menjaga kebersihan, lalu bagaimana semua ini terjadi.
Appa : ini terjadi karena ibu Bhalla, ibumu merasa sangat kehilangan dia, anak-anak mengajarkan internet padanya dan dia sibuk sepanjang malam, dia jg tidak membuat sarapan, ayah yg membuatnya, Ibumu jg mengirim permintaan teman pada semua bintang film.

Ishita tertawa.
Appa : Ishita beritahu Neelu untuk masak makan siang untuk kami juga.
Ishita : tapi ini ada masalah, gas habis di rumah kami, jadi aku pikir untuk mendapatkan silinder.
Appa : masalah yang sama.
Ishiya : ayah akan mendapatkan makan siang, jangan khawatir.

Ishita pergi dan tersenyum.
Raman sedang ingin memarkir mobil tp orang lain memarkirkan mobilnya di taman biasa tmpt Raman parkir.
Raman marah dan menegur sopir mobil itu dan memintanya untuk memindahkan mobilnya.
Abhimanya turun dari mobil dan terlihat sama gagahnya seperti Raman.

Abhimanya : apa yang terjadi, mengapa kau marah padaku.

Raman berpendapat.
Ruhi : Ayah sudahlah, kita bisa mencari tempat lain.

Penjaga meminta mereka untuk memindahkan mobil mereka, karna itu parkir utk staf.
Abimanyu : masalah dipecahkan.

Ruhi menunjukkan Raman orang yang dia mendorong.
Raman : baiklah, kau tenang saja.
Ruhi : ayahnya juga sdh datang.
Raman : kita akan melihat dia.

Abimanyu adalah ayah dari anak itu.
Raman berbicara kepadanya.

Abimanyu : putrimu pergi padamu, dia dia mulai perkelahian.

Raman mengejek dia kembali.
Mereka dipanggil oleh kepala sekolah.

Raman : kau tahu aku, anak ini sdh mengganggu Ruhi, mungkin kau sdh sangat memanjakannya di rumah.
Abhimanya : aku minta maaf dari sisi anakku, aku hanya merasa khawatir karena ini sekolah baru.
Nirvaan : maaf.

Raman meminta Ruhi untuk mengatakan maaf dan memaafkan.
Ruhi : maaf.
Abimanyu : di rumah kami, pria menghormati wanita dan tidak mengangkat tangan pada mereka.

Anak” berjabat tangan.
Abimanyu dan Raman meminta maaf satu sama lain.
Ishita memberitahu Tuan Bhalla.

Ishita : ayah mertua aku khawatir karena aku sdh memanggil begitu bnyak tapi tdj ada yg memberikan silinder.
Tuan bhalla : ya, mereka mgkn korup.
Ishita : aku mgkn akan dapatkan jika aku memesan hitam.

Ishita mendapat telfon dan meminta org utk menyampaikan silinder.
Ishita pergi kekamarnya.
Raman pulang dan bertanya ttg Ishita.
Tuan Bhalla bercerita ttg masalah gas dan Ishita tdk pergi ke klinik.

Raman : apa kau tdk makan hari ini, dan Ishita apa kau baik” saja.
Ishiya : ya.
Raman : Ayah mengatakan ttg masalahmu.
Ishita : ya, itu selalu.
Raman : apa, SSO berhenti makan bnyak.
Ishita : berhenti makan?
Raman : kau hrus mencoba homeopati.
Ishita : apa hubungannya.
Raman : itu akn membantu.
Ishita : jgn bercanda, aku sdh mengirim Neelu utk membuat Rajma Chawal.
Raman : apa kau gila, kau malah meningkatkan masalah.

Ishita mendapat telfon dan meminta pria itu utk mendapatkannya dgn cepat dan tdk membantah.
Raman : Aku tahu kepalamu mgkn sakit, muntahlah skg.
Ishita : bagaimana kau ini bisa kasar, aku tdk akan berbicara denganmu, bagaimana kau bisa bertanya kepadaku utk muntah.
Raman : duduk di sini, aku punya solusinya.
Ishita : masalah ini tdk akan diselesaikan.
Raman : berbaring saja.

Raman memegang kakinya utk bergerak.
Ishita : apa yang kau lakukan, aku tdk bisa bersantai, karena masalah ini tdk bisa memecahkan apaun.

Tuan Bhalla memanggil Ishita dan dia pergi.
Raman : dia adalah salah satu orag yg begitu marah.

Silinder datang.
Ishita : siapa yg telah mengirim ini.
Tuan bhalla : temanmu yg telah mengirimkan ini.
Ishita : Mani yg telah mengirimkan ini.

Ishita merasa senang.
Raman melihat nya.

Raman : apakah kau memiliki masalah dgn gas ini.
Ishita : ya, aku sdh bilang.
Raman : aku merasa…
Ishita : apa, hm.
Raman : hal itu terjadi pd semua org.
Ishita : aku ini dokter dan aku tahu cara utk mengontrol dietku.
Raman : ya benar sekali, tp 8 dokter memiliki masalah ini, kau harusnya berterima kasih kpd temanmu.
Ishita : ya dia adlah yg trbaik.
Raman : apakah dia bekerja di perusahaan gas.
Ishita : dia adalah seorang pria, dia pernah satu sekolah dgn ku.
Raman : sehingga kau pergi dengannya utk makan malam.
Ishita : ya.

Raman merasa jengkel.
Ishita tersenyum.

Ishita : dia merasa buruk mengetahui aku pergi makan malam dengan pria, itu berarti dia cemburu, itu baik.

Shagun suka pp kartu pernikahan dan menunjukkannya pada Mihir dan Mihika.
Shagun : ini sangat mahal, apa aku harus memesan ini untuk kalian jg, kita mgkn bisa menikah di mandap yg sama pada hari yg sama, kita mendapatkan cinta sejati pd hari yg sama, ini akn menjadi pernikahan mahal, dan kau tdk mampu.
Mihir : tdk, kami memiliki Raman.
Shagun : mngp Raman, kita punya Ashok.
Mihir : pernikahan akn menjadi grand, karna hati Raman lebih besar dari pd Ashok, kau lupa ttg pernikahan besarmu, tp pernikahan Raman dan Ishita ini juga adlh grand.
Shagun : tapi aku ingin mengatur satu upacara ini utk adik ku.
Mihika : kami sdh memutuskan bhwa kami tdk akan menikah sampai Ibu Bhalla dtng kembali.
Shagun : aku ingin berbagi tanggal khususku, kalau kalian tdk ingin, kalian boleh teruskan.

Shaguj mendapat telepon dan pergi.
Mihika menenangkan Mihir dan memegang tangannya.
Ishita tidur di sofa.
Raman bangun.

Raman : siapa sebenarnya Mani ini, sepanjang hari dia hanya melantunkan Mani Mani, dia menjadi Shani untuk hidupku, apa seperti ini temannya, aku akan bertanya dan datang padanya.

Raman mencoba utk membangunkan Ishita dan melihat dia sdh tidur.
Raman berbalik dan Ishita memegang sebuah buku dari jauh.

Raman : sku akan mencari tahu siapa itu Mani, dia tidak akan memberitahuku jika aku bertanya padanya, aku akan memeriksa teman”nya.

Raman berbalik dan dia pergi dari laptop dan melompat ke tempat tidur dgn menyembunyikan wajahnya.
Raman kemudian berdiri dan mengambil laptop.
Raman pergi keluar utk menggunakan laptop dan menutup pintu.
Raman duduk disana.

Raman : tp siapa namanya, Mani Subramanium, Pillai, Swamy, tdk mereka mendapatkan nama, dia tdk memiliki teman umum apapun, mgkn dia sdh gila utk menjadi temannya.

Raman berpikir dan mencoba utk mencari tahu.
Raman : apa yg akn aku lakukan, aku hrus memata”i dan duduk di toilet jg.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 246 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 246 Tayang di ANTV"