Sinopsis Mohabbatein Episode 247 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 247 Tayang di ANTV.

sinopsis-mohabbatein-episode-247-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-247-tayang-di-antv

Tuan Bhalla : Ishita ayah akan mengantarkan Ruhi.
Ishita : terima kasih ayah mertua, tapi di mana dia.
Tuan bhalla : dia mungkin pergi untuk memanggil Shravan.
Ishita : itu baik, mereka tidak bertengkar hari ini.

Raman datang.
Tuan Bhalla : Raman kau harus tidak tidur dengan baik.
Raman : aku punya pelerjaan di situs sosial untuk menangkap dengan beberapa situs ayah.

Raman tidak menyukai teh dan merasa kesal.
Tuan Bhalla : kalau begitu istirahatlah dulu baru pergi ke kantor.

Ishita tertawa membaca pesan lelucon dari Mani.
Ishita : dia manis sekali, dia tahu bagaimana untuk mengubah suasana hatiku.

Raman merasa cemburu.
Raman : apa dia tidak punya pekerjaan sampai harus mengirim pesan padamu.
Ishita : dia memiliki banyak pekerjaan, tapi dia hebat, apa kau mau tahu apa isi leluconnya.
Raman : aku tidak tertarik.

Romi tersenyum melihat reaksi Raman.
Raman pergi.

Ishita : mmg apa masalah nya, tidak bisakah dia tersenyum
Romi : kk cemburu.
Ishita : tapi mengapa.
Romi : krna kk ipar memuji pria lain.

Ishita berpikir keras.
Ishita : aku merasa ini baik, kecemburuan ini terlihat bagus.

Raman bersiap-siap dan meminta Neelu untuk mengirim makanan ke kantornya.
Raman melihat Romi tersenyum dan menegurnya.

Raman : pergilah ke kantor.
Romi : baiklah.

Romi pergi.
Raman merasa kesal.

Raman : aku tidak punya waktu kosong seperti Mani untuk mengirimkan lelucon bodoh.
Ishita : bertemulah dgn nya sekali, kau psti akan jatuh cinta dengannya.
Raman : aku menyukai caraku sendiri, dan aku tidak mecintai pria.
Ishita : kau begitu lucu saat cemburu.
Raman : apa kau hilang akal membuatku menyukai Mani, berhentilah tertawa dan mulai lah mmbuat final desain mobil dengan Mihika.

Ishita tertawa saat Raman pergi.
Mihika menyukai sebuah kartu undangan, dan Mihika meminta pria itu untuk mencetaknya, karena pilihan kartu pernikahan tidak dilakukan.
Biaya kartu pernikahan Ashok diberikan.
Mihika bertanya krp pria itu tentang kartu nya.

Pria : belum dicetak, dia hanya mengambil sampel.
Mihika : Shagun bilang Ashok telah mencetak kartu, lalu mengapa dia hanya membuat sampel, dia pasti merencanakan permainan dengan Shagun.

Ishita akan bertemu Mani.
Ishita : Raman apa kau ingin dtang.
Raman : tdk, aku jg kehilangan kontrak karena Ashok, jadi aku tdk ingin datang.

Ishita meminta Raman utk makan bersama Ruhi dan meminta Neelu utk memanaskan makanan.
Ishita pergi.
Raman marah.

Raman : dia berpakaian sangat baik hanya utk menemui temannya, ini di Delhi dan tdk aman, tp aku tdk peduli. Jika terjadi sesuatu, Mani nya yg akan datang utk memberi keamanan utk nya.

Ishita datang ke restoran utk menemui Mani.
Raman jd datang kesana dan melihat Ishita duduk di meja yg sudah dipesan nya.

Raman : aku ingin lihat bagaimana temannya itu, org itu menelepon Ishita tp dia membuat Ishita duduk sendiri, siapa namanya, oh ya Mani, aku tdk melakukan ini, persahabatan harus dilakukan dgn baik, bukan setengah seperti ini.

Seorang pria Murli datang untuk menemui Ishita.
Murli : maaf, Tuan mengutusku utk bertemu dgnmu.

Raman berpikir Murli adalah Mani dan komentar pada dirinya.
Murli : Tuan akan datang 10mins lagi.
Ishita : baiklah.
Raman : dia temannya, aku takut dia? Oh tidak.
Murli : Tuan tidak ingin membuatmu duduk di sini sendirian, jadi dia telah mengutus Aku.
Ishiya : ya, dia selalu berpikir untukku, duduklah.
Raman berpikir : mengapa aku takut, dia sama sekali tak tertandingi denganku.

Raman menggoda seorang gadis.
Raman : gadis masih mati bagiku.

Raman lega bahwa pria itu tidak macho.
Ishita berbicara kepada Murli.

Ishita : kau bekerja di Turki atau di kantor Delhi.
Murli : Delhi.

Mani (abhimanyu) datang ke sana.
Mani : Ishu ……

Ishita tersenyum melihat dia.
Mani : maaf, aku benar-benar sangat menyesal.
Ishita : Mani..

Ishita memeluknya.
Mani : sebenarnya aku tidak suka datang terlambat.
Ishita : ok, itu biasa terjadi.
Mani : tidak, itu perilaku buruk karna sdh membuat wanita menunggu, jadi akk telah mengirim Murli.

Murli meminta mereka untuk menikmati makan malam dan pergi.
Abimanyu bertanya tentang suami Ishita.

Ishita : maaf dia tidak datang.

Abimanyu mendapat panggilan mendesak.
Abimanyu : aku akan datang setelah satu jam.

Abimanyu mengakhiri panggilan.
Abimanyu : mengapa suamimu tidak datang, apa dia takut.
Ishita : tidak.

Raman pulang kerumah dgn tersenyum.
Raman : aku pergi untuk memata-matai istriku hanya demi org itu.

Raman mendapat telfon.
Raman : aku akan mendapat kebun binatang utk melihat hewan baru.

Abimanyu dan Ishita minum jus.
Abimanyu : apa kau nanti bs dtang kerumahku utk makan malam, krna aku baru saja menandatangani kontrak dgn temanku, jd aku membuat pesta di rumah, kau akn menjadi nyonya di pestaku, seperti yg kau tahu, tdk ada satu orang pun dlm hidupku, aku mohon bantu aku.
Ishita : pihakmu itu selalu sempurna.
Abimanyu : kau yg dpt membuatnya sempurna.
Ishita : maaf, tp aku tdk akn datang krna aku tdk tahu siapa pun disana.
Abimanyu : tp kau tahu aku, kau adlah teman terbaikku, aku mohon.

Ishita setuju.
Abimanyu : ajak juga suamimu dan minta dia untuk bergabung dengan kita, kau jg bisa mengelola perusahaan jika aku sedang sibuk.
Ishita : mengapa Tuhan tidak memberi sikap tersebut kpd suamiku.
Abimanyu : itu tidak adil, jgn membandingkan.
Ishita berpikir : aku tidak tahu apa Raman akan dtg atau tidak, biarkan aku melihat dia dulu, dia sedang marah atau tidak.

Raman bertemu seorang pria stafnya.
Ishita menelfon Raman dan meninta dia utk dtg ke pesta rumah Mani.

Raman : aku tidak akan datang.
Ishita mencoba untuk meyakinkan Raman untuk datang kepesta rumahnya Mani.
Raman : aku tidak peduli, jika aku ksn aku bs melakukan rumah itu jadi hangat atau membakarny, atau apa pun.
Ishita : mengapa kau tidak bisa datang denganku, ketika aku selalu datang saat kau minta, aku tidak meminta cintaimu, Aku hanya meminta hal-hal yg kecil, kau bisa datang demi aku, apa yang harus aku katakan padanya sekarang.
Raman : aku tidak ingin memberi harapan, aku tidak bisa datang.

Raman mengakhiri panggilan.
Raman : Ishita bilang bahwa dia tidak meminta cintaku, apa aku di sini untuk mendistribusikan cinta.
Ishita : dia mengakhiri panggilannya, dia tidak peduli padaku.

Ishita menangis.
Abimanyu melihat Ishita menangis.
Abimanyu : Ishu apa yang terjadi.
Ishita : tdk ada apa-apa.
Abimanyu : aku tahu bagaimana seorang suami dan perkelahian dgn istri, suami mu mungkin mengatakan mengapa aku harus datang ke pesta temanmu, benar kan.
Ishita : kau sangat memahami hubungan, tp mngpa kau msh sendirian.
Abimanyu : krna wanita tersebut tidak datang dalam hidupku, dan tidak ada yang bisa menanggung perkelahianku.

Ishita tersenyum dan mereka pergi.
Raman berbicara tentang pekerjaan dan berpikir tentang Murli.
Raman tertawa.

Raman : sahabat istriku persis sepertimu, ramping, dan memakai spec.

Raman tersenyum.
Raman bertanya tentang persahabatan kuliahnya.

Pria ; aku punya teman, tapi aku PR-nya dan dia membuatku menjadi saudara.

Raman menyebutnya Jenis Chusa.
Raman : orang-orang sepertiku mengambil gadis-gadis tersebut.

Raman sedanh mengatakan tentang dia dan Ishita.
Ashok mencoba beberapa pakaian dan Shagun melihat dia online.

Shagun : kau terlihat tampan, Ashok apa kau tidak akan membawaku ke pesta, krn aku merasa bosan, aku jg tidak pergi ke spa.
Ashok : ya, kau pergilah ke spa, aku akan melakukan pemesanan, aku jg tidak ada pertemuan sampai pernikahan.

Shagun mendengar ada suara.
Shagun : siapa itu yg ada di dalam ruangan.
Ashok : percayalah, kau tdk perlu meragukan aku.

Ashok menunjukkan Ramdeen.
Shagun : maaf.

Ashok memberikan kesan yang baik dan mengakhiri panggilan video.
Ashok : satu bulan ini hubungan akan berakhir dan dikonversi dalam kehidupan istirahat yg panjang.

Raman datang ke kamarnya.
Raman : aku akan pergi ke pestanya Mani, tapi mengapa, apa dia temanku. Aku sdh berbicara dengan Ishita dgn kasar, jika aku pergi, dia tidak akan bahagia, mengapa aku harus pergi, apakah dia mencoba meyakinkan aku, dia jg tidak mengirim pesan atau menguhungiku.

Raman mendapat telfon dari bank dan berpikir kalau itu dari Ishita.
Raman : aku tidak ingin kredit apapun.

Raman mengakhiri panggilan dan tersenyum melihat foto di ponselnya.
Raman : aku tidak terlihat begitu buruk, lalu mengapa aku mengambil pakaian jika aku tidak harus pergi.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 247 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 247 Tayang di ANTV"