Sinopsis Lonceng Cinta Episode 21- Serial Drama India Lonceng Cinta

griyasinopsis.com. Pada kesempatan ini Griya Sinopsis akan memberikan Sinopsis Lonceng Cinta Episode 21- Serial Drama India Lonceng Cinta. Pada Serial Drama India yang Tayang di ANTV, mengisahkan:

sinopsis-lonceng-cinta-episode-21-serial-drama-india-lonceng-cinta

sinopsis-lonceng-cinta-episode-21-serial-drama-india-lonceng-cinta

Abhi dalam perjalanan dan berpikir bahwa Pragya dan Suresh berniat balas dendam padanya. Sementara Pragya meminta maaf pada Suresh dan memintanya menarik pengaduannya. Suresh pun berkata akan mencoba berbicara dengan Panwala untuk menarik laporannya.

Abhi sampai di daerah rumah pragya dan melihatnya masih mengobrol dengan Suresh, Suresh memegang tangan Pragya dan Abhi melihatnya. Abhi pun berkata akan mengirim mereka ke penjara.

Aakash berbicara ditelepon dengan pengacaranya dan meminta surat jaminan pembabebsan Abhi disiapkan dengan segera, Daadi muncul bersama sepupunya dan menanyakan Abhi, Pammi berkata Abhi ada di kantor polisi. Aaliya berkata Abhi mengalami kecelakaan bersama mobilnya dan polisi ingin mengetahui mobil mana yang telah dipakainya. Daadi pun merasa cemas.

Abhi datang, Daadi pun memeluknya dan berkata bahwa dirinya sangat mengkhawatirkan Abhi. Abhi berkata bahwa tidak terjadi apa2 dengannya. Tak lama kemudian Pragya datang. Sepupu Daadi meminta Daadi untuk tenang dan meminta Pragya memegang tangan Abhi. Daadi meminta Abhi berjanji untuk tidak minum lagi. Abhi pun dengan marah menyetujuinya.

Purab membawa paman, bibi dan sepupunya mendatangi butik untuk memilih baju pernikahan. Purab berpikir bagaimana memberitahu mereka bahwa dirinya akan menikahi Aaliya dan bukan Bulbul.

Bulbul mendatangi butik yang sama, sepupu Purab mengenali Bulbul dan mendatangi Bulbul lalu memanggil ayah ibunya. Purab melihat dari atas dan kemudian Purab muncul. Purab menjelaskan bahwa Bulbul bukanlah gadis yang akan dinikahinya.Bulbul pun pamit. Purab lalu meminta keluarga pamannya untuk tidak membawa nama Bulbul saat pernikahannya.

Abhi meminta pengacaranya untuk menangani kasusnya. Pengacara Abhi berkata bahwa polisi telah mengambil pernyataannya jadi Abhi tidak bisa lepas kecuali Panwala menarik laporannya. Pengacara itu menyarankan agar Abhi mengatakan bahwa gadis yang bersamanya didalam mobil adalah Pragya dan bukan Tanu. Abhi meminta pengacaranya menemukan pilihan yang lain. Pragya mendengar pembicaraan mereka dan meminta Abhi mendengarkan saran tersebut.

Pragya sedang berada di kamar Daadi dan sedang melipat serta membereskan baju2 Daadi sambil membicarakan kasus Abhi. Setelah itu Pragya pergi ke kamarnya, Abhi sedang mengepas bajunya. Pragya lalu mengatakan sesuatu dan Abhi mengambil bajunya kemudian menginjak2nya. Saat itulah ponsel Pragya berdering, Suresh menelponnya. Sewaktu akan melangkah mengambil ponselnya di tempat tidur, Abhi sengaja membuat Pragya terjungkal saat lewat dihadapannya tapi Pragya cukup sigap, dia langsung memegang lengan Abhi hingga dirinya tidak terjatuh. Mereka pun saling pandang satu sama lain, ketika tersadar Abhi langsung melepas pelukannya. Pragya mengambil ponsel dan beranjak pergi.

Pragya menemui Suresh di suatu tempat, Suresh berkata bahwa Panwala menginginkan uang jika ingin kasusnya ditarik kembali. Abhi sepertinya sengaja mengikuti dan melihat pertemuan mereka dari kejauhan. Abhi pun merasa kesal. Pragya pun berkata bahwa dirinya ingin bertemu dengan Panwala. Lalu Suresh pergi bersama skuternya sementara Pragya menyetop bajaj. Abhi pun berpikir mereka akan bekerja sama untuk melawannya.

Bulbul masuk ke kamarnya dan dia teringat sepupu Purab saat memanggilnya kakak ipar. dia melihat fotonya bersama Purab di ponselnya, sementara keluarga Purab membahas tentang Bulbul pada Purab. Purab meminta mereka tidak menanyakan tentang ini semua karena dirinya tidak ingin membahasnya lalu dia pergi ke kamarnya. Purab kembali teringat kenangannya bersama Bulbul dan dia meihat fotonya bersama Bulbul di ponselnya. Meski terpisah tempat, baik Purab atau pun Bulbul sama2 teringat kebersamaan mereka dan menangis.

Suresh dan Pragya menemui Panwala dan berbicara dengannya. Panwala berusaha menjelaskan lalu Pragya mengeluarkan perhiasannya dan hendak memberikan pada Panwala. Suresh melarangnya tapi Pragya bersikeras. Abhi melihat mereka dari kejauhan dan terkejut. Setelah mendengar penjelasan Pragya, Panwala menerima perhiasan tersebut. Abhi pun bergumam sendiri.

Abhi sedang menonton TV sambil meluruskan kakinya dan diletakkan di atas meja hingga menghalangi Pragya yang akan berjalan. Abhi sok cuek dan membiarkan kakinya menghalangi Pragya. Pragya lalu berusaha mengambil selimutnya yang di duduki oleh Abhi. Abhi sengaja tidak mau pindah dan membuat Pragya harus menarik selimut tersebut dengan sekuat tenaga. Pragya pun mengomel dan akhirnya dia berhasil menarik selimutnya. Tapi kemudian Pragya melihat film horor yang sedang ditonton Abhi dan Pragya menjerit ketakutan saat melihat boneka Anabelle. Pragya lalu bergegas ke balkon setelah mengomel pada Abhi. Abhi sendiri lanjut menonton filmnya dan tiba2 dirinya teringat ucapan Pragya dan menjadi ketakutan. Abhi mematikan TVnya dan bergegas naik ke tempat tidur dan bersembunyi dibalik selimut. Pragya kembali ke dalam kamar dan mengambil air serta bantal. Tapi karena cuaca gelap bayangan Pragya di cermin terlihat menakutkan saat Abhi melihatnya. Abhi pun menjerit. Pragya yang juga ketakutan langsung naik ke atas tempat tidur Abhi. Abhi lalu menghidupkan lampu dan baru sadar jika bayangan tadi adalah Pragya. Pragya tersadar dan mengomel kembali pada Abhi.

Abhi masih merasa ketakutan dan ingin Pragya menemaninya tapi Abhi terlalu gengsi untuk mengatakan bahwa sebenarnya dirinya tengah ketakutan. Abhi pun berusaha menakut2i Pragya dan Pragya pun setuju untuk tidur di tempat tidur Abhi. Abhi memberikan bantal2 kecil sebagai pembatas ditengah2 ranjangnya. Mereka kemudian berbaring dengan saling memunggungi. Abhi lalu melihat tirai jendela masih berkibar2 di tiup angin karena jendela kamar memang masih terbuka. Abhi pun semakin membenamkan wajahnya dibalik selimut. Tiba2 remote TV terjatuh dan TV kembali menyala. Abhi dan Pragya terkejut lalu saling tidur berhadapan untuk mengurangi rasa takut mereka.

Pagi harinya, Daadi sedang memberikan perintah pada pelayannya. Lalu Daadi menemui Pragya dan memintanya untuk mengurus upacara mehendi. Daadi lalu melihat hadiah2 masih berserakan di atas meja. Daadi memanggil Abhi dan menyuruhnya untuk memindahkannya kemudian Daadi melangkah pergi. Abhi dan Pragya lalu mengangkat nampan hadih itu bersama2, ketika sedang bersitegang dengan Abhi, Pragya melihat Tanu yang baru saja datang. Pragya pun memberitahu Abhi untuk segera memindahkan nampan hadiahnya karena Tanu sudah menunggunya. Abhi berbalik melihat Tanu dan dia pun memberikan nampan itu pada Pragya, Abhi bergegas menemui Tanu. Pragya agak limbung menerima nampan tersebut karena terlalu berat. Aakash datang membantu dan membawa kan nampan itu.

Abhi berbicara berdua dengan Tanu, sepupu2 Daadi memanggil Abhi dan menghampirinya. Tanu pun segera merubah arah pembicaraan. Tanu berkata akan membantu Aaliya dan mehendinya. Indu berkata jika nama suami ditulis ditangan maka cinta mereka akan bertambah. Tanu pun menjadi bersemangat. Indu menambahkan bahwa ucapannya itu untuk orang yang sudah menikah dan bukan untuk Tanu.Tanu pun sewot mendengarnya. Kemudian kedua sepupu Daadi pergi dan Tanu kembali mengobrol dengan Abhi, Tanu berkata akan menulis nama Abhi ditangannya. Tak beberapa lama Tanu beranjak pergi setelah mencium pipi Abhi.

Pragya sedang dikuil, Aakash menemuinya dan mengajaknya berbicara. Aakash meminta bantuannya untuk berbicara pada Rachna karena dirinya sudah mencoba berkali2 tapi tetap tidak bisa berbicara dengan Rachna. Pragya pun berkata bahwa dirinya tidak bisa membantunya.

Usai berbicara, Pragya hendak pergi ke lantai atas tapi paman dan sepupu Pragya datang, Daadi dan Pragya menyambutnya. Kabir bertanya berapaorang yang akan datang untuk upacara mehendi malam ini. Daadi menjawab sekitar 40 kerabat deat. Aaliya melihat pembicaraan mereka. Lalu menghampirinya. Aaliya mengatakan pada Daadi bahwa Purab belum juga datang dan mengirimkan mehendinya, kemudian dia beranjak pergi. Sarla dan keluarganya kemudian datang.

Pragya mengajak Bulbul ke sebuah kamar dan berbicara tentang hilangnya Purab, Bulbul teringat saat dirinya bertemu dengan keluarga Purab di butik. Saat sedang berbicara tiba2 Aaliya dan Tanu membuka pintu, mereka sama2 terkejut. Aaliya dan Tanu mendengar nama Purab disebut2, Pragya kemudian mengajak Bulbul keluar. Aaliya pun penasaran dengan apa yang dibicarakan mereka berdua. Aaliya berpikir bahwa Pragya sedang bekerjasama dengan adiknya untuk menjauhkan Purab darinya.

Pragya dan Bulbul turun dari tangga, Sarla menemui mereka dan mengajak Bulbul pergi ke dapur. Tiba2 Abhi masuk ke dalam rumah dan Aaliya menghampirinya lalu mengatakan bahwa Pragya melakukan persekongkolan. Abhipun kemudian menghampiri Pragya dan membawanya ke kamar. Abhi bertanya apa yang dikatakan Pragya pada Purab hingga Purab tidak mau mengangkat telepon darinya juga Aaliya. Abhi lalu meminta Pragya menelpon Purab. Pragya lalu mengambil ponselnya dan menelpon Purab, Pragya meloudspeaker agar Abhi juga mendengar suara Purab. Saat purab menerima telepon, Abhi bertanya keberadaannya. :urab berkata bahwa dirinya sudah berada di rumah Abhi. Setelah berbicara dengan Purab, Abhi pun bergegas pergi.

Purab mengenalkan paman dan bibinya pada Daadi. Abhi melihat dari lantai atas, Pragya mendekati Abhi dan mengatakan sesuatu, sementara Aaliya menarik Purab dan berbicara berdua dengannya. Daadi menghampiri mereka dan menanyakan mehendi Purab. Purab berkata jika mehendinya ada bersama bibinya. Bibi purab lalu memberikan mehendi pada Daadi yang dengan senang menerimanya.

Bulbul datang dan terkejut melihat keluarga Purab. Bulbul segera menyingkir dari hadapan mereka. Bibi Purab pun membicarakannya.

Aaliya sedang menyelesaikan pemasangan mehendinya sambil berbicara menyindir Pragya. Kemudian Indu mengajak semua keluarga menari bersama2. Sementara Abhi sedang mengobrol bersama Purab. Purab menanyakan tentang kasus kecelakaan Abhi. Abhi menjawab bahwa itu hanya kecelakaan kecil.

Pemasangan mehendi masih dilakukan sembari mengobrol. Aaliya berbicara dengan Tanu dengan sedikit perlahan. Bulbul melintas dan melihat mereka berdua dengan sebal. Bulbul lalu bertemu Pragya dan berkata agar pragya melakukan sesuatu untuk melawan Tanu dan Aaliya.

Indu lalu menanyakan nama kekasih Tanu. Tanu menyebut nama Abhi. Semua pun terkejut mendengarnya. Daadi bertanya Abhi siapa yang dimaksud. Tanu pun menyebut nama Abhi yang lain. Bulbul lalu mendekati Tanu dan mencoba menambahkan air gula agar mehendi terlihat lebih gelap tapi ternyata Bulbul malah merusak mehendi tersebut. Tanu pun mengomel kemudian bergegas pergi. Daadi memanggil Pragya dan meminta pemasang mehendi memasangkan mehendi untuk Pragya. Daadi juga memanggil Abhi dan memintanya untuk menunggui Pragya selama dipasangkan mehendi. Abhi pun menunggui Pragya seraya tak lupa mengganggunya.

Bulbul melihat apa yang dilakukan Abhi, diapun mendekati Pragya dan mengatakan sesuatu pada Abhi. Bulbul meminta pemasang mehendi untuk membuat nama Abhi pada mehendi Pragya karena Abhi sangat mencintai Pragya. Abhi pun menjadi kesal melihat inisial namanya pada tangan Pragya.

Bunty sedang mempertunjukkan kebolehannya menari saat upacara mehendi Aaliya. Kemudian Babli juga menari bersama Bunty, mereka menari sambil menyanyikan lagu dan menirukan gaya Abhi. Daadi berkata bahwa lagu Abhi tidak bisa dipahami tapi orang2 menyukainya. Pragya juga berkata bahwa dirinya juga tidak menyukai lagu Abhi.

Abhi meminta Pragya u tuk menyanyi dan berhenti mengkritik. Tanu mengatakan bahwa Pragya hanya bisa bernyanyi lagu pooja. Pragya pun menyuruh Tanu menyanyi. Tanu pun menyanyikan lagu “Happy Love” milik Abhi tapi tak seorangpun bertepuk tangan, hanya Abhi dan Aaliya saja yang akhirnya bertepuk tangan. Sepupu Daadi lalu meminta Pragya untuk menyanyi dan Pragya menyanyikan lagu “Sun Raha Hai Na Tu” dengan merdu. Semua orang menikmati lagunya. Abhi tanpa sadar bertepuk tangan untuk Pragya. Tanu dan Aaliya pun terkejut dan merasa kesal. Aaliya memintanya untuk berhenti bertepuk tangan. Abhi pun berdalih bahwa dirinya hanya sekedar membantu bertepuk tangan.

Aaliya dan Tanu berjalan berdua sambil membicarakan Pragya, Tanu merasa bahwa semua rencana mereka untuk menjatuhkan Pragya selalu gagal dan dirinya semakin terhina sebagai gantinya. Mereka lalu mendengar sepupu Pragya mengatur dekorasi. Aaliya pun mendapat ide untuk menghina Pragya. Aaliya lalu memecahkan gelas nya dan menyembunyikan salah satu antingnya, kemudian Aaliya memanggil pelayannya (Robin), dia meminta Robin membersekan pecahan gelas dan mencari anting2nya diluar rumah. Tanu bertanya apa yang sedang dilakukan Aaliya. Aaliya pun meminta tanu untuk menunggu dan melihat. Bibi Purab mendengar percakapan mereka.

Kabir berjalan bersama anaknya dan membicarakan tentang penyelesaian kerja katering mereka. Tanu datang dan menggerutu, sepupu pragya bertanya dan Tanu berkata bahwa tidak ada pelayan padahal para tamu sedang menunggu makanan.

Sepupu Pragya sedang melayani makanan untuk para tamu. Aaliya bersama Tanu datang dan memarahi sepupu Pragya, tapi Aaliya seketika minta maaf karena mengira dia tadi peayan. Sepupu Pragya pun tidak bermasalah dengan anggapan Aaliya karena memang pelayan sedang tidak ada.

Daadi meminta Pragya membawa Abhi dan Purab. Pragya hendak mencari Abhi dan Aaliya menghentikannya, Aaliya bertanya apakah Pragya merasa malu karena sepupunya harus menyajikan makanan layaknya pelayan. Pragya berkata bahwa dirinya merasa bangga dan memuji sepupunya untuk penyajian makanan yang bagus. Aaliya pun jengkel mendengarnya.

Bibi Purab berbicara dengan Purab. Dia bertanya mengapa Purab menikahi Aaliya kalau sebenarnya Purab dan Bulbul telah diciptakan satu sama lain. Purab hanya terdiam dan beranjak pergi

Abhi meminta minuman pada Robin, Pragya muncul dan mencegahnya lalu berkata akan memanggil Daadi. Abhi pun merasa kesal. Aaliya dan Tanu mendatangi Abhi lalu menyarankan agar Abhi mencampur vodka dengan jus jeruk Pragya. Abhi pun membuatnya. Lalu Abhi mendekati Pragya dan memintanya mencoba jus jeruknya. Kemudian Sarla datang dan meminta Pragya untuk minum, Daadi datang dan menghentikan Pragya untuk minum. Daadi berkata akan memberikan jus jeruk yang masih segar pada Pragya. Daadi pun membawa pergi Pragya.

Abhi menemui Tanu dan Aaliya. Aaliya merasa kesal karena semua rencananya gagal. Tanu berkata selama msih ada Daadi maka rencana mereka tidak akan berjalan lancar. Abhi pun marah mendengar ucapan Tanu. Tanu pun meralat ucapannya dan berkata agar Abhi harus memaksa Pragya untuk meminumnya. Aaliya pun mempunyai rencana baru dan membisikkannya ke telinga Abhi.

Abhi lalu memanggil Babli dan memberinya jus jeruk yang telah dicampur vodka tadi. Abhi menyuruh Babli membuat Pragya meminum jus jeruk tersebut dan sebagai imbalannya maka Babli akan mendapat coklat.

Babli membawakan minuman itu pada Pragya dan Pragya meminumnya sampai habis. Abhi CS tertawa puas. Lalu Pragya pun mulai mabuk. Abhi kemudian mengenalkan Pragya pada temannya. Pragya juga mempermalukan Tanu. Keluarga Sarla muncul dan Aaliya memulai aktingnya dengan mengatakan pada Sarla bahwa Pragya meminum alkohol dan mengacaukan pesta mehendinya. Daadi memarahi Aaliya dan berkata bahwa dirinya mengetahui siapa yang telah merusak pestanya. Daadi juga menjewer Abhi dan berkata bahwa dirinya melihat Abhi mencampur minuman Pragya. Abhi pun menerima kesalahannya dan Daadi mau memaafkannya tapi kalau sekali lagi Abhi melakukannya lagi maka Daadi mengancam akan imut kedua sepupunya tinggal di Ludhina. Daadi pun meminta maaf pada Sarla atas kesalahan Abhi.

Sarla lalu bertanya pada pragya tentang keadaannya. Sara meminta pragya untuk ikut bersamanya tapi daadi mencegah dan berkata bahwa dirinya dan Abhi akan merawat Pragya. Bulbul lalu berkata bahwa Pragya harus beristirahat dan mereka akan segera pulang.

Abhi membawa Pragya pergi dan Daadi mengantar Sarla beserta keluarganya ke depan rumah. Purab muncul dan Daadi meminta Purab mengantar keluarga Sarla pulang. Bulbul menolak tapi Daaljeet berkata baha dirinya ingin berbicara dengan Purab mengenai Abhi. Purab pun kemudian membawa mereka dengan mobilnya.

Pragya terduduk, Aaliya dan Tanu membicarakannya. Daadi dan sepupu2nya pun berbicara dengan Pragya. Abhi mengajak Pragya pergi tapi Pragya menolak, Daadi pun membawanya duduk. Tak lama kemudian Abhi kembali hendak mengajaknya tapi Pragya tetap menolak. Abhi pun berkata akan membacakan buku untuk Pragya dan Pragya pun mau diantar oleh Abhi.

Abhi menaiki tangga bersama Pragya sambil mengomel, Tanu dan Aaliya menemui mereka dan bertanya apa yang akan dilakukan Abhi dengan Pragya sekarang. Abhi berkata akan membawanya ke kamar.

Pammi menemui Abhi dan Pragya, Pragya teringat saat Pammi menghinanya. Pragya pun menyebutnya gendut dan serakah. Pragya pun berkata jika Pammi mengirim Aakash untuk menjadi managernya agar dapat uang tambahan milik Abhi. Pammi menyuruh Abhi membawa Pragya ke kamar. Abhi lantas membawa Pragya masuk ke kamar.

Pragya langsung tertidur dan Abhi hendak beranjak kelaur, tapi Pragya menjerit, Pragya berteriak memanggil Daadi saat Abhi hendak menamparnya. Pragya lalu berkata ingin jus karena kehausan. Abhi pun berkata akan mengambilkan air untuknya.

Mittali menghitung uangnya dengan kesal. Pammi masuk ke dalam kamar Mittali dan mereka berbicara. Lalu Pammi berkata bahwa Pragya sedang mabuk dan telah menghinanya tadi. Mittali pun berpikir bahwa inilah saatnya bertanya pada Pragya yang sedang mabuk bagaimana cincin Aaliya bisa berada di tas Tanu tadi.

Mittali masuk ke kamar Abhi dan Pragya memakai topeng di balik pintu dan mengikuti Mittali. Mittali berbalik dan terkejut kemudian lari. Pragya melihat dirinya sendiri di cermin dan terkejut lalu sembunyi dibalik ranjang. Abhi masuk dan memanggilnya. Saat Pragya muncul, Abhi pun berteriak ketakutan. Abhi lalu membuka topeng Pragya dan Pragya pun tertawa. Abhi memberinya minum tapi Pragya menunjukkan tangannya yang penuh mehendi. Abhi pun memberinya minum.

Tanu menunggu Abhi di kamar Aaliya, Aaliya menemui Tanu. Tanu mengajak Aaliya memeriksa apa yang sedang dilakukan Abhi dengan Pragya. Aaliya beralasan bahwa dirinya sedang lelah dan meminta Tanu memeriksanya sendiri. Tanu ingin memeriksa tapi berpikir bagaimana jika Daadi melihatnya di kamar Abhi.

Abhi masih mengomeli Pragya, Pragya lalu pergi memakai baju Abhi juga bandananya dan memakai gitar Abhi lalu berteriak ‘rockstaarrr’ (sumpahh ngakak liat scene ini) Pragya lalu menyanyi dengan keras. Kemudian Pragya juga mengambil barbel Abhi dan mencobanya. Pragya lalu mencoba semua olahraga yang digunakan Abhi. Abhi pun tertawa melihat Pragya. Kemudian Pragya keluar kamar dan Abhi mengejarnya.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 21- Serial Drama India Lonceng Cinta

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 21- Serial Drama India Lonceng Cinta"