Solidaritas Warga Beri Tempat Menginap Demonstran 4 November

Kamis, 03 November 2016 | 15:44 WIB

Solidaritas Warga Beri Tempat Menginap Demonstran 4 November

Ilustrasi perumahan ramah lingkungan. Inarkansas.com

TEMPO.CO, Jakarta – Ribuan orang dari berbagai daerah diperkirakan datang ke Jakarta untuk unjuk rasa kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada 4 November 2016.

Untuk menampung para demonstran, beberapa warga Jakarta menyediakan tempat penginapan secara gratis selama berada di Jakarta. Antara lain Kafila Internasional Islamic School di Ciracas, Jakarta Timur.

“Sampai saat ini yang mendaftar 273 orang dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Yan Fajar, pengelola Kafila Sport Center, unit di Kafila Internasional Islamic School, pada Kamis, 3 November 2016.

Mereka berasal dari Bondowoso (40 orang), Yogyakarta (8 orang), Batam (1 orang), Tasikmalaya (50 orang), Sumatra Selatan (30 orang), Lumajang (9 orang), Bandung (2 orang), Bogor (80 orang), Bali (10 orang), Purwokerto (7), Kerawang (30 orang), Palembang (5 orang) dan Sumedang (3 orang).

Yan menjelaskan pihaknya tidak menerima rombongan besar lagi karena kapasitas ruang penginapan terbatas. Mereka masih menerima kelompok di bawah 5 orang. Sampai hari ini, para pendaftar belum tiba.

Menurut Yan, rasa kemanusiaanlah yang membuat pengelola tempat olah raga ini bersedia menerima tumpangan bagi demonstran. “Daripada terlantar tak jelas di Jakarta,”  kata Yan.

Namun peraturan tetap diberlakukan bagi calon penginap. Seperti, dilarang membawa anak kecil. Apabila tetap membawa, anak tersebut tidak diperkenan ikut aksi. “Ini bukan acara rekreasi,” tegasnya.

Pihak pengelola belum pernah menerima tumpangan peserta aksi semacam ini. “Hanya atlit yang pernah menginap,” tuturnya. Maka pengelola akan mendata peserta dengan detil. Kafila Sport Center memiliki 2 lapangan futsal dan 2 lapangan badminton.

Yayasan Kafila memiliki unit kegiatan dibidang pendidikan, yaitu pesantren. Yan menjelaskan pihaknya  memilih netral dalam menghadapi aksi 4 November. “Murni hanya memberikan fasilitas penginapan,” katanya.

Solidaritas yang sama dilakukan oleh Yayasan Peduli Pemuda Indonesia (Youthcare) di Jalan Batu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.  Ppemilik Yayasan Youthcare, Moh Kusnan, 30 mengatakan akan kedatangan relawan demo dari luar kota.

Dia menyediakan tempat untuk para relawan setelah menerima pesan berantai dari relawan yang ada di Jakarta.  “Hingga saat ini, yang konfirmasi dateng sudah 18 orang,” ujar Kusnan, Kamis 3 November 2016.

Kusnan menjelaskan, relawan yang mendaftar ke yayasanya ada 120 orang. Dia kemudian berkomunikasi dengan yayasan atau lembaga lain yang menyediakan tempat penginapan, sehingga para pengunjuk rasa disebar ke lokasi terdekat Kawasan Monas. Antara lain di Mesjid Bank Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

“Jadi yang sudah di pastikan menginap disini ada 18 orang,” ujar Kusnan. Relawan yang rata-rata berusia 18-30 tahun berasal dari Pekan Baru berjumlah 6 orang dan Pekalongan 12 orang. Kedatangan relawan demo di perkirakan Kamis malam ini,  sekitar pukul 21.00 WIB.

Kusnan mengatakan, para pengunjuk rasa bakal menginap di Rumah Quran Youthcare yang berada 500 meter dari Yayasan Youthcare. Pukul 09.00 WIB, keesokan harinya mereka menggunakan transportasi umum Transjakarta menuju ke lokasi demo. Mereka berencana salat Jumat di Masjid Istiqlal.

MARIA FRANSISCA | ALAN KUSUMA | UWD

Source link

Saat ini, Anda Sedang Membaca Solidaritas Warga Beri Tempat Menginap Demonstran 4 November

author
No Response

Leave a reply "Solidaritas Warga Beri Tempat Menginap Demonstran 4 November"