Sinopsis Lonceng Cinta Episode 23- Serial Drama India Lonceng Cinta

griyasinopsis.com. Pada kesempatan ini Griya Sinopsis akan memberikan Sinopsis Lonceng Cinta Episode 23- Serial Drama India Lonceng Cinta. Pada Serial Drama India yang Tayang di ANTV, mengisahkan:

sinopsis-lonceng-cinta-episode-23-serial-drama-india-lonceng-cinta

sinopsis-lonceng-cinta-episode-23-serial-drama-india-lonceng-cinta

Pragya pergi ke toilet. Dia mengingat kebaikan Abhi saat membelanya tadi. Tiba2 Bulbul masuk ke toilet dan mereka sama2 terkejut. Sementara Abhi diluar melihat Purab dan menghampirinya. Purab pun terkejut melihat Abhi.

Pragya menanyakan keberadaan Bulbul ditempat tersebut, Bulbul mengatakan jika dirinya sedang menghadiri acara ultah temannya. Abhi juga bertanya pada Purab. Tiba2 Pragya datang bersama Bulbul. Mereka semua sama2 terkejut. Abhi lalu pergi bersama Pragya dan Bulbul.

Keesokan paginya. Tanu berbicara dengan Aaliya (heran ma si Tanu nie..tampangnya kok selalu menghias rumah Abhi hahahaha..). Tanu berkata akan menghina Pragya dengan menghina pamannya. Aaliya lalu melihat Daadi dan bertanyan apayang sedang dilakukannya. Daadi menjawab hendak ke kamar Pragya memberikan gaun. Aaliya pun mengambil alih tas yang dibawa Daadi.

Aaliya membawa tas tersebut pada Pragya dan berkata bahwa Daadi yang memberinya. Pragya membuka tas dan melihat minidress untuknya. Pragya tidak mau memakainya dan Aaliya berkata akan memberitahu nenek dan nenek pasti marah. Pragya pun menerima gaun tersebut. Aaliya keluar kamar dan menghampiri Tanu lalu mengatakan jika dirinya memberikan minidress untuk Pragya.

Kabir dan anaknya (Puneet) keluar dari rumah dan akan mengatur barang2 untuk katering dengan segera. Kabir berkata pada Daaljeet dan yang lain untuk segera datang. Lalu Bulbul mencari bajaj dan berpapasan dengan Rachna dan Suresh. Kemudian Suresh ikut mencarikan bajaj untuk Bulbul.

Pragya memakai minidressnya dan merasa aneh. Pragya pun berpikir mengapa Daadi memberinya minidress. Kemudian Abhi datang dan hendak mengganti baju. Abhi melihat Pragya ada di dalam. Abhi memintanya segera keluar tapi Pragya menolak.

Abhi lalu membohongi Pragya dengan berpura2 berkata bahwa Tanu datang hingga Pragya pun keluar. Abhi terkejut melihat penamplan Pragya yang terlihat menarik. Abhi bertanya mengapa Pragya memakai minidress. Pragya berkata bahwa Daadi yang memberinya. Abhi pun berkata jika memang Daadi yang memberinya maka dia harus menunjukkan pada Daadi. Abhi pun menyeret Pragya keluar. Daadi muncul dan bertanya pada Abhi mengapa memberi Pragya minidress. Abhi berkata jika pragya mengatakan minidress tersebut dari Daadi. Pragya pun berkata bahwa Aaliya yang memberinya. Daadi pun menyadari jika Aaliya yang memberinya minidress tersebut.

Aaliya dan Tanu menunggu kedatangan Pragya dengan minidressnya. Mereka menunggu dengan tidak sabar. Daadi datang dan Tanu pura2 menelpon. Daadi menegur Aaliya karena telah menukar baju Pragya. Daadi pun meminta Aaliya mengembalikan saree Pragya.

Setelah Daadi pergi, Tanu dan Aaliya mengomel. Tanu berkata akan memakai baju seperti Pragya untuk memikat Daadi.

Abhi mengetuk pintu kamar ganti dan meminta Pragya bergegas. Abhi bersandar pada pintu kamar mandi dan saat Pragya membukanya dengan tiba2, Abhi terjatuh diatas Pragya. Saat terjatuh tanpa sengaja Pragya mencium pipi Abhi. Abhi lalu bergegas keluar dan Pragya kembali bercermin. Pragya terheran2 karena lipstiknya memudar.

Abhi menghampiri Daadi dan memeluknya. Daadi dan kedua sepupunya melihat Abhi yang telah bersiap diri. Indu lalu menggodanya dengan lelucon2nya. Mereka kemudian bergegas turun ke bawah.

Abhi kembali mendatangi Pragya di kamar dan meminta Pragya segera keluar. Pragya pun selesai berdandan dan segera keluar.

Abhi dan pragya berdiri di balkon lantai atas. Semua mata memandang mereka. Abhi dan Pragya menuruni anak tangga dan semua orang tersenyum2 simpul melihat mereka karena di pipi Abhi ada bekas lipstik Pragya saat jatuh ditimpa Abhi tadi. Daaljeet lalu mengajaknya mengobrol. Indu juga menggodanya. Pragya dan Abhi merasa heran dengan ucapan Indu.

Aaliya lalu muncul dan melihat bekas lipstik di pipi Abhi. Aaliya pun mengajak kakaknya menyingkir sebentar. Abhi mengikuti Aaliya, saat tengah berjalan, Tanu menghampiri mereka dan melihat bekas lipstik itu juga. Tanu hendak mengatakan sesuatu tentang bekas lipstik itu tapi Aaliya mencegahnya dan mengajak Abhi pergi menyingkir dari Tanu.

Aaliya lalu berbicara dan beberapa saat kemudian Abhi beranjak pergi. Tanu sendiri mendekati Pragya dan mengajaknya pergi. Tanu pun lantas memperingatkan Pragya untuk menjauh dari Abhi. Tanu berbicara sambil mencengkeram lengan Pragya. Pragya menghempaskan cengkraman Tanu dan berkata bahwa dirinya tidak ingin berbicara dengan seseorangyang tidak ada hubungannya dengan rumah Abhi kemudian Pragya bergegas pergi. Tanu pun terlihat jengkel.

Purab berpapasan dengan Bulbul. Bulbul menanyakan sesuatu sambil berbisik. Bulbul bertanya apakah Purab mengetahui rincian rencana Aaliya, Purab menjawab bahwa dirinyanbelum mengetahui Saat Bulbul akan berbalik pergi, tangan Bulbul menabrak tiang penyangga. Purab mengkhawatirkannya dan memegang tangan Bulbul. Bibi Purab sedang melintas dan melihat adegan ini. Bulbul lalu meminta Purab untuk pergi. Setelah Purab pergi, bibi Purab menghampirinya dan berkata mengapa Bulbul membiarkan Purab menikah dengan Aaliya. Bibi Purab juga berkata bahwa dirinya bisa membantu Bulbul. Bulbul hanya bisa diam mendengarkan. Dan kemudian pergi.

Daadi sedang berbicara pada Kabir. Abhi datang mendekati neneknya. Purvi juga muncul disebelah Abhi dengan tiba2 dan terkejut melihat bekas lipstik di pipi Abhi. Purvi kemudian berlalu dan berganti Aakash yang datang dan hendak memberitahu Abhi. Purvi lalu memberitahu Sarla dan mengajaknya melihat pipi Abhi. Sarla melihatnya dan merasa bahagia. Indu lalu membawa Pragya mendekat pada Abhi dan saat itulah Pragya melihbat bekas lipstiknya di pipi Abhi. Pragya pun memberitahu Abhi dengan kode. Abhi tidak memahami kode dari Pragya. Indu pun memberikan cermin kecil dan Abhi sangat terkejut melihatnya. Abhi memandang Pragya dengan penuh amarah sementara orang2 mentertawakannya.

Abhi lalu membawa Pragya ke kamar dan memarahinya tentang bekas lipstik tersebut. Pragya pun teringat saat jatuh bersama Abhi tadi. Pragya pun meminta maaf dan Abhi masih saja mengomel. Pragya lalu berusaha menghapus bekas tersebut tapi tanpa sengaja Pragya kembali mendaratkan ciumannya ke pipi Abhi yang lain. Abhi pun kembali mengomel. Daadi dan Indu masuk ke kamar mereka dan terkejut mendapati kedua pipi Abhi kini bersarang bekas lipstik semua. Pragya kemudian bergegas pergi karena malu. Daadi mendekati Abhi dan mengatakan agar Abhi tetap menjaga hubungannya dengan Pragya seperti ini kemudian Daadi pergi bersama Indu. Abhi lalu teringat semua kejadiannya bersama Pragya.

Tanu menaiki tangga dan kembali berpapasan dengan Pragya. Tanu bertanya apa yang dilakukan Pragya di kamar bersama Abhi. Pragya pun menjawab tidak akan berbagi rahasia tentang kamar tidurnya. Lalu Pragya pergi menemui Bulbul dan berkata bahwa dirinya senang dengan bisnis katering pamannya. Bulbul pun berpikir tentang rencana Aaliya yang akan menghancurkan bisnis pamannya.

Sepupu Pragya (Puneet) sedang sibuk mengatur katering ayahnya. Pragya bangga melihatnya.

Tanu menghentikan langkah Abhi dan bertanya mengapa Abhi merayu Pragya. Abhi membalas bahwa Pragya adalah istrinya dan dirinyanbisa melakukan apa saja. Abhi meminta Tanu tidak ikut campur karena Abhi hanyalah orang luar. Abhi berkata bahwa Tanu memikirkan dirinya sendiri setelah kecelakan waktu itu. Tanu hanya bisa terdiam. Saat Abhi hendak pergi, Tanu menahannya dan meminta maaf. Tapi Abhi kembali mengatakan sesuatu yang membuat Tanu akhirnya memeluknya. Sarla memanggil Abhi dan menemuinya. Abhi dan Tanu pun membuat drama seolah2 mereka sedang bermasalah dengan lampu. Abhi kemudian mengajak Sarla pergi.

Indu membuka acara Sangeet dan membuat semua orang menari. Aaliya sedang bersama Tanu. Tanu bertanya pada Aaliya mengapa semua keluarganya mengabaikannya. Aaliya berkata bahwa setelah rencananya menghina paman Pragya maka Abhi dan keuarganya akan mencintai Tanu lagi.

Pesta dimulai. Indu dan Daadi naik ke atas panggung. Indu berkata bahwa Aaliya tidak bisa menari lebih baik dari pragya dan indu menantangnya menari bersama Purab.

Aaliya mengajak Purab naik ke atas panggung. Bulbul menatap mereka dengan sedih. Purab pun menari bersama Aaliya. Pragya dan Bulbul menatap mereka dengan sedih. Usai menari berganti Abhi dan Pragya yang menari. Tanu merasa cemburu melihat mereka menari dengan begitu mesra. Abhi juga menggendong Pragya dalam tariannya. Semua bertepuk tangan dengan meriah melihat tarian mereka. Sarla juga merasa senang melihatnya.

Aaliya menuju dapur dan melihat persiapan katering kabir. Lalu Aaliya hendak menuangkan bubuk cabai pada salah satu masakan. Purab datang mencegahnya. Aaliya terkejut dan berusaha membuat alasan. Purab tidak percaya dan menceramahinya. Purab mengetahui jika Aaliya ingin menghina Pragya. Purab meminta Aaliya memilih antara balas dendam atau memilih dirinya. Purab kemudian pergi. Aaliya bermaksud menuangkan kembali bubuk cabai tersebut tapi Aaliya kembali teringat ancaman Purab tadi. Aaliya pun urung menuangkannya dan menjadi kesal sendiri.

Aaliya lalu menemui Tanu dan bercerita jika Purab memergokinya.

Abhi berdiri diatas panggung dan meminta setiap orang untuk menari berpasangan. Teman Abhi lalu mendatanginya dan mengusulkan untuk berganti pasangan saat menari nanti. Pragya menghampiri Abhi dan bertanya apa yang akan dilakukan Abhi kali ini. Abhin berkata akan menghancurkan kebahagiaan pragya. Lalu Abhi mengajak Pragya naik ke atas panggung. Begitu juga dengan Purab dan Aaliya.

Tanu memandang mereka dengan kesal. Puneet lalu mendekatinya dan meminta tanda tangannya. Tanu memberikannya. Lalu Puneet mengajak Tanu menari dan tanpa disangka2 Tanu menyetujuinya.

Semua berdansa berpasang2an. Sarla dan Daaljeet membahas Puneet yang bersama Tanu. Lalu para pasangan itu bertukar pasangan. Abhi kemudian berpasangan dengan Tanu. Purvi yang tadinya berpasangan dengan Aakash akhirnya bertukar dengan Purab. Purvi turun panggung dan meminta Bulbul menggantikannya. Bulbul pun dengan terpaksa menggantikan Purvi untuk berdansa dengan Purab.

Abhi mengobrol dengan Tanu selama berdansa. Lalu Tanu kembali berpasangan dengan Puneet.

Setelah dansa usai, baik Purab ataupun Bulbul kembali teringat dengan dansa mereka tadi. Mereka sama2 berjalan sambil melamunkan kenangan mereka dan tanpa sadar mereka berhadapan kembali, Bulbul terpeleset dan Purab menangkapnya. Bulbul pun melepasan diri dari pelukan Purab dan bergegas pergi, tapi Purab menahannya dan mengatakan agar Bulbul tidak khawatir karena dirinya sudah berbicara dengan Aaliya untuk tidak menganggu keluarga Bulbul. Bulbul tersenyum dan mengucapkan terima kasih.

Tanu membawa Aaliya menyingkir dan membisikkan sesuatu. Tanu pun setuju dengan ide Aaliya dan berkata bahwa kali ini keluarga Pragya akan terhina lalu Tanu beranjak pergi. Aaliya lalu menjatuhkan cincinnya saat Puneet melintas. Dia mengambilkan cincin Aaliya lalu Aaliya mengatakan jika Tanu tergila2 padanya dan ingin bertemu. Puneet pun merasa bahagia dan bergegas pergi mencari Tanu

Tanu sedang gelisah di kamar Aaliya. Ada yang mengetuk pintu dan saat membukanya, Tanu terkejut melihat Abhi. Abhi lalu masuk ke kamar dan menutupnya. Dia kemudian mengatakan sesuatu pada Tanu. Tanu pun memeluknya. Mereka bermesraan.

Puneet buru2 menuju kamar Aaliya. Diapun mengintip lewat celah pintu terlebih dahulu. Dan dia melihat Tanu sedang bermesraan dengan Abhi. Puneet juga melihat Abhi dan Tanu sedang berciuman, Puneet terpeleset dan menciptakan keributan. Abhi dan Tanu pun keluar kamar. Abhi bertanya pada Puneet apa yang sedang dilakukannya, Puneet berkata bahwa Tanu menyuruhnya datang menemuinya. Tanu pun menyangkal dan Abhi marah pada Puneet lalu menyeretnya turun ke lantai bawah.

Abhi membawanya turun dan mengusirnya. Abhi pun menamparnya berulang2. Semua orang terkejut melihatnya. Pragya menghalanginya. Pragya pun bertanya apa kesalahan Puneet. Abhi terdiam dan Tanu memfitnahnya dengan berkata bahwa dirinya sedang berganti baju dan Puneet mengintipnya. Puneet berkata bahwa dia datang karena panggilan Tanu. Abhi kembali memarahinya dan menamparnya. Abhi lalu mengatakan bahwa Tanu adalah miliknya sambil memegang lengan Tanu. Semua orang terkejut.

Abhi meralat kata2nya dan berkata bahwa Tanu adalah teman adiknya, lalu Abhi kembali menampar Puneet dan Shweti membelanya. Kabir menghampiri Puneet dan meminta Shweti untuk tidak membelanya. Aaliya mengajak Tanu menyingkir dan berbicara padanya. Tanu mengatakan sesuatu yang membuat Aaliya terkejut.

Aaliya kembali dan mempermalukan Pragya atas ulah Puneet. Aaliya juga memarahi Kabir dan Shweti. Puneet hendak membela diri tapi Aaliya menyuruhnya tutup mulut. Aaliya pun menyalahkan neneknya. Aaliya lalu mengatakan akan melapor pada polisi. Pragya membalas ucapan Aaliya. Indu lalu bertanya bagaimana Abhi tahu bahwa Puneet sedang mengintip Tanu. Abhi pun menjawab bahwa dirinya sedang berada didekat kamar Tanu dan melihat Puneet mengintip. Puneet berkata jika Abhi telah berbohong. Abhi memintanya tutup mulut. Aaliya pun berencana menelpon poisi tapi Tanu pura2 menghalanginya dan bertindak seolah2 dia menyelamatkan Pragya. Daaljeet berbicara dan menyuruh Puneet pergi. Daaljeet pun membawa semua anggota keluarganya pulang.

Mittali mendatangi pesta ayahnya bersama Raj dan anaknya. Ayah Mittali mengenalkan Raj pada teman2nya. Setelah itu mereka menikmati hidangan pesta. Ayah Mittali lalu berbicara dengan Raj. Dia menanyakan tentang pertunangan Aaliya. Kemudian ayah Mittali menghadiahi Raj sebuah jam tangan untuk dihadiahkan pada Aaliya. Raj pergi sejenak dan Ayah Mittali berbicara pada Mittali.

Tanu mengajak Abhi menyingkir dan berbicara berdua. Mereka hendak berciuman dan Pragya melihatnya. Abhi mengurungkan niatnya. Pragya lalu meminta maaf atas ulah Puneet. Tanu berkata agar Pragya tidak berakting dihadapan Abhi, lalu Tanu mendekati Aaliya dan membicarakan sesuatu mengenai Pragya.

Raj berbicara dengan Mittali mengapa ayahnya memberi banyak hadiah. Mittali berkata agar Raj menyetujui proyek2 ayahnya.

Pragya berjalan membawa hadiah2, Aaliya menghentikan langkahnya dan menghinanya, Tanu juga datang dan ikut menghina. Pragya hanya diam dan bergegas pergi. Aaliya lalu kembali mengobrol dengan Tanu.

Sarla memandangi fotonya bersama anak2nya. Sarla juga mengingat kedekatan Abhi dan Tanu. Bulbul masuk ke kamar ibunya dan menyadarkan ibunya dari lamunan. Sarla lalu bertanya mengapa Tanu selalu berada di dekat Abhi. Bulbul pun menjawab bahwa Tanu adalah sahabat Aaliya dan sebab itulah dia selalu berada disekitar Abhi. Bulbul lalu meminta ibunya meminum obatnya. Setelah itu Bulbul meminta ibunya beristirahat. Bulbul keluar dari kamar dan memandang ibunya dengan sedih.

Bulbul menelpon Pragya dan menceritakan kekhawatiran ibunya tentang Tanu dan Abhi. Pragya pun teringat ucapan Indu.

Abhi masuk ke dalam kamar dan Pragya langsung mendampratnya mengenai Puneet. Setelah itu Pragya keluar dari kamar dan berpapasan dengan Aaliya. Aaliya masuk ke kamar Abhi dan memeluknya. Aaliya mengucapkan terima kasih lalu mengajak Abhi duduk dan berbicara.

Pagi harinya, Purab sedang melamun dan mengingat Bulbul. Bibinya mendekati dan menyadarkan lamunannya. Sang bibi lalu menasihati Purab. Setelah itu sang bibi beranjak pergi. Lalu Purab menerima telepon dari Abhi yang memintanya untuk datang ke toko perhiasan untuk membeli mangalsutra bagi Aaliya.

Kabir dan keluarganya hendak pulang dari rumah Sarla. Sarla menghentikannya dan mereka berbicara. Puneet masih berusaha membela dirinya dan mengatakan yang sesungguhnya. Puneet menceritakan apa yang dilihatnya. Kabir pun menamparnya dan menyuruhnya meminta maaf pada Sarla. Setelah itu Kabir sekeluarga beranjak pergi. Sarla kembali mengingat kedekatan Abhi dan Tanu. Bulbul mengalihkan perhatiannya dan berkata bahwa Puneet masih anak2.

Pragya baru saja selesai mandi dan Abhi menonton TV sambil mengemil buah kering. Pragya berdiri dibawah AC sambil mengeringkan rambutnya. Abhi pun menjahili Pragya dengan menghidupkan ACnya. Pragya menyadari ulah Abhi dan dia pun kemudian berdiri didepan TV hingga Abhi tidak bisa menonton. Abhi pun mematikan AC kembali. Pragya kembali berdiri di bawah AC. Abhi pun menghidupkannya lagi. Pragya pun mengomel pada Abhi. Mereka kembali bertengkar. Pragya lalu menjerit saat melihat kecoak hingga membuat Abhi terlonjak kaget bersama cemilannya. Abhi pun menghinanya karena takut dengan seekor kecoak. Pragya lalu membantu Abhi memunguti buah keringnya. Tanpa sengaja tangan Pragya menyentuh kaki Abhi dan Abhi terlonjak ketakutan sambil berteriak mengatakan kecoak. Pragya menjelaskan jika itu tangannya dan Abhi tertawa malu. Pragya lalu kembali melihat kecoak tadi dan menarik2 celana Abhi. Abhi lalu juga melihat kecoak tersebut. Abhi dan Pragya sama2 meloncat ke atas ranjang dan Pragya bersembunyi dibalik badan Abhi. Mereka kembali berdekatan dan saling memandang. Lalu Pragya menjauh dari Abhi dan kemudian berjalan keluar.

Ayah Mittali menyambutnya di meja makan bersama teman2nya. Dia lalu menanyakan persetujuan Raj untuk proyek temannya. Raj menolak persetujuan tersebut. Mereka pun berdebat di meja makan hingga membuat teman ayah Mittali emosi dan beranjak pergi. Raj pun bertengkar dengan Mittali.

Pragya mendatangi Sarla di kamarnya. Pragya menyapa ibunya dan Sarla terkejut melihat kedatangan Pragya. Mereka lalu berbicara mengenai Abhi dan Puneet.

Aaliya, Tanu dan Abhi mendatangi toko perhiasan. Saat Aaliya menunjukkan mangalsutra pilihannya, Abhi kembali teringat pertemuannya dengan Pragya sewaktu memilih mangalsutra, Abhi juga teringat saat mengalungkan mangalsutra pada Pragya.

Pragya berjalan dengan Bulbul sambil berbicara. Sementara Purab dalam perjalanan dan teringat ucapan bibinya. Pragya masih berbicara dengan Bulbul. Setelah itu mereka berpisah. Bulbul pun menyeberang jalan dan tiba2 mobil Purab hampir menabraknya. Bulbul terkejut dan kemudian jatuh pingsan.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 23- Serial Drama India Lonceng Cinta

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 23- Serial Drama India Lonceng Cinta"