Sinopsis Lonceng Cinta Episode 71 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Lonceng Cinta Episode 71 Tayang di ANTV. Sarla menghampiri Pragya.

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-71-tayang-di-antv

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-71-tayang-di-antv

Sarla: Apa yang kau lakukan disini?
Pragya: Apa yang ibu lakukan disini?
Sarla: Mengambil laporan kesehatan Bulbul, tapi kenapa kau ada disini?
Pragya: Pusing. Aku merasa pusing.

Abhi yang ingin memberitahu Pragya kalau Sarla masih ada di rumah sakit terkejut melihat Sarla.
Sarla: Apa yang kalian lakukan disini?

Abhi dan Pragya panik.
Sarla: Ibu tau. Kau hamil? Karena itu kau merasa pusing.
Pragya: Aku tidak..

Sarla memeluk Pragya.
Dokter lalu memanggil Pragya untuk melakukan test kehamilan juga, Abhi memberitahu bahwa Pragya tidak jadi test karena takut darah. Sarla berbisik ditelinga Pragya, “Ibu ingin kau segera hamil”, ia lalu pulang ke rumah. Adegan romantis campur konyol Abhi & Pragya dimulai, mereka saling pandang2an, tiba2 ada gelembung2 sabun disekitar mereka.

Pragya: Ada sesuatu diwajahmu.
Abhi: Buka matamu dan lihat aku.

Pragya memejamkan matanya, seorang anak kecil berteriak pada ibunya dilantai atas, “Ibu!air gelembung sabunku sudah habis”. Perawat memanggil Abhi & Pragya ke ruang pemeriksaan karena Tanu sudah selesai melakukan test.

Dokter: Kau hamil. Kalau kau mau, aku bisa memberitahu suamimu.
Tanu: Tidak apa2 dokter, aku bisa bilang sendiri.

Abhi & Pragya masuk kedalam.
Dokter: Dia hamil.
Abhi: Apa?! Bagaimana bisa? Kau bohong?
Tanu: Cukup Abhi! Dokter, apa aku memintamu untuk berbohong?
Dokter: Aku tidak bohong. Aku ini profesional.

Dokter lalu memperlihatkan hasil USG bayinya Tanu.
Dokter: Lihat ini. Bayi dalam kandungannya sudah bergerak2.
Abhi: Tidak mungkin.

Abhi pergi meninggalkan mereka.
Aaliya sedang mengadakan reuni bersama teman2 kampusnya di sebuah hotel, mereka membicarakan Purab.
Abhi duduk sendirian dibangku taman depan rumah sakit, Pragya menghampirinya.

Pragya: Dengarkan aku.

Pragya hendak menyentuh Abhi, Abhi langsung memeluknya dan menangis tersedu2. Pragya tidak dapat membendung airmatanya lagi, mereka berdua menangis sambil berpelukan.
Pragya meminta Abhi untuk minta maaf pada Tanu.

Pragya:Kau tdk tau apa yg difikirkan masyarakat terhadap wanita yg hamil diluar nikah.

Pragya pergi memanggil Tanu.
Sarla memberitahu Beeji kalau dia bertemu dengan Pragya di rumah sakit.

Sarla:Aku sangat bahagia mengira dia hamil, tapi ternyata dia tidak hamil.
Beeji:Kau sama seperti neneknya Abhi, kau juga ingin cepat2 melihat cucumu.

Abhi minta maaf pada Tanu demi Pragya.
Abhi:Maafkan aku. Aku tidak tau kalau kau benar2 hamil. Kumohon maafkanlah aku.

Tanu memeluk Abhi didepan Pragya.
Tanu:Kau tidak perlu minta maaf Abhi. Aku sangat bahagia.

Pragya hendak pergi meninggalkan mereka tapi Abhi menggenggam tangannya. Pragya berbalik, Abhi melihatnya dengan wajah mengiba. Pragya melepaskan tangan Abhi tersenyum. Abhi tak berdaya melihat kepergian Pragya dengan mata berkaca2.

Setelah Tanu kembali kedalam, Abhi mengejar Pragya tapi Pragya sudah pergi menggunakan taksi.
Pragya pulang ke rumah, “Kenapa aku ingin menghentikannya? Kenapa aku terbawa perasaan? Bagaimana aku bisa memberikan cicit kepada nenek & mengembalikan kebahagiaan kedalam rumah ini? Bagaimana cara membuat nenek menerima Tanu? “Tanya Pragya dlm hati.
Pragya masuk kedalam kamar nenek & memandangi wajah nenek yg sedang terlelap. Nenek bangun karena merasakan kehadiran Pragya.

Nenek:Pragya!

Pragya bersembunyi ,nenek lalu memandangi foto Pragya.
Nenek:Kenapa aku memanggil namamu? Aku sangat merindukanmu nak.

Aaliya mengikuti Purab & melihat Purab menemui seorang pria, ia mendapat info dari pria tersebut kalau Purab ingin mencari hadiah untuk pesta .Aaliya lalu merencanakan sesuatu.
Pragya masuk kedalam kamar dalam keadaan gelap, ia tersandung & jatuh menimpa Abhi.

Abhi:Aku tidak bisa menghadapi wajah nenek. Dia menikahkanku denganmu dengan harapan besar tapi aku tidak bisa memegang kepercayaan & harapannya.

Pragya menyalakan lampu & terkejut melihat tangan Abhi sudah berlumuran darah.

Pragya:Kenapa kau melakukan ini?
Abhi:Aku harus dihukum atas perbuatan jahatku.

Pragya lalu mengobati luka ditangan Abhi.
Pragya:Kau harus menerima Tanu karena dia benar2 hamil. Dia adalah masa depanmu, hidupmu, ibu dari anakmu. Aku sudah berjanji padanya agar dia bisa mendapatkan rasa hormat yg layak dia dapatkan.
Pragya:Kau harus menerima Tanu dan melupakanku.
Abhi:Nenek yg menerimamu & menikahkan kau dengan aku. Bagaimana mungkin dia menerima Tanu?

Pragya membersihkan noda darah Abhi dicermin.
Pragya:Hanya Tanu yg bisa memberikannya kebahagiaan. Dia akan melupakanku setelah mendapatkan cicit. Aku bahagia selama hidup disini. Aku akan menghabiskan sisa hidupku dengan kenangan manis. Kau sangat baik. Kau tidak perlu merasa bersalah padaku.

Tanu tersenyum lega di rumahnya.
Tanu:Abhi menerimaku dihadapan Pragya. Anakku membawa keberuntungan buatku bahkan sebelum dia lahir.

Pragya membersihkan noda darah Abhi di sofa.
Pragya:Kau sudah terbiasa denganku, begitu juga dengan nenek. Kau akan segera melupakanku setelah Tanu masuk kedalam hidupmu.
Abhi:Apakah kau benar2 mencintaiku saat kau mengakui perasaanmu hari itu?
Pragya:Aku sangat menghargaimu, tapi aku tidak punya perasaan apa2 padamu. Kau harus segera melupakanku.

Abhi merasa sedih mendengarnya.
Pragya membawakan segelas kopi untuk Abhi dipagi hari.

Pragya:Kopi. Bagaimana luka ditanganmu?
Abhi:Sudah lebih baik. Duduklah.

Pragya duduk disamping Abhi.
Abhi:Aku, Aaliya & Tanu tidak bisa mengusirmu keluar dari rumah ini, tapi sekarang kau sendiri yg ingin keluar. Bagaimana bisa kau membawa Tanu kemari sementara kau sendiri tinggal disini.
Pragya:Aku harus keluar dari rumah ini kalau ingin membawa Tanu kemari. Kau akan menemukan jalannya. Habiskan kopimu.

Pragya berjalan meninggalkan kamar.
Abhi:Tunggu.

Pragya berbalik.
Abhi:Tidak apa2.

Aaliya meminta teman2nya untuk membantunya menghabiskan waktu bersama Purab. Salah seorang temannya sengaja menyandung kaki Purab, Purab jatuh kearah Aaliya.
Purab terkejut melihat Aaliya berada di hotel yg sama, salah seorang teman Aaliya mengajak Purab bergabung tapi Purab menolak dengan alasan ingin membelikan sesuatu untuk Bulbul.
Sarla berkunjung ke rumah Abhi, ia memberitahu nenek kalau dia bertemu dengan Pragya & Abhi di rumah sakit. Pragya panik melihat Sarla, ia lalu menelfon Sarla & mengajak ketemuan di suatu tempat. Pragya merasa lega setelah Sarla pergi,ia shock melihat Abhi sudah berdiri disampingnya.

Abhi:Jawab pertanyaanku..
Pragya:Aku sedang sibuk.

Pragya pergi meninggalkan Abhi.
Pragya semakin tertekan karena Tanu terus menelfonnya & menagih janji Pragya untuk membawa Tanu masuk kedalam rumah Abhi.
Rachna mencium bau gosong &t erkejut melihat sayuran yg dimasak Pragya sudah gosong, ia bergegas mematikan kompor.

Rachna:Kak!Ada apa denganmu?

Pragya tersadar dari lamunannya.
Pragya:Maaf.Aku sedang memikirkan sesuatu.

Pragya mendapatkan ide & bicara dalam hati ,”Aku harus membawa Tanu ke rumah ini. Hanya ini jalan keluar satu2nya”.
Pragya:Tolog buatkan makanannya lagi .Aku akan memanggil Robin kalau kau butuh bantuan. Aku pergi dulu.

Nenek menghampiri Pragya.
Nenek:Aku ingin bicara denganmu.
Pragya:Aku ada urusan penting.
Indu:Dengarkan sekali saja.
Pragya:Aku tidak akan berhenti untuk mendengarkan siapapun.

Pragya pergi meninggalkan mereka, nenek merasa sedih.
Nenek:Ayo Indu.
Rachna:Nek,jangan sedih, kak Pragya sedang stress memikirkan sesuatu.

Teman2 Aaliya memutuskan unttk membantu Aaliya mendapatkan cinta Purab.
Abhi melihat Pragya bersiap2 keluar.

Abhi:Kau mau pergi kemana?
Pragya:Aku dapat ide,aku harus menemui Tanu.
Abhi:Aku ingin membicarakan tentang hubungan kita .Bisakah kita berteman? Kau tidak mencintaiku & tidak peduli jika aku mendekatimu, menyentuhmu, tapi ini berarti bagiku. Apa aku tidak layak menjadi temanmu?
Pragya:Bukan seperti itu. Aku akan meninggalkan rumah ini beberapa hari lagi.
Abhi:Aku ingin memberi sebutan unutk hubungan kita agar aku mengerti setelah kau pergi.
Pragya:Kita tidak bisa jadi teman,kau tau Tanu sangat posesif padamu. Aku tidak bisa menjadi temanmu. Yg aku lakukan ini demi kebahagiaanmu.
Abhi:Bagaimana kalau aku mengenangmu sebagai temanku?

Pragya pergi tanpa menjawabnya.
Nenek yakin perubahan sikap Pragya beberapa hari ini karena Pragya sadang dalam masalah.
Taiji ingin mencelakai Rachna dengan melemparkan kulit pisang agar Rachna terpeleset, tapi Mithali diam2 menyingkirkan kulit pisang tersebut. Taiji terpeleset dengan kulit pisangnya sendiri.
Abhi berjanji kepada nenek kalau semuanya akan baik2 saja dalam waktu 1-2 hari.
Pragya berjalan di suatu tempat sambil bicara dalam hati, “Untuk apa aku memikirkan Abhi. Kebenarannya tidak bisa dirubah lagi sekarang. Aku harus melakukan ini demi kebahagiaan semua orang”.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 71 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 71 Tayang di ANTV"