Sinopsis Lonceng Cinta Episode 73 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Lonceng Cinta Episode 73 Tayang di ANTV. Abhi menelfon nenek.

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-73-tayang-di-antv

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-73-tayang-di-antv

Nenek: Kau dimana?
Abhi: Aku sedang sibuk nek.
Nenek: Produser datang dan menyerahkan koper berisi uang 10juta ruppee. Aku menyuruh Indu menyerahkannya pada Pragya.
Abhi: Suruh Akash deposit setengah uangnya ke bank.
Nenek: Baiklah. Pragya! Tolong bawa kemari uang yang kuberikan tadi.
Pragya: Kapan nenek memberikan uang padaku?
Nenek: Melalui Indu. Indu!
Indu: Ada apa kak?
Pragya: Apa nenek ada memberikan uang padaku?
Indu: Aku tidak melihat Pragya di kamarnya, jadi kutaruh didalam lemari kamarmu kak.
Nenek: Bawa koper itu kemari.

Nenek Indu ingin mengambilnya tapi koper itu sudah lenyap.
Indu: Ya Tuhan. Kemana perginya koper itu?

Abhi mengemudikan mobil sambil berfikir, “Kenapa Pragya minta tolong padaku? Biasanya dia tidak pernah minta tolong”. Abhi teringat saat Tanu & Pragya merencanakan sandiwara. Pragya siap melakukan apapun agar nenek menyukai Tanu.

Indu: Kakak, kopernya tidak ada di kamar!

Pragya menuduh nenek Indu yang mencurinya.
Tanu: Pragya yang mencurinya. Dia sudah mencuri sejak menikah dengan Abhi.
Nenek: Jaga ucapanmu. Pragya orang yang berpendidikan.
Tanu: Pragya menikahi Abhi demi harta, dia menghormatimu demi uang. Sebelumnya dia mencuri dalam jumlah ratusan ruppee, sekarang jutaan.
Nenek: Jaga bicaramu! Kalau tidak, akan kupotong lidahmu. Pragya sanggup mengorbankan hidupnya untuk orang lain, dia tidak mungkin melakukan hal yang licik dan egois.
Tanu: Nenek tidak mengenalnya dengan baik. Aku punya bukti! Aku menangkap basah Pragya mencuri beberapa hari yang lalu. Aku mencemaskan Abhi karena dia adalah kakaknya Aaliya. Pragya, katakan kalau kau mencuri atau tidak!
Nenek: Katakanlah nak.

Pragya bertanya dalam hati, “Apa yang harus kukatakan?”
Pragya: Tanu bohong nek. Tanyakan apa dia punya buktinya.
Tanu: Aku punya buktinya!
Pragya: Kalau begitu tunjukkan!
Tanu: Baiklah. Ayo ikut denganku nek.
Pragya: Jangan percaya padanya nek!

Tanu memaksa nenek ikut dengannya.
Pragya bersandiwara menghalangi nenek, Tanu terus mendesak nenek untuk ikut.
Nenek: Baiklah. Ayo!

Nenek & yg lainnya mengikuti Tanu menuju kamar Abhi.
Tanu pura2 mencari diatas tempat tidur&lemari pakaian,koper tersebut ditemukan dibawah sofa.

Tanu:Lihat ini, aku sudah membuktikan kalau Pragya adalah pencurinya!
Semuanya turun kebawah dengan wajah sedih.

Tanu:Nenek percaya padaku?
Nenek:Aku tidak percaya kalau Pragya mencuri.

Pragya pura2 berdebat dengn Tanu untuk memancing bukti baru.
Tanu:Aku masih punya bukti lain.

Tanu menelfon pengacaranya, pengacaranya datang membawa beberapa lembar berkas. Tanu menyerahkannya pada nenek.
Tanu:Ini nek, lihatlah.
Nenek:Apa ini?
Tanu:Berkas2 surat kepemilikan atas nama Pragya.

Ayahnya Akash membacanya.
Tauji:Semuanya atas nama Pragya Aurora.
Tanu:Aku yakin ibunya terlibat dalam hal ini!

Tanu terkejut dengn ucapannya sendiri.
Pragya menjerit histeris.

Pragya:Jangan libatkan ibuku dalam hal ini! Dia tidak butuh semua ini!

Pragya hampir membongkar sandiwara mereka, Tanu langsung memegang perutnya & menggelengkan kepala kearah Pragya.
Abhi diam2 menyaksikan sandiwara mereka.
Nenek menelfon Sarla dan memintanya untuk datang ke rumah.

Pragya:Kumohon jangan biarkan ibuku datang kemari. Ya! Aku yg mencurinya! Jangan beritahu ibuku, dia tidak tau apa2.
Tanu:Nenek harus mengusirnya sekarang juga!
Taiji:Tanu benar. Kalau ada anggota keluarga yg mencuri, ibu harus mengusirnya keluar.
Mithali:Waktu Raj mencuri uang orang lain, dia dimasukkan kedalam penjara. Pragya juga harus masuk penjara.
Tanu:Aku akan telfon polisi!

Abhi akhirnya muncul dihadapan semua orang. Tanu sedikit cemas namun tetap melanjutkan sandiwaranya.
Tanu:Abhi! Kau datang tepat waktu .Aku menangkap basah Pragya mencuri uang! Kau harus mengusirnya.
Abhi:Siapa dirimu yg seenaknya memutuskan siapa yg boleh tinggal disini? Ini masalah keluargaku,a ku akan mengatasinya.
Tanu terus berteriak, Abhi menariknya ke kamar.

Mereka bertengkar didalam kamar.
Tanu:Ada apa denganmu? Kenapa kau tidak mengusirnya saat kita mendapatkan kesempatan yg bagus?
Abhi:Aku tidak bisa! Kau yg memaksaku menikahi Pragya. Kau sendiri yg harus bertanggung jawab atas semua ini.
Tanu:Aku tidak mau tau dengan semua itu, aku hanya ingin kau memikirkan anak kita.
Abhi:Kau menggunakan cara yg salah. Aku tidak bisa menghukum orang yang tidak bersalah.
Tanu:Kalau kau tidak mau, aku akan bilang pada semua orang kalau aku sedang hamil & ini anakmu.
Abhi shock mendengarnya.

Abhi merasa pusing dengan masalah Tanu & Pragya, ia turun kebawah & memaksa Pragya untuk mengaku kalau dia tidak mencuri uang itu.
Abhi:Nenek menelfon ibu?
Nenek:Aku harus tau kebenarannya, Pragya mencuri uang & menuduh Indu yang melakukannya.
Abhi:Lupakan saja masalah ini.
Nenek:Aku merasa Pragya sedang menyembunyikan sesuatu dari kita. Kita akan tau setelah ibunya datang. Kau sudah tau kebenarannya?
Abhi:Aku tidak tau.

Seorang kurir datang membawakan amplop, Akash yg menerimanya.
Nenek:Apa itu Akash?
Akash:Tidak tau nek. Aku lihat dulu. Ini laporan medis.
Nenek:Apa isinya?

Akash terdiam & menyerahkan laporan tersebut kepada Abhi.
Abhi:Ini laporan medis Pragya.
Nenek:Apa yg tertulis disana?
Abhi:Disini tertulis kalau Pragya hamil.

Semua orang tersenyum, Pragya merasa bingung.
Sementara itu Sarla terjebak macet diperjalanan menuju rumah Abhi.
Indu:Aku tidak percaya.

Nenek berterimakasih pada Pragya, semua orang memberinya selamat.
Indu:Pragya baru saja mencuri uang.
Nenek:Dia berhak atas uang Abhi. Pragya, lakukanlah apapun yg kau mau. Tidak ada yg boleh memarahinya! Abhi akan menjadi seorang ayah & aku akan menjadi nenek buyut! Anak kalian pasti manis & unik.

Didalam kamar, Tanu mengira Pragya sudah diusir dari rumah. Tanu menerima telfon dari Aaliya, ia memberitahu Aaliya bahwa dia sekarang ada di rumahnya.
Akash:Selamat kak.
Nenek:Tolong siapkan pesta untuk merayakannya.
Akash:Ini sudah larut malam nek.

Nenek Indu mengambilkan manisan. Nenek menyuapi manisan kepada Abhi & memaksa Abhi menyuapi manisan kapaad Pragya. Mereka bersukacita sambil makan manisan.
Nenek membawa Abhi & Pragya ke kamar, Tanu turun kebawah.

Tanu:Nenek Indu, dimana semua orang?
Indu:Makanlah manisan ini. Rumah ini baru saja mendapat kabar bahagia .Abhi akan menjadi ayah!
Tanu:Nenek sudah tau?
Indu:Aku & semuanya sudah tau!
Tanu:Nenek tidak marah?
Indu:Dia sangat bahagia!
Tanu:Ya Tuhan! Aku sangat bahagia!

Tanu mengira mereka semua sudah mengetahui kehamilannya. Didalam kamar, nenek memasangkan selendang diatas kepala Pragya.
Nenek:Ini adalah ritual.

Tanu berdiri didepan pintu kamar Abhi.
Tanu:Apa yg terjadi? Pragya mau pergi?
Indu:Kenapa dia harus pergi? Dia sudah memberikan kabar baik. Pragya hamil!

Tanu shock mendengarnya, ia masuk kedalam kamar.
Tanu:Dia hamil? Bagaimana bisa?
Nenek:Maksudmu?
Tanu:Mana mungkin dia hamil.
Indu:Kenapa tidak? Pragya adalah istrinya Abhi .Kalau bukan dia, lalu siapa yg hamil? Kau?
Tanu:Pragya tidak hamil!
Nenek:Bicaramu sudah seperti dokter saja.

Nenek menunjukkan laporan medis Pragya.
Nenek:Baca ini. Kalau kau tidak percaya, coba periksa kedua matamu.

Nenek keluar & mencarikan perhiasan baru sebagai hadiah untuk Pragya, Mithali memberitahu bahwa Taiji punya perhiasan yg baru dibeli. Nenek menyuruh Taiji mengambilkannya.

Tanu:Bagaimana bisa dia hamil? Katakan!
Abhi:Aku tidak tau darimana semua bayi ini datang kedalam hidupku.

Abhi menyindir Tanu.
Tanu:Kufikir aku bisa tinggal disini setelah menipu semua orang, tapi kalian malah menipuku! Kapan itu terjadi? Apa kalian semakin dekat didalam hutan?
Pragya:Aku tidak seperti kau!
Tanu:Aku hanya mencintai Abhi, aku tidak pernah selingkuh dengan orang lain!
Pragya:Aku juga mencintai..keluargaku!

Abhi memisahkan mereka.
Nenek kembali membawakan perhiasan.
Nenek:Kenapa kalian bertengkar?
Abhi:Kami sedang membicarakan apakah bayinya laki2 atau perempuan. Pragya ingin laki2, aku ingin perempuan. Kubilang lebih baik kembar, 1 laki2 1 perempuan.

Nenek memberikan perhiasan kapada Pragya.
Nenek:Aku akan memberikan seluruh perhiasan demi kebahagiaanmu.

Nenek merasa pusing &hampir jatuh, Abhi langsung menangkapnya.
Nenek:Aku baik2 saja. Aku tidak bisa membendung kebahagiaan ini.

Nenek turun kebawah.
Bulbul menanyakan Sarla pada neneknya.

Beeji:Dia sedang pergi membelikan obat batukku.
Bulbul:Nenek sedang menyembunyikan sesuatu dariku?

“Ibu pasti pergi ke rumah kak Pragya” batin Bulbul.
Bulbul menelfon Pragya menanyakan Sarla, Pragya menyuruh Tanu diam.

Pragya:Ibu tidak datang kemari.
Pragya cepat2 menutup telfon.
Tanu meminta Abhi untuk mengatakan yg sebenarnya kepada nenek.
Sarla datang ke rumah Abhi & bertanya kenapa nenek memanggilnya.

Nenek:Aku akan menjadi nenek buyut&kau akan menjadi nenek!
Sarla:Pragya ku hamil?

Sarla terharu.
Pragya ,Abhi & Tanu melihat mereka dari lantai atas.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 73 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 73 Tayang di ANTV"