Sinopsis Lonceng Cinta Episode 24- Serial Drama India Lonceng Cinta

griyasinopsis.com. Pada kesempatan ini Griya Sinopsis akan memberikan Sinopsis Lonceng Cinta Episode 24- Serial Drama India Lonceng Cinta. Pada Serial Drama India yang Tayang di ANTV, mengisahkan:

sinopsis-lonceng-cinta-episode-24-serial-drama-india-lonceng-cinta

sinopsis-lonceng-cinta-episode-24-serial-drama-india-lonceng-cinta

Purab segera menghampiri Bulbul, begitu juga dengan Pragya. Purab lalu mengangkat Bulbul dan membawanya masuk ke dalam mobil.

Aaliya gelisah menunggu kedatangan Purab. Tanu pun menenangkannya. Lalu Tanu memilihkan mangalsutra untuk Aaliya dan berkata bahwa mangalsutra yang dipegangnya sangat bagus. Aaliya menyuruh Tanu membeli mangalsutra tersebut untuk Tanu sendiri karena Tanu akan segera menikah dengan Abhi

Purab dan Pragya membawa Bulbul masuk dalam RS, perawat memanggil Pragya untuk mengisi form RS. Pragya segera mengisi dan perawat bertanya apakah Purab adalah suami pasien, Pragya mengatakan bukan lalu bergegas pergi. Perawat melihat form yang di isi oleh Pragya dan berpikir bahwa nama Abhi yang tertera adalah nama suami pasian, perawat lalu mencoba menelpon Abhi.

Tanu memperlihatkan mangalsutra pada Abhi sambil membicarakan sesuatu. Saat Tanu hendak menyerahkan mangalsutranya pada Abhi, Abhi mendengar ponselnya berbunyi dan memilih ponselnya daripada menerima mangalsutra Tanu, mangalsutra tersebut pun jatuh. Aaliya berkomentar bahwa mangalsutra yang terjatuh adalah pertanda buruk.

Abhi lalu menerima telpon tersebut dan terkejut, setelah itu Abhi memberitahu Aaliya dan Tanu bahwa Pragya mengalami kecelakaan. Abhi yang khawatir langsung bergegas pergi.

Purab cemas dengan keadaan Bulbul hingga Purab berdebat dengan perawat juga dengan dokter. Pragya mencoba menenangkan Purab. Bulbul pun tersadar dan Purab langsung memeluknya. Dokter memberikan resep obat Bulbul pada Purab.

Abhi mendatangi RS dan bertanya ruangan perawatan Pragya. Perawat menyadari jika Abhi adalah bintang rock dan mereka mengejar Abhi untuk meminta tanda tangan. Abhi pun menegur mereka karena dirinya sedang dalam keadaan gawat darurat.

Abhi kemudian bergegas menemui Pragya dan dia mengkhawatirkannya. Abhi lalu mengomeli dokter disana. Pragya terbangun dan Abhi melarangnya berbicara. Pragya lalu bangun dan mengatakan jika dirinya sedang mndonorkan darahnya.

Purab menebus resep obat untuk Bulbul. Bulbul menunggunya dan kemudian mereka berbicara berdua, tiba2 Abhi muncul dan bertanya janji apa yang diucapkan Purab untuk Bulbul. Purab mencoba membuat alasan yang tepat untuk Abhi. Abhi kemudian sibuk dengan pikirannya sendiri. Lalu Abhi menanyakan keadaan Bulbul.

Abhi hendak keluar dari RS tapi perawat berkata bahwa dirinya harus menandatangani berkas RS untuk formalitas. Pragya lalu muncul dan Abhi berbicara padanya . Saat hendak pulang, perawat meminta tanda tangannya dan Abhi memberikan tanda tangannya pada perawat tersebut.

Aaliya pulang dengan marah dan brkata tidak akan memaafkan Purab, ketika dia masuk ke dalam kamarnya, Aaliya melihat Purab sudah berada disana dan meminta maaf padanya karena tidak bisa ikut untuk mencari mangalsutra. Aaliya memeluk Purab dan berusaha menciumnya tapi Purab menolak (haduuhh ngebet amat cewe’ satu nie eaaa…).

Daadi sibuk dengan persiapan pernikahan Aaliya, dia sibuk berbicara dengan semuanya. Setelah semua berkumpul Daadi mengatakan agar semua keluarganya ikut andil dalam mengatur pernikahan Aaliya. Abhi lalu berbicara dengan berbisik pada Pragya dan berkata bahwa Daadinya sedang merasa senang dan jika muncul masalah maka Abhi tidak akan melepaskan Pragya.

Bulbul sedang berada dikamarnya dan teringat saat kecelakaan tadi, begitu juga dengan Purab. Mereka berdua sama2 gelisah

Abhi sendiri sedang bersama Tanu di kamar Tanu. Abhi kembali mengingat saat Pragya menyelamatkannya dari kasusnya waktu itu. Sementara Pragya menyendiri di kamarnya dan teringat semua ucapan Abhi dan juga ibunya.

Purab lalu menelpon Bulbul tapi Bulbul merejectnya. Pragya menuju jendela dan membukanya, sepertinya Pragya menunggu kedatangan Abhi, Pragya kembali teringat ucapan neneknya.

Purab masih saja terus menelpon Bulbul dan ini membuat Bulbul gelisah. Bulbul pun kemudian menerima panggilan telepon Purab. Bulbul pun menangis mendengar pembicaraan Purab. Dia lalu memutuskan panggilan telepon Purab.

Pragya berdiri didepan patung dewanya dan tiba2 Abhi datang lalu mengatakan sesuatu padanya mengenai kebebasannya besok dari diri Pragya. Pragya lalu membalas ucapan Abhi dan membuat Abhi sedih mendengarnya.

Pagi harinya, Sarla berteriak memanggil Bulbul, Daaljeet muncul dan berbicara pada Sarla. Sarla berkata bahwa Daadi telah mnelpon berulang kali agar mereka segera berangkat Bulbul lalu muncul dan berkata bahwa dirinya tidak bisa ikut karena harus menghadiri ultah temannya, Bulbul pun meminta izin pada ibunya.

Pragya mengemas pakaiannya ke dalam koper, Abhi muncul dan berbicara padanya. Selama Abhi mengomel, Pragya meninggalkannya ke kamar ganti.

Pragya dan Abhi telah bersiap. Tapi Pragya melihat resletingnya bagian belakang belum terkancing. Abhi sudah menggedor2 pintu kamar ganti dan menyuruhnya cepat keluar. Abhi lalu melihat resleting Pragya yang belum terkancing. Abhi lalu membantu mengancingkannya tapi dengan syarat dari Pragya bahwa Abhi harus menatap ke arah lain. Abhi pun berhasil mengancingkannya tapi karena tadi Abhi menarik reseting terlalu kuat, pengait ujung resleting tercabut dan terbawa Abhi. Tapi Pragya terlanjur keluar dan Abhi membiarkannya.

Daadi meminta Abhi menemani Pragya selama perayaan pernikahan. Abhi lalu menyambut Purab saat datang. Tanu menghampiri Pragya dan mengejeknya tapi Pragya berhasil membalas ejekan Tanu hingga membuat Tanu terbakar api cemburu.

Mempelai pria dibawa masuk ke dalam rumah. Abhi lalu melihat saat Pragya melintas, resleting belakang baju Pragya masih terbuka. Abhi pun berusaha menutupi dengan berjalan dibelakangnya dan kesannya terlihat Abhi memeluk Pragya. Tanu lalu melihat mereka berdua. Daadi lalu memanggil Pragya dan Pragya bergegas menemuinya.

Bulbul mendatangi rumah Pooja temannya. Pooja dan yang lain sangat senang melihat Bulbul. Mereka pun saling bercerita. Lalu teman Bulbul memperlihatkan foto Purab dan Bulbul yang terakhir. Bulbul pun menjelaskan bahwa dirinya dan Purab telah putus.

Purvi mendatangi Pragya sambil membawa payung. Pragya menutupnya dan memberikan payung tersebut pada Robin. Sarla dan anggota keluarga yang lain datang dan Pragya menyambutnya. Pragya menanyakan Bulbul dan Sarla mengatakan jika Bulbul pergi ke ultah temannya. Indu kemudian muncul dan meminta mereka segera masuk.

Abhi mendekati Pragya dan memprovokasinya dengan menyuruh Pragya melihat Purab dan Aaliya. Ritual pengalungan bunga pun dimulai.

Tanu lalu membawa Aaliya menyingkir dan mengajaknya berbicara. Purab merasa gelisah duduk di pelaminannya. Purab lalu menanyakan Bulbul pada Purvi. Pragya membawa sesuatu dan baru tersadar jika resletingnya terbuka. Abhi melihatnya dan bertanya lalu Abhi mengajak Pragya pergi tapi Pragya menolak dan mengatakan kondisi resletingnya. Mereka berdebat. Abhi lalu membawa Pragya berjalan sambil merangkul Pragya. Semua orang yang berpapasan dengan mereka tersenyum simpul melihat kemesraan mereka. Tanu juga melihatnya dan merasa cemburu.

Saat Abhi dan Pragya menghadap pendeta untuk melakukan ritual pooja, Abhi tetap tidak melepaskan pegangannya pada punggung Pragya.

Tanu mengungkapkan kekesalannya pada Aaliya, mereka berbisik2 berdua dan Aaiya mengatakan akan menendang Pragya keluar esok pagi dan itu menjadi hadiah perkawinan untuk Tanu. Purab mendengar pembicaraan mereka dan terkejut. Purab lalu menelpon Bulbul tapi Bulbul tetap tidak mau menerimanya.

Abhi masih berjalan bersama Pragya. Tanu menghadang mereka. Abhi pun menunjukkan resleting Pragya yang terbuka. Kemudian Abhi segera mengajak Pragya ke kamar untuk menukar baju.

Tanu berjalan dan menabrak Indu, Indu pun menyindirnya dan kemudian beranjak pergi

Daadi memanggil Abhi saat dia berbicara dengan Aakash. Daadi meminta Abhi membawa Purab karena pendeta sudah memanggilnya. Abhi lalu bergegas pergi dan sempat menghampiri Tanu. Abhi mengatakan sesuatu pada Tanu lalu segera pergi.

Pragya menuruni tangga dan bertemu Indu, Indu menanyakan Abhi padanya. Sementara Abhi masih berusaha mencari Purab. Daaljeet mendekati Sarla dan menanyakan sesuatu mengenai Bulbul.

Abhi masuk ke kamar Aaliya tapi juga tak menemukan Purab. Aaliya sedang berjalan bersama Tanu dan membicarakan Purab. Abhi berusaha menelpon ponsel Purab tapi tidak terhubung. Abhi pun mengomel.

Tanu membawa Aaliya menuju mandap tapi pendeta melarangnya duduk sebelum calon suaminya duduk terlebih dahulu. Daadi pun memanggil Abhi dan menyuruhnya mencari Purab.

Abhi terus berusaha menelpon Purab. Aaliya menghampirinya dan menanyakannya lalu Aaliya menanyakan keberadaan Pragya. Abhi berusaha mencari Pragya di kamar ganti tapi tak ditemukannya. Aaliya mulai berprasangka buruk pada Pragya dan memprovokasi Abhi. Aaliya berkata jika Praya membalas dendam padanya dengan membawa pergi Purab.

Purab sendiri ternyata melarikan diri, dia sedang dalam perjalanan bersama mobilnya. Purab kembali mengingat perkenalan dan kebersamaannya bersama Bulbul. Purab kembali mencoba menghubungi Bulbul.

Aaliya melempar selendangnya dengan kemarahan,dia tetap menduga Pragya yang membuat Purab pergi. Aaliya pun marah pada Abhi. Tanu mencoba membela Abhi tapi Aaliya memakinya. Usai berbicara, Aaliya bergegas keluar kamar.

Anggota keluarga masih menunggu, Pammi mengeluh karena harus menunggu terlalu lama, Mittali pun berkata bahwa makeup uibu mertuanya akan segera mengering. Pendeta pun mengatakan agar mempelai laki2 segera dibawa keluar.

Tanu mengejar Aaliya yang terus berlari ke mandap. Aaliya hendak mengatakan sesuatu pada Daadi tapi Abhi melarangnya dan menyeretnya ke kamar. Mereka bertengkar. Aaliya pun mulai menangis. Tanu sendiri berjalan ke kamar Abhi dan berbicara sendiri. Saat Tanu akan keluar, dia melihat selembar surat yang diselipkan dibawah TV. Tanu membacanya dan surat itu dari Purab. Purab brkata bahwa dirinya tidak bisa menikah dengan Aaliya, Purab juga mengatakan bahwa dirinya mencintai Bulbul dan bukan Pragya. Purab meminta Abhi bisa menerima Pragya dengan hatinya.

Tanu selesai membaca surat dan merasa bingung. Tanu mengingat semua kebersamaan Pragya dan Abhi. Tanu memutuskan u tuk tidak memberikan surat tersebut karena kalau Abhi membacanya maka Abhi akan menerima Pragya sebagai istrinya.

Semua keluarga masih menunggu. Semua tamu mulai bertanya pada Daadi. Daadi lalu bertanya pada paman dan bibi Purab, Pammi juga sibuk dengan pikirannya sendiri yang bertanya2 dimana keberadaan Pragya.

Aaliya masih berbicara dengan Abhi. Abhi lalu menelpon teman Purab dan menanyakan keberadaan Purab. Aaliya kembali menangis. Tiba2 Pragya datang. Dia terheran2 karena semua orang terlihat tegang. Pragya pun bertanya pada Daadi.

Pragya lalu menaiki tangga menuju lantai atas. Sementara Purab masih dalam perjalanan. Dia mencoba menghubungi bibinya. Bibinya mengatakan bahwa semua sedang menunggunya. Tiba2 paman Purab datang dan membuat bibi Purab terkejut.

Aaliya berkata pada Abhi untuk menelpon polisi. Tanu lalu datang dan mengatakan sesuatu. Pragya kemudian datang dan membuat yang lain terkejut. Abhi menanyakan keberadaan Purab pada Pragya. Aaliya juga menuduh Pragya menyembunyikan Purab. Pragya sendiri menjawab bahwa dirinya juga sedang mencari Purab. Abhi pun memaksa Pragya mengatakan yang sebenarnya. Abhi hendak menampar Pragya tapi diurungkannya. Aaliya pun memohon pada Pragya untuk memberitahu keberadaan Purab. Pammi melintas didepan kamar dan mendengar pertengkaran Aaliya dan Pragya, diapun merasa senang karena Purab menolak Aaliya lagi.

Pammi turun dari tangga dan berkata bahwa mereka semua membuang2 waktu karena prnikahan tidak akan terjadi. Purab telah melarikan diri. Daadi terkejut. Daadi pun merasa lemas. Pammi terus berbicara. Mittali pun mengingatkan Pammi. Sarla bertanya pada Daadi dan Daadi kemudian bergegas pergi ke kamar Aaliya.

Purab masih mengemudi. Bulbul terbangun dari tidurnya karena mimpi buruk. Temannya menyemangatinya dan memintanya untuk tidur kembali.

Abhin kembali berbicara pada Pragya. Mereka kembali berdebat. Tiba2 Daadi muncul. Daadi pun bertanya mengapa Purab pergi. Daadi lalu memeluk Aaliya. Aaliya pun menuduh Pragya dan mengatakannya pada Daadi. Daaljeet ikut bersuara dan mengatakan agar mereka segera memberitahu semua tamu. Mereka semua lalu keluar dari dalam kamar.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 24- Serial Drama India Lonceng Cinta

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 24- Serial Drama India Lonceng Cinta"