Sinopsis Lonceng Cinta Episode 81 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Lonceng Cinta Episode 81 Tayang di ANTV.

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-81-tayang-di-antv

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-81-tayang-di-antv

Pragya:Kalau nenek menanyakan apakah aku sudah minta izin padamu sebelum menggugurkan bayi itu, kau harus katakan kalau aku tidak pernah membicarakannya denganmu.

Pragya turun kebawah, nenek ingin bicara padanya.
Nenek:Kau marah karena kami tidak memberitahumu tentang pesta kejutan ini? Bagaimana bisa kau mengambil langkah sebesar ini?
Pragya:Ini adalah hidupku & anakku. Aku tidak menginginkan bayi itu karena aku belum siap!
Indu:Kau sudah gila? Apa yg kau bicarakan?
Nenek:Kau sudah minta izin pada Abhi sebelum mengambil keputusan itu? Abhi, Pragya sudah memberitahumu?
Abhi:Tidak.
Indu:Bagaimana bisa kau menggugurkan bayimu tanpa memberitahu Abhi?! Sepertinya dia sedang berpura2, kau harus menelfon ibunya kak.
Pragya:Aku tidak takut dengan siapapun. Telfon saja.
Taiji:Dia mungkin ingin balas dendam karena Aaliya menghentikan pernikahan adiknya.

Tanu berfikir untuk menambah minyak kedalam api.
Tanu:Dia balas dendam pada semua orang karena pernikahan Bulbul gagal. Bukan begitu Pragya?
Pragya:Ya. Aku ingin memberikan kepedihan yg sama kepada keluarga ini seperti yg kalian berikan kepada adikku!
Tanu:Harusnya kau balas dendam kepada Aaliya, kenapa keluarganya?! Kau sudah merenggut nyawa bayi tak berdosa demi balas dendam!
Bulbul:Tutup mulutmu Tanu!

Pragya terkejut melihat Bulbul, Bulbul meminta Pragya mengatakan yg sebenarnya.
Tanu berfikir untuk semakin mendramatisir keadaan.

Tanu:Apa yg akan nenek lakukan sekarang? Usir Pragya dari rumah ini! Dia adalah aib! Dia mungkin menggugurkan bayinya karena ayah dari anak itu bukanlah Abhi!!

Semua orang shock mendengarnya.
Abhi:Cukup Tanu!! Jangan ucapkan apapun lagi untuk menentang Pragya. Pragya berbohong nek.
Nenek:Maksudmu?
Abhi:Semua yg dia katakan tidak benar.
Indu:Untuk apa dia berbohong & menyakiti kita?
Pragya:Dia bohong nek!
Nenek:Diam! Katakan yg sebenarnya Abhi.
Abhi:Pragya tidak pernah hamil.
Taiji:Untuk apa Pragya mempermainkan perasaan kita semua?
Abhi:Kehamilan Pragya adalah kesalahpahaman. Rumah sakit mengirimkan laporan yg salah .Melihat nenek begitu bahagia, aku tidak bisa mengatakan yg sebenarnya. Pragya mengatakan bahwa kami harus memberitahu yg sebenarnya tapi aku menghentikannya. Dia berbohong untuk melindungiku. Dia tidak pernah melakukan kesalahan.
Abhi:Selama ini Pragya selalu mendukungku.
Nenek:Aku semakin memahamimu.

Nenek & Pragya berpelukan.
Nenek:Abhi, kali ini aku memaafkanmu.

Nenek Indu menjewer telinga Abhi.
Indu:Kalian berdua harus segera menjadi orgtua!
Nenek:Aku yakin kebahagiaan yg sebenarnya akan segera datang kedalam rumah ini.

Bulbul bicara dalam hati, “Bagaimana cara menjelaskannya pada ibu?”. Tanu merasa marah, “Abhi sdh merusak rencanaku”. Nikhil menghampiri Tanu yg berjalan menuju kamar.
Nikhil:Apa kau sadar kalau Abhi mencintai Pragya? Dia tidak peduli padamu!
Tanu:Keputusanku untuk menikah dengan Abhi tidak akan berubah dengan omong kosongmu.

Tanu terpeleset, Nikhil langsung menangkapnya, Abhi melihat mereka berdua. Tanu merasa gugup & mengucapkan terimakasih kepada Nikhil, ia masuk kedalam kamar.

Sarla melihat berita tentang pesta ulangtahun Abhi yg tiba2 dibatalkan, penyiar berita mengatakan bahwa mereka tidak tau alasan dibalik batalnya pesta ulangtahun Abhi. Sarla merasa ada yg tidak beres. Pragya mencemaskan Sarla, ia tidak tau bagaimana cara memberitahu ibunya.

Bulbul:Jangan cemas kak, aku akan mengatasinya.

Nenek Indu & nenek bicara didalam kamar.
Indu:Pasti ada salah. Nama Abhi & Pragya tertulis dilaporan itu.
Nenek:Akan aku tanyakan pada mereka.
Indu:Jangan kak. Mereka pasti akan menyembunyikan kebenarannya.

Para nenek memutuskan untuk mencaritahu sendiri & datang langsung ke rumah sakit.
Tanu mengingat semua kejadian.

Tanu:Apa yg harus aku lakukan? Keadaannya semakin memburuk!

Tanu mendapat ide.
Tanu:Semuanya akan baik2 saja jika aku melakukannya.

Pragya menghampiri Abhi di ruang ganti pakaian.
Pragya:Aku ingin bicara denganmu.
Abhi:Aku tidak ingin bicara denganmu.
Pragya:Kenapa kau melakukannya? Kenapa kau memujiku didepan nenek?
Abhi:Kenapa kau memujiku didepan wartawan? Jawab. Aku tidak akan menjawab pertanyaanmu kalau kau tidak bisa menjawab pertanyaanku. Aku tidak bisa melihat orang lain menentangmu. Mana mungkin aku diam saja melihat temanku dihina? Kenapa kau bertengkar dengan wartawan demi aku? Kalau kau tidak bisa jawab, kau tidak berhak bertanya padaku.

Pragya menjawabnya dalam hati, “Mana bisa aku membiarkan kekasihku dihina”.
“Hatiku terasa sakit setiap ada orang yg menghinanya” jawab Abhi dalam hati.

Sarla gelisah menunggu Bulbul pulang.
Jhanki:Itu dia Bulbul.
Sarla:Apa yg sebenarnya terjadi? Kenapa pesta ulangtahun Abhi dibatalkan? Beritahu ibu!

Bulbul berusaha menjelaskannya secara perlahan tapi Sarla terus mendesaknya.
Bulbul:Dengarkan aku bu, kak Pragya sebenarnya tidak hamil!

Sarla shock & menangis. Bulbul lalu menceritakan bagaimana Abhi membela Pragya didepan semua orang, Sarla sedikit tersenyum.
Tanu menguping pembicaraan nenek & nenek Indu tentang rencana mereka untuk mencuri laporan palsu Pragya & membawanya ke rumah sakit.
Tanu:Aku harus memanfaatkan rencana mereka untuk mengungkap kehamilanku, tapi aku harus menyingkirkan rintangan terbesar dalam hidupku terlebih dahulu.

Pragya menaruh laporan palsunya didalam map berkas, para nenek masuk kedalam kamar & menyuruh Pragya membuatkan teh. Mereka diam2 mencari kertas laporan tersebut. Abhi keluar dari kamar mandi & terkejut melihat mereka, ia berusaha menyembunyikan kertas laporan tersebut tapi nenek Indu menemukannya. Abhi menceritakan semuanya saat Pragya kembali. Mereka bergegas menyusul para nenek.

Tanu menemui Nikhil disebuah restoran.
Tanu:Aku mencintaimu. Aku sudah menyadari kalau Abhi tidak mencintaiku. Aku mau menikah denganmu.

Nikhil tersenyum bahagia.
Tanu:Aku sedang ada masalah, orgtuaku ingin menjual rumah di Delhi, tapi berkas2nya bermasalah. Mereka ingin menjual rumah di Delhi & pindah ke Mumbai.
Nikhil:Aku akan pergi ke Delhi untuk membantu mereka. Aku punya banyak teman pengacara di Delhi.
Tanu:Kalau begitu pergi lah sekarang.

Nikhil pergi dengan hati berbunga2.
Tanu:Tugasku jadi lebih mudah kalau dia tidak ada.

Para nenek tiba di rumah sakit & mengeluh tentang laporan kehamilan palsu milik Pragya, mereka ingin menemui manajer rumah sakit. Abhi & Pragya mengawasi mereka sambil bersembunyi. Tanu lalu menelfon Abhi.
Tanu:Temui aku sekarang, kalau tidak aku akan menggugurkan bayi ini. Aku tidak punya pilihan lain.
Abhi:Lakukan sesukamu.

Abhi menutup telfonnya. Pragya membujuk Abhi untuk menemui Tanu, ia berjanji akan mengatasi masalah nenek.
Abhi menghampiri Tanu.
Abhi:Ada apa?

Tanu mengeluarkan 2 lembar kertas.
Tanu:Ini berkas aborsi & ini berkas perceraian. Kau harus pilih, menandatangani berkas aborsi atau berkas perceraian.
Abhi:Bukan seperti ini caranya.
Tanu:Telfon Pragya & beritahu dia!

Sementara itu Pragya sedang bicara dengan manajer rumah sakit & memintanya untuk tidak menunjukkan laporan yg asli kepada nenek.
Manajer:Aku tidak bisa. Nenekmu mengancam akan memberitahu media.
Pragya:Tulis laporan lain, jangan laporan kehamilan.
Manajer:Pekerjaanku akan terancam.
Pragya:Kalau terjadi sesuatu pada nenek setelah melihat laporan itu, kau tidak akan bisa bekerja dimanapun.

Manajer akhirnya setuju, tapi ia meminta kesaksian Pragya melalui cctv.
Pragya:Tidak perlu .Aku yg akan bertanggungjawab.

Pragya mengangkat telfon Abhi & memberitahu bahwa nenek akan mendapat hasil laporan medis lain.
Abhi:Kau jenius.

Pragya menyerahkan amplop laporan yg salah kepada seorang perawat.
Tanu:Berkas mana yg akan kau tandatangani?
Abhi:Aku akan memberitahumu besok. Jangan cemas, semuanya akan baik2 saja.

Abhi pergi meninggalkan Tanu.
Pragya memeriksa laporan medis yg dia bawa.
Pragya:Ini laporan medisku.

Pragya baru sadar kalau amplop laporan medis yg ia berikan kepada perawat adalah yg asli/laporan kehamilan Tanu. Pragya melihat manajer rumah sakit sadah menyerahkannya pada nenek. Pragya menghampiri nenek, ia pura2 sedang mengambil laporan medis Bulbul di rumah sakit itu. Pragya berusaha menukar laporan ditangan nenek dangan laporan palsu miliknya tapi nenek tidak mengizinkan Pragya untuk melihatnya.

Diperjalanan pulang, Pragya terus berfikir bagaimana cara menukar laporan tersebut. Mereka tiba di rumah, Abhi pulang tak lama kemudian.
Abhi:Hai nek! Bagaimana keadaan nenek?

Abhi merebut amplop tersebut dari tangan nenek.
Abhi:Aku akan membacanya.

Abhi shock saat membaca laporan tersebut, ia melihat kearah Pragya dengan tatapan kosong.
Nenek:Apa yg tertulis disana?
Abhi:Semuanya baik2 saja. Permisi.

Abhi berjalan meninggalkan nenek.
Nenek:Abhi!

Nenek merebut laporan itu dari tangan Abhi & membacanya.
Nenek:Laporan kehamilan. Tanu hamil?! Tanu, kau hamil?

Orgtua Tanu tiba di rumah Abhi.
Ibunya Tanu:Ya! Tanu hamil! Kami sudah tau kalau dia hamil.
Indu:Kau tau kalau putrimu hamil diluar nikah?! Siapa ayah dari anaknya?
Ayahnya Tanu:Tanyakan pada Abhi.
Indu:Kenapa bawa2 Abhi?
Ayahnya Tanu:Abhi, akui kalau Tanu sedang mengandung anakmu!

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 81 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 81 Tayang di ANTV"