Sinopsis Lonceng Cinta Episode 84 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Lonceng Cinta Episode 84 Tayang di ANTV. Abhi berjalan menjauhi Pragya karena Pragya tidak menjawab.

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-84-tayang-di-antv

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-84-tayang-di-antv

Pragya:Tunggu!

Pragya memeluk Abhi.
Pragya:Selama ini aku juga mencintaimu, tapi kenpa kau selalu meninggalkanku?
Abhi:Maafkan aku. Aku janji tidak akan pernah meninggalkanmu lagi.

Abhi mencium kening Pragya.
Abhi tidur dipangkuan Pragya.
Abhi:Aku ingin memandangi wajahmu seumur hidupku Fuggi.
Pragya:Kau masih memanggilku dengan nama itu?

Pragya melihat panggilan masuk dari nomor Tanu di ponsel Abhi, ia bicara dalam hati, “Aku mengungkapkan perasaanku padanya walaupun aku tau bahwa Tanu sedang mengandung anaknya”.
Abhi:Nama barumu adalah Razi(setuju).

Pragya meninggalkan Abhi & menangis.
Abhi:Hei, Fuggi! Kenapa kau menangis? Baiklah. Aku panggil Pragya saja.
Pragya:Kau mencintaiku?
Abhi:Ya.
Pragya:Seberapa besar?
Abhi:Tidak bisa diukur.
Pragya:Kalau kau mencintaiku, menikahlah dengan Tanu.

Abhi shock.
Abhi:Aku mengatakan kalau aku mencintaimu & kau memintaku untuk pergi jauh darimu? Aku tidak mau.
Pragya:Aku sudah membujuk nenek untuk menikahkanmu dengan Tanu. Fikirkan tentang bayi yg membutuhkan kasih sayang & identitas dari seorang ayah.
Abhi:Bayi memang penting, apa cinta tidak penting? Aku tidak akan bisa membahagiakanmu kalau aku menikahi Tanu.
Pragya:Aku sangat bahagia mengetahui perasaanmu yg sesungguhnya terhadapku. Kita harus mengakhiri hubungan kita disini dengan cara yg indah. Kau harus bahagia selalu.

Mereka menemui nenek sesampainya di rumah.
Pragya:Nek, kami datang seperti yg nenek minta. Pernikahan Abhi & Tanu adalah keputusan kami bersama. Sebagai istrinya aku sudah memberikan izin, sekarang kami butuh izin nenek.
Nenek:Bohong, aku ingin dengar langsung dari Abhi.

Abhi terdiam.
Pragya:Kumohon.

Abhi mengangguk dengan berat hati.
Nenek shock.

Nenek:Aku akan memberitahu keputusanku besok. Sekarang tinggalkan aku sendiri.
Abhi & Pragya meninggalkan kamar nenek.
Nenek:Mereka saling mencintai, tapi kenapa mereka ingin berpisah Indu?
Nenek menangis.

Pragya mengemasi barang2nya.
Abhi:Kenapa kau mengemasi barang2mu sekarang? Nenek baru memberitahu keputusannya besok.
Pragya:Aku tidak ingin menunggu apapun lagi setelah mendengar keputusan nenek.

Abhi membantunya menutup resleting koper. Pragya menjerit karena jarinya terjepit resleting, Abhi menghisap jari Pragya.
Abhi:Aku ingin tidur dipangkuanmu untuk yg terakhir kalinya.

Abhi tidur dipangkuan Pragya sepanjang malam.
Abhi kehilangan Pragya saat bangun pagi harinya, ia bertanya pada Robin & nenek tapi tidak ada yg tau kemana pergi nya Pragya.
Nenek:Aku yakin dia tidak akan pergi sebelum mendengar keputusanku.

Pragya masuk kedalam rumah saat Abhi sedang sibuk menanyakan keberadaannya kepda seluruh anggota keluarga.
Abhi:Darimana saja kau Pragya? Setidaknya kau harus menunggu sampai keputusan nenek keluar.
Pragya:Aku membawa seseorang yg ada hubungannya dengan keputusan nenek.
Abhi:Siapa?

Tanu masuk kedalam rumah.
Pragya:Bagaimana keputusan nenek?

Nenek menangis.
Nenek:Aku tidak bisa mengatakannya.
Pragya:Kami tidak bisa menunggu lagi, ini waktu yg tepat untuk mengambil keputusan.

Nenek memalingkan wajahnya.
Pragya:Kebenarannya tidak akan berubah. Nenek harus memutuskan demi kebaikan Abhi & keluarga ini. Izinkan aku untuk pergi dari rumah ini.
Nenek:Aku membawamu kemari bukan untuk itu. Jangan mengujiku.
Pragya:Jangan menambah lukaku nek. Biarkan aku pergi jika nenek menyayangiku.
Pragya menyentuh kaki nenek, nenek memeluknya.
Pragya pamit kepada semua orang.
Pragya:Rachna, jaga dirimu baik2.

Pragya memberikan berkas persetujuan kepada Abhi.
Pragya:Tolong tandatangani. Aku tidak menginginkan apa2 darimu.

Abhi menyembunyikan tangannya dibelakang.
Pragya:Kumohon? Demi bayi itu? Demi aku?

Abhi menandatanganinya sambil menangis. Pragya pergi meninggalkan rumah sambil mengingat upacara pernikahan mereka.
Pragya pulang ke rumah Sarla & pura2 tidak terjadi apa2.
Sarla:Dimana Abhi?
Pragya:Aku sudah meninggalkannya.
Sarla:??
Pragya:Aku hanya bercanda.

Pragya memberitahu kalau dia ingin menginap selama 10 hari. Bulbul menyambutnya dengan gembira.
Tanu memeluk Abhi didalam kamar.
Tanu:Aku sangat bahagia, nenek menyetujui pernikahan kita.

Abhi menepis tangan Tanu. Tanu menemukan foto pernikahan Abhi & Pragya, ia hendak melemparnya kedalam kardus tapi Abhi langsung menangkapnya.
Abhi:Jangan coba2 menyentuh foto ini.
Tanu:Kenapa? Untuk apa kau menyimpan foto itu? Kita akan segera menikah.
Abhi:Kita ‘akan’ menikah, tapi kita belum menikah. Pergilah dari sini.

Tanu pergi meninggalkan kamar Abhi. Abhi menangis sambil memeluk foto pernikahannya.
Bulbul mengancam akan menelfon Abhi kalau Pragya tidak mau menceritakan apa yg sebenarnya terjadi.
Pragya:Akan kukatakan! Aku pergi meninggalkan rumah itu. Tanu sedang mengandung anaknya Abhi. Aku membujuk nenek dengan susah payah demi Tanu & bayinya. Aku tidak berdaya.

Sarla shock mendengar pembicaraan mereka, ia menepis tangan Pragya & memecahkan foto pernikahan Abhi & Pragya.
Sarla:Neneknya abhi datang kemari untuk melamarmu. Artinya dia sudah menipu kita. Aku akan pergi kesana.
Pragya berusaha menghentikan Sarla tapi tidak bisa. Beeji mendukung Sarla. Sarla pergi menggunakan bajaj, Pragya & Bulbul menyusulnya.

Sarla masuk kedalam rumah Abhi.
Sarla:Dimana anggota keluarga Mehra? Jawab pertanyaanku.
Nenek:Aku mengerti rasa sakitmu.
Sarla:Kau tidak mengerti!! Kau bukan ibu dari seorang anak perempuan.
Nenek:Aku sudah berusaha menghentikannya tapi..
Sarla:Pragya mungkin akan berhenti kalau kau memaksa. Dimana cucumu? Suruh dia datang kehadapanku.

Abhi turun dari kamarnya.
Sarla:Kenapa kau menghukum putriku seumur hidupnya? Dia menyayangi keluargamu tapi kau melakukan ini terhadapnya!!

Abhi hanya diam sambil menundukkan kepala, Sarla menanyakan hubungan gelap antara Abhi & Tanu.
Tanu:Hubungan kami bukan hubungan gelap!!
Abhi:Diam Tanu.
Tanu:Putrimu yg masuk kedalam hidup kami berdua! & Sekarang kau datang mempertanyakannya!
Abhi:Tutup mulutmu Tanu! Bibi sudah seperti ibuku sendiri.

Sarla menampar Abhi.
Sarla:Kau tau apa artinya ‘ibu’? Ibu adalah wanita yg mengandung selama 9 bulan, mendidik & membesarkan anaknya. Kufikir kau adalah putraku. Kau tidak akan membuatku terluka kalau kau menganggapku seperti ibumu sendiri. Syukurlah aku tidak punya seorang putra. Lebih baik tidak punya anak daripada punya putra sepertimu!! Kau sudah menghancurkan perasaanku sebagai seorang ibu!! Kenapa kau menikahi Pragya?! Harusnya kau menolaknya! Kenapa kau melakukan ini kepada Pragya ku.. Bulbul membawa sarla duduk.

Nenek:Kami tidak ingin ini terjadi. Pragya harusnya berjuang dengan kami untuk mendapatkan haknya. Tapi dia sangat baik, dia berkorban demi bayi yg belum lahir kedunia. Cucuku tidak ingat dengan nilai2 yg kuberikan padanya, tapi putrimu ingat dengan nilai2 yg kau berikan kepadanya. Dia memilih untuk memberikan kebahagiaan kepada bayi itu.

Nenek:Aku tidak bisa hidup tanpa Pragya, tapi aku menyetujuinya karena itu adalah keputusan Pragya. Aku sudah tidak punya hubungan apa2 lagi dengan Pragya, tapi aku sangat menyayanginya, aku terima keputusannya. Aku mungkin akan membenci cucuku, tapi aku akan selalu menyayangi Pragya & menundukkan kepala dihadapannya.
Abhi:Aku sangat menghormati Pragya. Maafkan aku, aku tidak sengaja melakukannya. Aku tidak bisa memenuhi tanggungjawabku sebagai seorang suami, tapi aku akan menjadi teman yg baik untuknya. Aku tidak akan pernah meninggalkan Pragya sebagai seorang teman.

Sarla mengangguk & menangkupkan kedua telapak tangan.
Nenek:Semua yg kau katakan itu benar. Maafkan aku.

Nenek meminta Pragya untuk menyalakan lilin kuil yg ada didalam rumah sebelum dia pergi & meminta Abhi untuk minta ampun kepada Dewa serta mendiang orgtuanya. Abhi & Pragya berjalan kearah kuil. Pragya bicara dalam hati, “Tak akan kubiarkan hidup bayi yg tidak berdosa itu hancur”. Abhi bicara dalam hati, “Aku tidak ingin berpisah dari Pragya. Tolong bagi kebahagiaanku kepada Pragya & kesedihan Pragya kepadaku”. Mangalsutra Pragya tersangkut dibaju Abhi saat Abhi membantunya memakai sandal. Pragya berusaha melepaskannya.

Sarla:Kalian sudah berpisah. Kembalikan mangalsutra itu kepadanya. Abhi, kembalikan cincin itu kepada Pragya.

Abhi melepaskan cincinnya perlahan. Pragya menghentikannya.
Pragya:Tidak. Aku tidak mau mengembalikan mangalsutraku.
Sarla:Kalian sudah tidak punya hubungan apa2 lagi. Untuk apa kau memakai mangalsutra itu?
Pragya:Sebuah hubungan terhubung melalui hati. Aku akan memakai mangalsutra ini sampai Tanu mengenakan sindoor Abhi. Kumohon.

Raj & Aaliya datang ke kantor Abhi, mereka berencana akan mencuri uang dari akun bank Abhi & memfitnah Purab. Raj meminta Aaliya untuk melupakan cintanya kepada Purab sementara waktu.

Nenek minta maaf sekali lagi kepada Sarla. Pragya menyentuh kaki nenek & memeluknya, ia lalu memeluk nenek Indu. Pragya menolak saat Abhi hendak memeluknya & meminta Abhi untuk tidak menangis.
Sarla:Ayo pergi.

Pragya, Sarla & Bulbul meninggalkan rumah Abhi. Tanu bicara dalam hati, “Aku harus segera menikah dengan Abhi, kalau tidak aku tidak akan bisa memilikinya”.

Nenek membuat semua orang sedih karena menyebut nama Pragya dimeja makan. Abhi & Pragya sama2 mengenang kebersamaan mereka selama ini.

Bulbul, Sarla & Beeji mendengar berita perceraian Abhi & Pragya serta berita tentang pernikahan Abhi & Tanu di radio.
Bulbul:Berita ini tidak boleh sampai ketelinga kakak.

Bulbul terkejut melihat berita yg sama di surat kabar, ia berusaha keras agar Pragya tidak membacanya.
Tanu menemui Aaliya & memberitahu bahwa semua media sudah membicarakan pernikahannya dengan Abhi.
Aaliya:Wow, selamat Tanu. Bagaimana perasaan mantan kakak iparku mendengar berita ini?

Pragya menyalakan TV & melihat berita tersebut.
Tanu:Dia pasti menangis. Kita harus bersimpati padanya. Hahaha.

Pragya berbesar hati.
Pragya:Aku harus memberi selamat kepaad Abhi & keluarganya.

Pragya datang ke rumah Abhi, ia melihat Rachna bersama bayinya.
Rachna:Aku melahirkan saat kakak pergi meninggalkan rumah ini.

Pragya tersenyum.
Pragya berjalan ke kamar Tanu, Tanu sedang bicara dengan Nikhil lewat telfon.
Tanu:Ya ya aku tau kalau ini bukan anak Abhi, tapi kami berdua saling mencintai, kami akan segera menikah, bukan masalah kalau ini anaknya Abhi atau anakmu.

Pragya berdiri didepan pintu, ia shock mendengarnya. Tanu melihat Pragya jatuh pingsan.
Tanu:Kenaap dia pingsan?

Abhi berjalan menuju kamar Tanu.
Abhi:Tanu!
Tanu bicara dalam hati,” Aku harus menyembunyikan Pragya agar Abhi tidak terbawa perasaan melihatnya”.
Tanu menarik Pragya kedalam kamarnya & menyembunyikannya dibelakang pintu. Tanu melarang Abhi masuk kedalam.
Tanu:Aku merasa sesak didalam kamar, kita bicara diluar saja.

Abhi menunjukkan kartu undangan pernikahan kepada Tanu, Tanu setuju dengan kartu undangan pilihan Abhi. Tanu lalu masuk kedalam kamar & bicara dengan Pragya yg masih pingsan.
Tanu:Abhi masih punya perasaan padamu. Tak akan kubiarkan kau mendekatinya!

Tanu lalu menerima telfon dari Nikhil, Nikhil mengancam Tanu untuk menemuinya sekarang juga. Tanu menyembunyikan Pragya dibelakang tempat tidurnya & pergi untuk menemui Nikhil.

Bulbul menelfon Pragya, Rachna mendengar suara ponsel Pragya dari dalam kamar Tanu, ia masuk & menemukan tas serta ponsel Pragya. Rachna terkejut melihat Pragya dibawah tempat tidur.
Rachna:Kakak?!

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 84 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 84 Tayang di ANTV"