Sinopsis Lonceng Cinta Episode 95 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Lonceng Cinta Episode 95 Tayang di ANTV. Abhi tiba di rumah sakit & menanyakan kamar Tanu ke resepsionis, ia masuk kedalam kamar pasien lain yg namanya juga Tanu. Pasien tersebut memaksa Abhi untuk berfoto selfie.

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-95-tayang-di-antv

sinopsis-lonceneg-cinta-episode-95-tayang-di-antv

Abhi:Lepaskan aku!
Nikhil melihat Abhi keluar dari kamar, ia bersembunyi & mengenakan masker. Abhi melihat Nikhil & menanyakan kamar Tanu padanya, tapi Nikhil tidak menjawab.

Purab & Bulbul bersembunyi dibelakang gorden. Tanu akhirnya siuman.
Tanu:Dimana aku? Sepertinya di rumah sakit? Aku ada disini karena salah Aaliya.

Tanu lalu menelfon Aaliya.
Tanu:Teman macam apa kau?
Aaliya:Karena aku temanmu, aku ingin memberitahu kalau Nikhil sedang menuju kesana.
Tanu:Biarkan saja!
Aaliya:Kak Abhi juga sedang menuju kesana. Dia tidak akan memaafkanmu jika dia tau kebenarannya. Cepat kabur dari rumah sakit atau pura2 pingsan lagi!

Abhi melihat Pragya di rumah sakit.
Abhi:Sedang apa kau disini?
Pragya:Berbelanja. Bercanda. Aku yg membawa Tanu kemari.
Abhi:Apa kau yg bertanggungjawab atas kondisi Tanu? Kenapa kau tidak memberitahuku?!

Abhi lalu melihat Bulbul, Bulbul memberitahu bahwa ia datang bersama Purab.
Tanu panik didalam kamar, “Bagaimana cara kabur dari sini? Aku bahkan tidak bisa berjalan”. Tanu pura2 tidur saat mendengar suara langkah kaki orang.

Abhi:Tanu! Bangun Tanu!
Pragya:Dia masih pingsan.
Abhi:Dimana Purab? Katakan apa yg sebenarnya terjadi disini.
Bulbul:Aku pergi untuk menanyakan kepada dokter kenapa kamar pasien wanita & pasien pria disatukan. Aku tidak tau kemana pergi nya Purab.
Tanu:Abhi..
Abhi:Tanu, kau sudah bangun? Katakan padaku, apakah Nyonya Mogambo itu yg bertanggungjawab atas kondisimu saat ini?

Tanu bicara dalam hati, “Ini kesempatan bagus untuk memberinya pelajaran. Abhi tidak akan memaafkannya jika aku menyebut namanya”.
Tanu teringat saat Ronnie mengancamnya dengan pisau & memintanya untuk tidak menuduh / memfitnah Pragya.
Tanu:Bukan salah Pragya. Sebenarnya dia yg membawaku ke rumah sakit ini.
Abhi:Aku ingin bicara dengan kalian berdua.Ikut aku.

Pragya & Bulbul mengikuti Abhi keluar.
Abhi:Katakan yg sebenarnya Bulbul. Apa kau datang bersama dia?
Bulbul:Aku tidak datang bersamanya(Pragya) kakak ipar.
Abhi:Jangan panggil aku kakak ipar! Aku sudah tidak punya hubungan apa2 lagi dengan kakakmu.
Bulbul:Aku juga sudah tidak ada hubungan apa2 lagi dengannya. Aku datang kemari bersama Purab.
Abhi:Tapi Purab tidak ada disini!

Purab menghampiri mereka.
Purab:Tanganku sakit.
Abhi:Tapi Bulbul bilang kepalamu yg sakit.
Bulbul:Itu sakit medis kak. Biasanya sakitnya dimulai dari tangan.
Purab:Sakitnya luar biasa. Aku tidak sanggup menahannya.

Melihat mereka semua sedang sibuk bicara, Nikhil diam2 masuk kedalam kamar Tanu. Tanu memejamkan matanya saat Nikhil masuk. Dia merasa senang mengira kejadian ini akan membuat Abhi semakin memperhatikannya.
Nikhil menyentuh tangan Tanu.
Tanu:Tetaplah bersamaku.
Nikhil:Aku ingin selalu bersamamu, tapi kau.. Tanu membuka matanya & shock melihat Nikhil.
Tanu:Kau?!
Nikhil:Ya aku. Siapa lagi?
Tanu:Kalau ada yg melihatmu disini, maka..
Nikhil:Biarkan saja mereka melihat kita!! Aku langsung datang kemari setelah mendengar kabarmu. Aku tidak punya siapa2 lagi selain kau & anak kita. Jangan bermain2 saat kau sedang mengandung anakku.

Abhi bicara dengan dokter.
Abhi:Kapan kami boleh membawa Tanu pulang dok?
Dokter:Dia masih pingsan. Kau bisa membawanya pulang setelah dia pulih.
Abhi:Mari kita lihat kondisinya.
Tanu:Kumohon pergi lah dari sini!
Nikhil:Aku tidak akan pergi kemanapun. Bayiku membutuhkanku!

Tanu panik melihat Abhi membuka pintu & masuk kedalam.
Abhi melihat Tanu ketakutan sendiri diatas tempat tidurnya.

Abhi:Ada apa Tanu? Kenapa kau terlihat ketakutan?
Tanu:Bawa aku pulang sekarang juga Abhi.
Abhi:Baiklah, tapi setelah dokter memeriksa kondisimu.

Bulbul bicara dalam hati, “Kenapa pacar Tanu belum muncul juga sampai sekarang?”. Bulbul lalu melihat sepatu dibawah gorden.
Bulbul:Kak, dia sedang bersembunyi disebalik gorden. Jangan lihat kesana, nanti dia pergi.

Nikhil keluar saat dokter memberitahu bahwa Tanu sudah boleh dibawa pulang. Bulbul bertabrakan dengan Nikhil, dia melihat sepatu yg sama dengan yg ada dibawah gorden tadi.
Bulbul:Dia orangnya kak.

Mereka kehilangan jejak & menangkap pria yg salah.
Pragya:Dia sudah melarikan diri dari sini.

Abhi bertabrakan dengan Nikhil diluar rumah sakit.
Nikhil:Hai.
Abhi:Sedang apa kau disini?
Nikhil:Ini rumah sakit. Siapapun bisa datang kesini.
Abhi:Bukankah kau tidak tinggal di kota ini?
Nikhil:Aku datang sebentar untuk melihat calon bayi.
Abhi:Kau sudah menikah? Kapan?
Nikhil:Belum. Kalau kau bisa menjadi ayah sebelum menikah, kenapa aku tidak? Bercanda. Aku datang untuk melihat bayinya temanku. Kenapa kau datang kemari?
Abhi:Tanu terpeleset & jatuh dari tangga.
Nikhil:Kenapa kau tidak hati2 Tanu? Abhi, apa kau sudah menikahinya?
Abhi:Belum. Dalam waktu dekat.
Nikhil:Aku akan menghadiri pernikahan kalian.

Abhi meminta Purab untuk membawa mobilnya.
Pragya:Bagaimana aku bisa pergi?
Abhi:Siapa kau? Kalian kenal dia? Aku tidak kenal.
Bulbul:Kami tidak bisa membawanya. Nanti dia mulai menyuruh2 kami.
Abhi:Dia adalah bossku. Dia pasti punya banyak uang. Dia bisa pergi kemanapun dia mau.

Pragya masuk kedalam mobilnya.
Pragya:Mobil ini & sopirnya adalah milikku. Fikirkan bagaimana kau akan pergi.
Tanu:Ayo ikut saja Abhi.
Abhi & Tanu masuk kedalam mobil yg sama dengan Pragya. Diperjalanan, Pragya teringat dengan kejadian di rumah sakit tadi, ia bicara dalam hati, “Kesempatan bagus lepas dari tangan kami”.

Abhi, Pragya & Tanu pulang ke rumah. Tanu masuk ke kamar Aaliya.
Aaliya:Tanu? Bagaimana perasaanmu sekarang?
Tanu:Sudah lebih baik.
Aaliya:Tanu, maafkan aku..
Tanu:Tidak apa2.
Aaliya:Nikhil jadi datang kesana? Kak Abhi melihatnya?
Tanu:Dia hampir melihatku bersamanya.
Aaliya:Bagaimana ini? Kakak akan segera tau kebenarannya.

Abhi berdiri didepan kamar.
Abhi:Apa yg sedang kau sembunyikan dariku? Jika aku tau dari orang lain, akan buruk akibatnya.
Tanu:Kurasa aku tidak bisa menyembunyikannya lagi darimu. Dokter bilang ada luka dikepalaku, karena itu aku jadi mudah marah, berlebihan, dll.

Abhi masuk kedalam kamarnya.
Abhi:Jangan sentuh barang2ku.
Pragya:Maafkan aku. Itu masalah pribadimu, harusnya aku tidak ikut campur.
Abhi:Kau sudah belajar bergaya & bersikap, tapi kau tidak belajar bagaimana caranya minta maaf. Permintaan maaf harusnya diucapkan dari lubuk hati.
Pragya:Maafkan aku.
Abhi:Untuk apa kau melakukan sesuatu yg akan membuatmu minta maaf? Enyah saja kau & maafmu itu.

Keesokan harinya, Abhi memaksa Ronnie memakai kumis & jenggot palsu. Ronnie menolaknya, Payal mengejar2 Ronnie.
Ronnie:Kak Pragya! Tuan Abhi memaksaku memakai kumis & jenggot palsu!
Abhi:Tidak.
Pragya:Apa yang kau sembunyikan itu?

Abhi mengeluarkan tangan yg kosong.
Abhi:Tidak ada.
Pragya:Yang satunya lagi.

Pragya melihat jenggot palsu jatuh dibelakang kaki Abhi, ia memungutnya.
Pragya:Apa ini?
Abhi:Itu milik Chanchan(Payal).
Payal:Milikku?! Haha, iya milikku.

Abhi memaksa Payal memakai jenggot palsu tersebut.
Abhi:Sebentar, kau mirip seperti..

Pragya paham kalau Abhi teringat dengan penyamaran Bulbul.
Pragya:Ronnie, bukankah aku ada pekerjaan penting? Ayo kita pergi.
Pragya & Ronnie pergi meninggalkan Abhi.

Abhi:Sebentar Payal, dimana aku pernah melihat wajah seperti ini ya..

Tanu & Aaliya datang ke rumah Nikhil.
Tanu:Kenapa kau datang ke rumah sakit itu?
Aaliya:Jangan lupa dengan janjimu, kau tidak boleh berada disekitar Tanu.
Nikhil:Kau bilang Tanu menikahi Abhi demi uang & akan meninggalkan Abhi setelah mendapatkan uang. Kau tidak mengerti perasaan seorang ayah! Aku benar2 shock! Aku tak bisa membiarkan jika sesuatu terjadi pada bayiku.
Tanu:Kau harusnya bertanya pada Aaliya, kau bisa menghubunginya. Abhi sudah mencurigaimu!
Nikhil:Aku tidak peduli!

Mereka bertiga berdebat saling menyuruh diam.
Nikhil:Aku adalah ayah dari bayi itu! Aku peduli padanya!

Tanu mengambil pisau & mengancam Nikhil.
Tanu:Jika Abhi tau kebenaran tentang kita, aku akan bunuh diri & membunuh anak ini.

Bulbul, Pragya & nenek bertemu disebuah restoran.
Nenek:Kita harus mencari tahu siapa orang ke-3 yg menolong Aaliya.

Nenek panik melihat Purab menghampiri meja mereka, nenek pura2 memarahi Pragya.
Pragya:Akui saja kalau nenek membantu kami dalam rencana mengungkap kebenaran Aaliya & Tanu.
Purab:Akui saja nek.
Pragya & Bulbul tertawa melihat ekspresi nenek.
Nenek:Siapa yg memberitahunya?
Bulbul:Aku yg memberitahunya nek. Waktu kita menjebak Aaliya di hotel, Purab memergoki kami berdua. Tak ada pilihan lain selain menceritakan yang sebenarnya kepada Purab.
Nenek:Syukurlah, tapi jangan beritahu Abhi.
Bulbul:Musuh2 kak Abhi tidak akan bisa melawan kita.
Purab:Aku akan melakukan apapun untuk menolong Abhi.

Pragya terkejut melihat Abhi menggunakan kumis dan jenggot palsu saat ia masuk kedalam kamar.
Pragya:Apa itu?! Kau terlihat mengerikan!
Abhi:Coba kau pakai.
Pragya:Tidak mau.
Abhi:Aku akan berhenti memanggilmu Nyonya Mogambo kalau kau mau memakainya.

Pragya setuju, Abhi menyuruhnya duduk dan memasangkan kumis & jenggot palsu tersebut kewajah Pragya. Pragya berteriak saat Abhi membawanya berdiri didepan cermin.
Abhi:Sebentar.

Abhi mengeluarkan ponsel & memotret wajah Pragya.
Abhi:Kau terlihat seperti Nyonya Mogambo!
Pragya:Apa ini! Kau bilang kau tidak akan memanggilku Nyonya Mogambo lagi kalau aku mau memakainya!
Abhi:Kapan aku bilang begitu?

Pragya mengambil kacamata dari atas meja rias.
Pragya:Hapus foto itu atau aku akan patahkan kacamata Fuggi mu!
Abhi:Aargghh!!Baiklah akan aku hapus!

Abhi pura2 menghapus foto tersebut.
Abhi:Sudah.
Pragya:Sumpah?
Abhi:Sumpah. Berikan kecamatanya padaku. Hehehe.

Abhi menunjukkan foto Pragya diponselnya.
Abhi:Aku dapat dua2nya. Nyonya Mogambo!

Purab memeriksa berkas2 di kantor Abhi.
Purab:Bagaimana bisa beberapa dokumen dilewatkan tanpa tandatanganku?

Salah seorang karyawan melihatnya & langsung menelfon Raj untuk memberi info tentang kedatangan Purab.
Raj:Jangan telfon aku setiap kau ada di kantor!

Purab melihat karyawan tersebut & mengikutinya diam2.
Seluruh anggota keluarga berkumpul membicarakan apakah mereka akan merayakan festival Dussera.

Pragya:Kita akan merayakannya seperti tahun lalu.
Abhi:Kau tidak akan mendapatkan uang donasi di acara itu, kami akan membakarmu, bukannya patung Ravan.
Pragya:Kalian harus mencari sponsor.

Nikhil tiba2 masuk kedalam.
Nikhil:Apakah semua orang sedang menungguku??

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 95 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 95 Tayang di ANTV"