Sinopsis Lonceng Cinta Episode 27- Serial Drama India Lonceng Cinta

griyasinopsis.com. Pada kesempatan ini Griya Sinopsis akan memberikan Sinopsis Lonceng Cinta Episode 27- Serial Drama India Lonceng Cinta. Pada Serial Drama India yang Tayang di ANTV, mengisahkan:

sinopsis-lonceng-cinta-episode-27-serial-drama-india-lonceng-cinta

sinopsis-lonceng-cinta-episode-27-serial-drama-india-lonceng-cinta

Abhi mengatakan jika Pragya yang telah membantu Purab melarikan diri dan Daadi menjawab bahwa dirinya tidak tahu apa yang Abhi dengar atau Abhi tau. Aaliya juga berkata bahwa Pragya lah yang bertanggung jawab atas kondisinya dan Daadi membantahnya dan berkata bahwa Pragya tidak bertanggung jawab untuk kondisi Aaliya. Daadi lalu mengatakan kalau Purab dan Bulbul lah yang bertanggung jawab untuk itu, dan Daadi mengingat saat Bulbul menelponnya dan menceritakan semua. Abhi dan Aaliya pun terkejut. Daadi pun berkata bahwa pragya ingin menemui Purab untuk menyetujui Purab menikah dengan Aaliya. Abhi berkata bahwa dirinya tidak mempercayai Pragya.

Bulbul berkata bahwa Daadi berpikiran salah tentang Pragya karena dirinya. Bulbul berniat pergi untuk memberitahu kebenarannya tapi Purab mencegahnya. Mereka bertengkar dan Bulbul pun menampar Purab.

Daadi masih menceramahi Abhi dan Daadi meminta Abhi meminta maaf pada Pragya. Abhi pun terkejut.

Bulbul masih memarahi Purab dan menganggap Purab orang yang egois, Purab pun memeluknya dan berkata bahwa dirinya hanya ingin melindungi Bulbul dari keluarga Abhi.

Abhi menolak meminta maaf. Daadi mengatakan sesuatu dan Abhi pun bersedia meminta maaf. Abhi lalu minta maaf pada Pragya dan memeluknya. Tanu dan Aaliya pun pergi dengan marah.

Pagi harinya, Bulbul terbangun dan kemudian Purab datang memberitahu bahwa dirinya menemukan bengkel untuk memperbaiki mobilnya. Bulbul lalu memeluknya dan meminta maaf. Bulbul lalu keluar dari gubuk.

Abhi keluar dari RS sambil memikirkan ucapan Daadi dan Abhi melihat Pragya di lobi RS. Abhi lalu menjatuhkan vas bunga hingga membuat Pragya terkejut. Abhi lalu mendekati Pragya sambil membawa pecahan vas bunga tersebut dan brtanya apakah pragya bisa memperbaikinya. Purvi datang dan mengatakan Sarla telah siuman Abhi berkata bahwa dirinya telah berakting didepan Daaljeet tapi dirinya tidak dapat berakting didepan Sarla. Setelah Abhi selesai berbicara, Pragya pun pergi menemui Ibunya.

Mittali sedang menyiapkan peralatan sekolah anak2nya, Bunty dan Babli lalu mengatakan jika mereka bosan dengan Paratha dan ingin memakan kue2. Mittali pun memberikan mereka uang. Raj masuk ke kamar dan berdebat dengan Mittali karena tindakan Mittali bisa memanjakan anak2nya.

Aaliya dan Tanu keluar dari RS menuju parkiran mobil dengan kemarahan, Aaliya pun berkata bahwa dirinya tau bagaimana membuat Abhi membenci Pragya. Mereka kembali merencanakan sesuatu.

Pragya masuk ke kamar perawatan sang ibu. Dia berbicara dengan ibunya. Sarla merasa Pragya menyembunyikan sesuatu dan dia ingin berbicara langsung dengan Abhi. Tiba2 Abhi masuk dan mengatakan jika tidak ada yang baik antara dirinya dan Pragya. Abhi mengatakan bahwa dirinya sangat marah pada Pragya. Pragya berbalik dan menatap Abhi.

Bulbul dan Purab dalam perjalanan, Bulbul mengingat ibu dan kakaknya. Diapun menangis. Sementara Abhi masih berbicara pada Sarla dan mengatakan bahwa dirinya marah pada Pragya karena telah membawa Sarla ke RS dengan fasilitas dan dokter yang tidak baik. Sarla pun meminta Abhi tidak marah pada Pragya karena Pragya mungkin panik pada waktu itu. Sarla pun senang melihat Abhi dan pragya bersama2. Abhi lalu beranjak pergi.

Bulbul dan Purab tiba di RS tempat Sarla dirawat, mereka berbicara sejenak sebelum masuk, sedang kan Aaliya dan Tanu yang sudah berada di dalam mobil melihat mereka berdua. Bulbul lalu memeluk Purab dan ini membuat Aaliya terbakar api cemburu.

Abhi berbicara pada dokter dan dokter memberitahunya bahwa yang terjadi pada Sarla hanya serangan ringan tapi jika terjadi serangan kedua itu bisa membahayakan kesehatan Sarla, Pragya mendengarnya. Pragya lalu menghampiri Abhi dan mengucapkan terima kasih tapi Abhi pergi meninggalkannya.

Aaliya tancap gas dengan mobilnya dan berniat menabrak Bulbul dan Purab. Nasib baik Purab dan Bulbul bisa menghindar. Aaliya lalu turun dari mobil dan langsung memaki Purab dan Bulbul. Tanu hanya bisa menatap kemarahan Aaliya. Aaliya berusaha mencekik Bulbul. Purab dan Tanu berusaha menghentikan kekalapan Aliya. Purab pun kemudian menampar Aaliya dengan begitu keras, Purab lalu membentaknya dan balas meneriaki Aaliya. Aaliya pun berusaha mencekik Purab tapi Tanu berhasil menahannya dan Purab serta Bulbul bergegas pergi dengan mobil Purab. Tanu mencoba menenangkan Aaliya.

Daadi dan Indu mengunjungi Sarla, Abhi ikut masuk ke dalam kamar dan mendengar percakapan neneknya.

Aaliya dan Tanu masuk ke dalam RS. Aaliya berniat memberitahu Sarla tapi Tanu melarangnya. Aaliya sudah hampir masuk ke kamar Sarla tapi Abhi berhasil mencegahnya masuk dan menasihatinya.

Daaljeet dan Pragya sedang berbicara, mereka ingin membawa Sarla pulang ke rumah dan merawatnya.

Pammi sedang makan siang bersama keluarganya, seorang pelayan datang membawa sekoper uang milik Abhi dan memberikannya pada Aakash. Aakash pun memberikan sedikit uang pada Pammi. Mittali lalu mencoba meminta uang pada Pammi, tapi Pammi menolak dan menyuruh Mittali memintanya pada Raj.

Purab mengomel pada Bulbul di dalam mobil. Dia mengatakan jika Aaliya bisa saja membunuhnya karena dia bukan gadis normal. Purab mengajak Bulbul menikah dan Aaliya pasti akan melupakannya. Bulbul meminta Purab mengantarnya pulang ke rumah.

Sarla dibawa pulang ke rumah oleh Daaljeet. Sarla duduk di sofa dan Janki senang melihatnya. Daaljeet pun terus memuji Abhi.

Abhi sudah berada di rumahnya dan tengah teringat semua ucapan Aaliya, Abhi pun menggedor kamar Aaliya tapi Aaliya tidak mau membukakannya dan berkata bahwa dirinya ingin sendirian saja.

Pragya berada di kamar Abhi dan mengingat Abhi serta janji Abhi pada ibunya. Daadi juga teringat akan ucapan Abhi dan Daadi mendoakan mereka berdua.

Pragya hendak membereskan pakaian2 Abhi dan tiba2 dia melihat cincin Abhi yang terjatuh. Saat Pragya akan mengambilnya, Abhi melarangnya menyentuh, lalu Abhi melempar semua pakaian Pragya keluar dari lemarinya. Abhi berkata tidak ingin melihat wajah Pragya dim kamarnya.

Setelah mandi, Abhi melihat Pragya sudah keluar dari kamarnya. Abhi pun merasa senang dan tidur.

Janki sedang merawat Sarla bersama Daaljeet. Purvi lalu melihat Bulbul tapi saat Purvi melihat keluar, dia tidak melihat apa2 karena Bulbul telah sembunyi di balik jendela. Purvi mengatakan pada Sarla jika dirinya melihat Bulbul dan Sarla menjadi marah lalu berkata bahwa tidak akan ada seorang pun yang akan menyebut nama Bulbul di rumah ini, Bulbul pun menangis mendengarnya.

Bulbul berlari dari rumahnya dan menabrak Suresh, Suresh pun berkata bahwa dirinya tidak mendatangi rumah Sarla karena tidak ingin membuat Sarla menjadi tertekan. Suresh meminta Bulbul menjaga Sarla karena jika ada serangan yang kedua maka itu bisa berakibat fatal. Bulbul hanya menatap Suresh dan Suresh lalu beranjak pergi.

Pragya melamun di balkon, dia kembali mengingat semua ucapan Abhi tadi padanya. Pragya menghapus airmatanya dan mencoba untuk beristirahat di sofa.

Pagi harinya, Pragya terbangun lalu berjalan ke dalam kamar dan hendak mengambil selendangnya yang terlilit di tangan Abhi tapi Abhi menggerakkan tubuh nya hingga Pragya terjatuh di atasnya. Pragya lalu bangun dan menuju kamar mandi. Abhi terbangun dan menunggu Pragya keluar dari kamar mandi. Saat Pragya keluar, Pragya terjatuh dan Abhi tidak mau menolongnya.

Daadi dan dua sepupu nya sedang sarapan pagi, Tanu datang dengan memakai minidressnya. Dua sepupu Daadi lalu memanggilnya dan memperoloknya. Aaliya melihat dari lantai atas dan bergegas menyelamatkan Tanu. Tapi Daadi dan dua sepupunya masih saja menyindir Tanu. Aaliya mengajak Tanu segera naik ke lantai atas.

Sesampainya diatas, Tanu pun mengomel karena merasa kesal dengan ejekan sepupu Daadi. Aaliya pun menenangkannya tapi Tanu masih saja mengomel karena merasa sakit hati. Tanu lalu hendak keluar memberitahu Daadi tentang Abhi yang sangat mencintainya tapi Aaliya mencegahnya dan berkata agar Tanu memikirkannya kembali jika ingin mengesankan Daadi.

Pragya mendatangi ruang makan dan meminta berkat Daadi, Mittali lalu turun dari lantai dua dengan terburu2 dan ingin segera keluar dari rumah, Pammi pun bertanya dan Mittali berkata bahwa dirinya akan keluar karena ada pekerjaan yang akan dikerjakannya bersama ayahnya.

Indu menanyakan kesehatan Sarla pada Pragya, lalu Pragya mendapat telepon dari Daaljeet. Daaljeet berkata bahwa Sarla merindukan Pragya dan ingin Pragya datang berkunjung. Usai menutup telepon, Pragya segera bergegas keluar dan berpapasan dengan Abhi yang baru saja turun. Daadi meminta Abhi mengantar Pragya.

Purab menunggu Bulbul diluar butik, lalu Bulbul keluar butik sambil melamunkan ucapan Suresh hingga tanpa sadar Bulbul meninggalkan sandal dan tas nya di dalam butik. Purab pun menanyakannya dan Bulbul tersadar lalu pergi mengambil sandal dan tas nya.

Abhi mengebut dijalanan dan saat di traffic light seorang pengendara motor menegurnya. Saat melanjutkan prjalanan, Abhi terus saja bersin2.

Abhi dan Pragya sampai di depan rumah. Purvi menyambut mereka. Lalu Pragya segera mengajak Abhi masuk. Saat masuk ke dalam rumah, Pragya lalu meminta pada Abhi agar bersikap normal didepan ibunya. Abhi mengatakan jika dirinya akan mengatkan kebenaran pada Sarla dan tiba2 Sarla sudah berdiri didekat mereka dan bertanya kebenaran apa yang ingin disampaikan Abhi.

Mittali menemui ayahnya di depan kantor sang ayah, Mittali berbicara dengan sang ayah dan meminta uang. Sang ayah merasa kasihan melihat hidup Mittali yang selalu kekurangan uang. Ayahnya lalu berkata bahwa beberapa pejabat bisa menyelesaikan masalahnya. Kemudian seorang pejabat (Neel) datang dan memberi mereka surat tanah. Neel menjanjikan akan memberikan apartemen dan uang tunai jika Raj bisa menyetujuinya. Mittali pun berkata akan membuat Raj menandatangani surat tanah tersebut.

Pragya mengejar Abhi yang bergegas keluar dari dalam rumah. Mereka pun berdebat diluar. Tiba2 Pragya melihat Sarla di jendela dan Pragya langsung memegang tangan Abhi untuk menghilangkan kecurigaan ibunya. Tapi Abhi sudah tidak peduli dan bergegas pergi.

Pragya masuk ke dalam rumah dan menghampiri ibunya. Sarla menatapnya dengan marah. Pragya berbicara sambil berusaha menutupi keadaan sebenarnya. Sarla berkata bahwa Pragya tidak pandai berbohong. Sarla meminta Pragya menjawab dengan jujur kebenaran yang ada.

Bulbul sedang menunggu Purab dan teringat ucapan ibunya. Purab datang dan mereka berbicara. Purab meminta pragya untuk tidak terlalu banyak pikiran karena semuanya akan membaik jika sudah tepat pada waktunya.

Daaljeet mengatakan agar Pragya membuat Sarla mau meminum obatnya tepat waktu, tiba2 Bulbul muncul dan memeluk ibunya. Bulbul menjelaskan sesuatu dan Sarla hanya menatapnya. Bulbul berbicara seolah tidak terjadi apa2. Sarla lalu berbicara pada Purvi untuk menyuruh Bulbul keluar dari rumah. Sarla mendorong Bulbul dan memarahinya. Sarla juga mengusirnya. Pragya berusaha menenangkan ibunya tapi Sarla membentaknya.

Mittali mendatangi Raj dan meminta tanda tangan. Mereka bertengkar. Raj menyobek kertas tersebut dan ternyata itu semua hanya mimpi Mittali. Mittali terbangun dan mengambil berkas ayahnya dari bawah bantal.

Pragya mendatangi Bulbul yang sedang mengemasi baju2nya ke dalam koper. Pragya melarangnya pergi dan mengajaknya berbicara. Pragya berkata akan mengatakan kebenarannya pada Sarla. Bulbul melarang Pragya mengatakan apapun. Tapi Pragya bersikeras akan mengatakan kebenarannya pada Sarla karena dirinya tidak ingin adiknya sedih dan merasa hancur.

Pragya mendatangi ibunya tapi Sarla mengatakan sesuatu terlebih dahulu. Bulbul muncul dan mengatakan pada Pragya untuk tidak berdebat dengan sang ibu, Bulbul berkata bahwa dirinya akan kembali jika sang ibu memanggilnya. Pragya meminta ibunya untuk memaafkan Bulbul. Abhi muncul dan terkejut dengan perkataan Pragya. Sarla membawa Pragya dihadapan Abhi dan mengatakan bahwa dirinya akan memaafkan Bulbul jika Abhi juga memaafkannya. Abhi pun teringat ucapan Aaliya, Abhi lalu keluar dan berpikir tidak akan pernah memaafkan Pragya dan Bulbul.

Abhi berpikir dirumahnya sambil menulis lagu baru di kertas dan Abhi membuang2nya karena tidak juga yakin dengan lirik2nya. Pragya muncul dan membaca kertas tersebut. Lalu Abhi melempar salah satu kertas dan mengenai Pragya. Abhi hendak keluar kamar tapi Pragya menghadangnya. Pragya meminta Abhi berpura2 memaafkan Bulbul dihadapan ibunya tapi Abhi menolak permintaan Pragya dan berkata bahwa dirinya tidak akan membohongi Sarla dan tidak mau mendukung Pragya. Abhi berbicara terlalu bersemangat dan tanpa sengaja air ludahnya menghambur pada wajah Pragya, Pragya bertanya mengapa Abhi meludahi wajahnya. Abhi berkata bahwa dia tidak sengaja. Saat Pragya hendak mengelap ludah Abhi di wajahnya, Abhi melarang dan berkata “jangan menghina air ludahku dengan usapan tanganmu”, Abhi lalu mengambil kertas dan mengelap wajah Pragya sambil berkata maaf pada kertas tersebut (ihhh sadissss Abhi…)

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 27- Serial Drama India Lonceng Cinta

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 27- Serial Drama India Lonceng Cinta"