Sinopsis Lonceng Cinta Episode 38- Serial Drama India Lonceng Cinta

griyasinopsis.com. Pada kesempatan ini Griya Sinopsis akan memberikan Sinopsis Lonceng Cinta Episode 38- Serial Drama India Lonceng Cinta. Pada Serial Drama India yang Tayang di ANTV, mengisahkan:

sinopsis-lonceng-cinta-episode-38-serial-drama-india-lonceng-cinta

sinopsis-lonceng-cinta-episode-38-serial-drama-india-lonceng-cinta

Pragya merasa bingung untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah lalu Pragya melihat seorang lelaki yang sedang memeriksa CCTV di rumah Abhi. Pragya menemuinya dan bertanya berapa hari rekaman yang telah tersimpan. Lelaki itu menjawab 5 hari. Pragya pun meminta padanya salinan rekaman tersebut.

Bulbul berdiskusi dengan Purab mengenai MMS video Pragya, Bulbul merasa sangat khawatir. Sarla melihat mereka di depan rumah dan Sarla menampar Bulbul. Sarla berkata bahwa Bulbul tidak pernah memperdulikan ibu ataupun saudaranya dan hanya peduli dengan apa yang dia inginkan.

Purab pun membela Bulbul dan berkata mengapa Sarla selalu menyalahkan Bulbul. Purab berkata bahwa Sarla tidak akan pernah tahu apa yang Bulbul lakukan utuk Pragya dan juga untuk Sarla. Bulbul mencoba menghentikan Purab tapi Purab terus melanjutkan kata2nya. Purab berkata bahwa Bulbul tidak membiarkan Sarla mengetahui apapun karena jantungnya sangat lemah. Purab pun membicarakan tentang MMS. Sarla lalu menuntut untuk mengetahui semuanya. Bulbul berkata bahwa Purab berkata bohong dan Bulbul meminta ibunya untuk tidak mendengarkan Purab. Sarla tetap bertanya pada Purab. Purab pun menjelaskan semuanya dan Sarla kemudian ingin pergi menemui Pragya.

Pragya mendapatkan CD salinan rekaman cctv, Babli masuk dan berkata jika Sarla datang untuk menemuinya. Pragya berpikir dimana dirinya bisa menyembunyikan CDnya. Tanu muncul, Pragya pun menyembunyikan dengan cepat CDnya diantara buku2. Pragya bertanya mengapan Tanu mendatanginya. Tanu menjawab bahwa dirinya ingin memberitahukan kabar buruk bahwa Sarla terlihat khawatir dan sepertinya sudah melihat videonya. Pragya pun terkejut. Tanu menyuruhnya untuk segera pergi sebelum ibunya mendapat serangan jantung. Pragya pun bergegas keluar. Tanu berpikir apa yang sedang Pragya sembunyikan di antara buku2. Tanu pun memeriksanya dan dia menemukan sebuah CD.

Pragya hendak mendatangi ruang tamu. Sarla memandang Pragya. Pammi melihat mereka. Pragya berpikir Sarla sudah melihat video tersebut dan Pragya takut akan kesehatan Sarla.

Pragya menuruni tangga dan menghampiri Sarla, lalu Sarla memeluknya dan menenangkn Pragya dengan berkata bahwa dirinya akan selalu mempercayai Pragya. Aaliya dan Tanu muncul. Aaliya berkata pada Pammi bahwa adegan drama sedang berlangsung. Pammi mencemooh Sarla tentang nilai2 moral apa yang telah diberikan Sarla pada Pragya. Sarla pun maju menghampiri Pammi dan mengatakan agar Pammi melihat dulu bagaimana dia memberikan nilai2 moral pada anaknya yakni Aakash, beberapa saat kemudian Sarla mengajak Pragya pergi tapi Pragya menghentikan ibunya. Pragya tidak ingin pergi karena ingin membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Semua anggota keluarga Abhi pun meninggalkan ruang tamu. Sarla pun memberikan ijinnya untuk Pragya tetap tinggal di rumah Abhi. Sarla tiba2 teringat Daadi dan Pragya pun menceritakan apa yang tekah terjadi dengan Daadi pada ibunya.

Aakash sedang memikirkan video Pragya dan bertanya2 siapa yang telah mengirim MMS dari ponselnya, dia lalu ingat saat Tanu meminjam ponselnya. Sementara Pragya mengajak ibunya menemui Daadi. Pragya dan Sarla pun mengobrol. Pragya berkata akan mengembalikan kehormatannya di rumah ini. Sarla pun yakin bahwa Pragya pasti akan berhasil. Mereka pun berpelukan.

Pragya lalu kembali ke kamarnya dan mencari CDnya tapi tidak menemukannya. Lalu dia melihat sebuah CD dan bersyukur, dia memasang CD tersebut yang berisi rekaman Mittali yang sedang menaburkan bola2 kecil di tangga dan kemudian mempraktekkan gerakannya saat jatuh di tangga tempo hari. Terlihat ada orang lain bersama Mittali tapi wajahnya tidak terlihat.

Sarla dan Bulbul dalam bajaj perjalanan pulang, Bulbul berusaha menghibur ibunya dan memintanya untuk tidak terlalu tegang karena semuanya akan segera membaik.

Pragya terduduk di ranjangnya dan memikirkan ucapan Abhi, dia mengambil foto Abhi dan berbicara dengannya. Tiba2 Abhi masuk dengan muka masam. Pragya mencoba mengajaknya berbicara, Pragya lalu memutar CD tersebut. Abhi terkejut melihatnya dan merasa galau. Pragya mengatakan sesuatu lalu Abhi menyentuh bahunya dan memeluknya lalu tersadar dan melepaskan pelukannya. Pragya kemudian kembali menjelaskan dan Abhi kembali memeluknya. Dan ternyata Pragya sedang memeluk bantal dan semua tadi hanya khayalan.

Aaliya dan Tanu sedang berbicara dikamar mengenai pesta yang akan diadakan untuk merayakan keluarnya Pragya dari rumah Abhi besok pagi. Mittali datang dan mengatakan jika dirinya baru saja melihat Pragya keluar dari kamar dan terlihat sangat gembira, Aaliya dan Tanu terkejut lalu mereka pun segera keluar kamar.

Pragya menemui Abhi dan berkata telah mendapatkan buktinya .Aaliya dan yang lain terkejut. Pragya memegang CD ditangannya tapi Abhi tidak memperhatikannya sama sekali.

Pragya hendak memberikan CDnya, Abi membuka jaketnya dan ternyata dia sedang mendengarkan musik memakai earphone. Pragya lalu kembali berbicara bahwa dirinya memiliki bukti jika dirinya tidak bersalah dan meyakinkan Abhi. Tiba2 Aaliya mendorong Tanu dengan perlahan dan Tanu tergelincir di tangga. Abhi segera berlari membantunya.

Abhi membawa Tanu ke kamar. Pragya datang melihat. Abhi lalu keluar mencari pereda rasa sakit dan Pragya mengejarnya. Tanu memarahi Aaliya karenan telah mendorongnya. Aaliya berkata bahwa dirinya melakukan semua itu untuk menarik perhatian Abhi karena Pragya akan menunjukkan CDnya. Aaliya lalu menyuruh Mittali pergi dan menghentikan agar Abhi tidak melihat CD tersebut.

Pragya mengikuti Abhi ke kamar. Abhi mencari2 pereda rasa sakit tapi tak menemukannya. Pragya lalu memberikan pereda rasa sakit tersebut pada Abhi. Abhi mengambilnya dan bergegas pergi tapi Pragya mencegahnya dan mminta Abhi melihat CDnya dulu. Mittali datang dan mengabarkan bahwa Tanu terus mengaduh kesakitan. Abhi bergegas pergi. Pragya berpikir akan menunjukkan CDnya pada Abhi di malam hari.

Purab menunggu di rumah Sarla. Sarla dan Bulbul datang. Purab hendak pergi, tapi Sarla menahannya dan memegang tangannya lalu tak lama kemudian Sarla pergi.

Pragya masuk ke kamarnya dan melihat Abhi yang telah tertidur. Pragya membangunkan Abhi dan memintanya melihat CDnya tapi Abhi menolak. Pragya mematikan lampu lalu mengambil selimutnya. Pragya kemudian meletakkan CDnya dibawah bantalnya dan tidur. Beberapa saat kemudian seseorang masuk kamar Abhi dan mengambil CD dari bawah bantal Pragya.

Pragya menatap orang2, Abhi mengatakan sesuatu lalu menyeretnya pergi dan Pragya pun terbangun ternyata hanya mimpi). Pragya lalu teringat CDnya dan melihat dibawah bantal CD sudah tidak ada dan Pragya melihat sekelebatan orang. Pragya mengejarnya dan orang itu sembunyi dibalik kursi di ruang tamu. Lalu saat Pragya hendak kembali ke kamar, dia melihat seseorang membuka pintu keluar. Pragya mengejarnya hingga ke taman. Orang itu terjatuh di lumpur dan berusaha berdiri lalu berlari. Pragya berhasil menghentikan orang tersebut. Pragya meminta CDnya dan tiba2 ada yang memukul kepalanya. Pragya terjatuh. Saat kembali ke rumah dia melihat jejak kaki berlumpur dan Pragya mengikutinya tapi tiba di ruang tamu, dia kehilangan jejak. Pragya lalu kembali mencari jejak tersebut dan menuju ke kamar dan melihat Tanu sedang memutar CDnya di laptop. Tanu dan Pragya pun berdebat. Tanu berusaha merebut mangalsutra Pragya tapi Pragya menangkis tangan Tanu dan menamparnya. Pragya lalu berusaha merebut CDnya yang berada di dalam laptop. Pragya dan Tanu berkelahi. Mittali datang dan mengeluarkan CD dari laptop. Pragya berusaha merebut tapi Mittali mendorongnya. Mittali dan Tanu mulai menghina Pragya. Lalu Mittali mematahkan CD tersebut.

Pragya kembali ke kamar dengan menangis, dia merasa sedih karena bukti yang dipunyainya telah dipatahkan Mittali

Pagi harinya, Abhi berbicara dengan dokter diparkiran mobil, setelah dokter memeriksa kesehatan Daadi. Usai sang dokter pergi. Abhi menelpon Purab dan mengatakan jika waktu Pragya telah habis dan dia akan terusir dari rumahnya. Abhi pun meminta baik Purab atau Pragya jangan menunjukkan wajah lagi setelah ini.

Saat makan pagi, Pammi sedang berpikir bahwa setelah Pragya keluar, dirinya akan memiliki kunci loker suatu saat, Mittali berpikir dirinya akan memerintah rumah ini lagi setelah Pragya keluar, Aaliya juga berpikir bahwa akhirnya rencananya berjalan dengan baik dan Pragya akan keuar dari kehidupan Abhi. Tanu sendiri berpikir setelah Pragya keluar maka tidak ada seorangpun yang akan menghentikan dirinya masuk ke dalam kehidupan Abhi.

Tiba2 Abhi masuk rumah dan berteriak memanggil Pragya. Semua pun berkumpul. Pragya muncul dan Abhi mengatakan agar Pragya segera menunjukkan bukti2nya dalam 15 detik. Pragya hanya bisa terdiam.

Bulbul dengan Purab berada dalam perjalanan. Bulbul meminta Purab untuk mengemudi dengan segera ke rumah Abhi. Beberapa saat kemudian mereka sudah tiba di rumah Abhi dan buru2 masuk kedalam.

Abhi pun duduk dan Aaliya serta Tanu mulai menghina Pragya. Semua lalu terkejut melihat kehadiran Purab dan Bulbul. Abhi berkatanbahwa dirinya yang memanggil Purab. Bulbul meminta agar Pragya menunjukkan buktinya. Tanu dan Aaliya serta Pammi mulai mengejek Pragya kembali, Aaliya berkata bahwa Pragya tidak bisa membuktikan apa2. Pragya pun berkata bahwa seseorang telah mematahkan CDnya kemarin malam. Pammi pun mencela Pragya dan berkata bahwa Pragya sebenarnya tidak memiliki bukti. Abhi bertanya apakah Pragya memiliki bukti. Pragya menjawab “tidak” dan ingin menjelaskan hal lain tapi Abhi menghentikannya. Abhi dan Pragya mulai bersitegang

Daadi terbangun dari komanya dan berjalan ke balkon memanggil Pragya. Semua terkejut melihatnya. Daadi menuruni tangga. Semua pun berlari menyonsongnya. Daadi terus berteriak memanggil Pragya. Abhi membawanya kembali ke dalam kamar bersama Aakash.

Abhi membawa Daadi masuk ke dalam kamar. Kedua sepupunya masuk dan Abhi menegur mereka karena meninggalkan Daadi sendirian. Daadi menanyakan Pragya terus menerus.

Pragya berlari ke atas tapi Aaliya dan Tanu menghadangnya. Pragya memaksa pergi ke kamar tapi Tanu mencekal tangannya. Pragya pun mengatakan sesuatu dan Tanu melepas cekalan tangannya.

Daadi terus memanggil Pragya. Pragya muncul di kamar Daadi lalu Daadi berbicara padanya. Daadi lalu menyatukan tangan Abhi dan Pragya. Abhi menarik tangannya lalu Daadi kembali koma. Abhi pun memanggil perawat untuk segera memeriksa Daadi.

Aaliya menghampiri Purab dan Bulbul. Aaliya berbicara padanya dan mengingatkan Purab tentang masa kecil mereka dulu. Abhi lalu muncul dan Purab mengajaknya berbicara. Abhi berkata bahwa dirinya telah membuat kesalahan dengan mengijinkan Pragya untuk tinggal selama 24 jam dirumahnya. Abhinpun menyuruh Purab untuk keluar dari rumahnya.

Sarla berbicara dengan Daaljeet. Dia menyayangkan bahwa tidak ada seorangpun yang memberitahunya mengenai masalah Pragya. Daaljeet pun menjelaskan mengapa dirinya tidak memberitahu Sarla. Tak lama kemudian Purab dan Bulbul datang. Sarla bertanya padanya apakah semuanya baik2 saja. Bulbul pun hanya bisa menundukkan kepalanya.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 38- Serial Drama India Lonceng Cinta

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 38- Serial Drama India Lonceng Cinta"