Sinopsis Lonceng Cinta Episode 42- Serial Drama India Lonceng Cinta

griyasinopsis.com. Pada kesempatan ini Griya Sinopsis akan memberikan Sinopsis Lonceng Cinta Episode 42- Serial Drama India Lonceng Cinta. Pada Serial Drama India yang Tayang di ANTV, mengisahkan:

sinopsis-lonceng-cinta-episode-42-serial-drama-india-lonceng-cinta

sinopsis-lonceng-cinta-episode-42-serial-drama-india-lonceng-cinta

Abhi datang dan berkata bahwa Pragya tidak berada dirumahnya, Bulbul pun berkata pada Abhi bahwa Pragya bertindak seperti ini karena dia. Purab berusaha menenangkan Bulbul. Purab lalu mengatakan bahwa dirinya akan menemani Abhi mencari Pragya. Kemudian Abhi pergi bersama Purab.

Tanu dan Aaliya berjalan ke lantai atas sambil berbicara. Tanu khawatir jika Pragya tidak menikah dengan Suresh maka dirinya juga tidak akan menikah dengan Abhi. Aaliya meminta Tanu menghentikan omong kosongnya. Aaliya mengatakan jika Abhi akan menemukan Pragya.

Sarla mencemaskan Pragya, Daaljeet pun menghiburnya. Sementara Abhi dan Purab dalam perjalanan.

Pragya berada di jembatan dimana pertama kali Abhi menolongnya. Pragya mengingat pernikahannya dengan Abhi dan semua pertolongan Abhi untuknya. Pragya berpikir bahwa dirinya tidak bisa hidup tanpa Abhi.

Abhi lalu melihat selendang Pragya di jalanan. Abhi bertanya pada seseorang tentang Pragya sambil menunjukkan foto Pragya. Lelaki itu berkata bahwa dirinya melihat Pragya berjalan di jembatan. Abhi lalu teringat saat Pragya memeluknya tadi dan saat Abhi menolongnya di laut. Abhi segera berlari untuk menyelamatkannya.

Pragya duduk di bibir jembatan dan hendak melompat tapi dia kembali memikirkan Abhi. Dia menggenggam mangalsutranya dan teringat semua kenangannya.

Rachna merasakan sakit di perutnya. Suresh mendekat dan mengatakan bahwa dirinya akan mencari Pragya lalu Suresh bergegas pergi. Rachna semakin merasa kesakitan. Aakash melihatnya dan mendekat membantunya. Pammi memanggil Aakash dan menegurnya. Tapi Aakash membela Rachna dan membantah ibunya. Pammi terkejut. Lalu Aakash membantu Rachna dan membawanya ke kamar. Ayah Aakash berkata pada Pammi bahwa Aakash telah melakukan tindakan yang benar.

Purab menerima telpon dari Bulbul dan Purab mengatakan apa yang terjadi pada Pragya. Usai menutup telepon, Bulbul menenangkan ibunya.

Pragya masih berpikir, lalu Pragya berdiri di jembatan dan Abhi muncul menyelamatkannya. Purab datang melihat mereka. Abhi lalu membawa Pragya pergi.

Aakash membawa Rachna ke kamar dengan hati2. Aakash lalu merawat Rachna dengan baik. Mereka mengobrol. Rachna mengatakan sesuatu dan Aakash memarahinya dan menasihatinya. Aakash lalu memanggil dokter.

Abhi datang membawa Pragya. Bulbul menghampirinya dengan lega dan menanyakan keadaan Pragya. Abhi lalu menelpon Suresh dan mengatakan jika Pragya sudah kembali,

Aaliya dan Tanu masih di kamar dan cemas memikirkan apakah Pragya sudah ditemukan atau belum. Mittali datang dan mengatakan jika Pragya sudah kembali. Mereka semua lalu bergegas turun.

Suresh lalu datang, Abhi mendudukkannya di mandap. Abhi lalu juga membawa Pragya ke mandap. Bulbul hendak mencegah tapi Sarla menghentikannya.

Abhi lalu memasangkan selendang Pragya dan meminta pendeta untuk menikahkan mereka dengan segera. Abhi juga mengikat selendang Pragya dan Suresh, tiba2 tangan Abhi terkena panas api suci dan dia menjerit. Pragya pun mengkhawatirkan Abhi dan langsung meniup2 tangan Abhinyang terbakar. Abhi menatap Pragya, Pragya sendiri menangis melihat tangan Abhi terluka lalu berteriak memanggil Robin. Pragya lalu berdiri mencarikan obat untuk Abhi. Pragya berlari ke kamar, Tanu pun mengikutinya.

Abhi merasa kesakitan, Purab menghampiri dan bertanya apakah Abhi tidakmbisa melihat cinta Pragya untuknya, Aaliya menghentikan ucapan Purab lalu mengajak Purab pergi ke lain tempat. Sarla pun mendekati Abhi dan berkata bahwa diamencoba untuk merubah takdir dan dia mendapat musibah.

Aakash membawa Rachna ke RS. Dokter memintanya menyelesaikan formalitas masuk. Resepsionis meminta Aakash untuk memberitahukan nama ayah bayi tersebut. Aakash pun menjawab “Aakash Mehra”.

Aaliya membawa Purab ke kamarnya dan berbicara dengannya. Aaliya berkata bahwa dirinya masih mencintai Purab, Purab menjawab bahwa dirinya hanya mencintai Bulbul dan bukan dia. Tanu mendengar pembicaraan mereka. Purab mencoba berpura2 merayu Aaliya dan berkata bahwa dirinya akan menikahi Aaliya jika bisa menghentikan pernikahan Pragya, Aaliya hampir menurut dengan ucapan Purab tapi Aaliya melihat Tanu dan Tanu memberi kode dengan menggelengkan kepalanya. Aaliya pun berkata bahwa dirinya tidak akan menghentikan pernikahan Pragya karena dirinya sangat mencintai kakaknya. Tapi Aaliya memastikan jika dirinya akan menikah dengan Purab. Purab pun bergegas kekuar dari kamar.

Pragya sibuk mencari obat, Tanu masuk dan menghinanya dengan berkata mengapa Pragya masih menu njukkan kepedulian palsu untuk Abhi. Mittali datang dan meminta Tanu segera mengobati Abhi. Pragya pun berlari sambil membawa salepnya.

Aakash mengkhawatirkan Rachna. Dokter menemuinya dan berkata bahwa nyeri persalinan ini wajar terjadi pada sebuah kehamilan. Dokter mengatakan jika Rachna butuh istirahat.

Pragya turun membawakan obat dan terkejut karena ibu dan semua anggota keluarganya memandangnya dengan marah. Pragya berkata bahwa dirinya ntidak bisa mengontrol dirinya sendiri saat melihat tangan Abhi terbakar. Pragya lalun memberikan salep nya pada Tanu. Tanu lalu mengambil salep dari tangan Pragya dan mengobati Abhi. Abhi terus menatap Pragya.

Indu menemui Daadi dan mengatakan agar Daadi segera bangun dari koma nya karena Pragya akan dinikahkan paksa. Daadi lalu membuka matanya. Indu pun memanggil perawat.

Pendeta mengatakan agar mengambil berkat pada yang tertua. Pragya lalu keluar dari mandap. Abhi menghadangnya dan mengatakan bahwa dirinya tidak akan meninggalkan Pragya lalu Abhi memeluknya, tapi itu hanya khayalan Pragya. Abhi sendiri kembali mengikat selendang mereka. Pragya hanya bisa menangis.

Tanu menghampiri Abhi. Aaliya menghampiri Purab dan berkata bahwa mereka bisa menikah di mandap yang sama sekarang. Tanu lalu mendapat sms dari seseorang dan terkejut. Isi sms itu mengatakan bahwa seorang lelaki akan mengirim bukti ketidakbersalahan Pragya pada Abhi dan Abhi bisa mendapatkan buktinya sewaktu2. Mittali dan Aaliya juga mendapat sms yang sama, mereka lalu bertemu di ruangan lain dan sama2 berkata bahwa mereka mendapat sms.

Mereka bertiga kebingungan dan harus mencari tau siapa yang telah mengirim sms tersebut. Pammi muncul dan memarahi Mittali. Aaliya mengatakan bahwa mereka harus pergi keluar dan melihat ekspresi mencurigakan setiap orang. Aaliya lalu bergegas pergi, dia melihat Purab lalu melihat Bulbul. Mereka semua sibuk melihat ekspresi wajah setiap orang. Mereka lalu kembali bertemu dan berkata bahwa mereka tidak menmukan seorangpun yang patur dicurigai sebagai pengirim sms.

Abhi menatap Pragya yang duduk di mandap. Pragya kembali teringat saat pernikahannya dengan Abhi. Mittali muncul dan menatap Pragya. Aaliya muncul dan berbicara dengan Mittali secara berbisik2 agar jangan mengganggu Pragya lalu Aaliya membawa Mittali pergi dari mandap.

Pendeta memulai ritualnya, pendeta meminta tangan pengantin saing menggenggam. Pragya tidak mau melakukannya. Abhi lalu ikut duduk di mandap kemudian menyatukan tangan Pragya dan tangan Suresh.

Mittali di lain tempat sedang berdoa agar Raj segera kembali dan Pragya segera keluar dari rumah Abhi. Seorang lelaki hendak masuk tapi pelayan menahannya dan Mittali melihatnya. Mittali bergegas masuk ke dalam acara pernikahan untuk memberitahu Aaliya dan Tanu.

Pelayan mendatangi Abhi dan mengatakan pada Abhi tentang seorang lelaki yang mencarinya dan hendak memberi amplop. Abhi bergegas pergi menemui lelaki itu di luar. Mittali dan Aaliya mengintainya. Abhi menerima sebuah amplop dan menyimpannya di saku jas nya.

Aaliya dan Mittali menemui Tanu dan berbicara. Mereka mengkhawatirkan amplop tersebut kalau sampai terbaca oleh Abhi. Mereka lalu merencanakan sesuatu.

Tanu mendekati Abhi dan mengajaknya berbicara, diam2 Aaliya mengendap2 dibelakang Abhi dan mengambil amplop tersebut dari saku jas Abhi. Tanu terus mengajaknya berbicara dan berpura2 matanya kemasukan debu hingga Abhi memeriksanya. Aaliya pun berhasil mengambil amplop tersebut.

Setelah itu Mittali kembali berbicara dengan Aaliya dan Tanu. Tiba2 Abhi muncul dan bertanya apa yang sedang mereka bertiga lakukan. Mereka lalu berbicara sebentar.

Aaliya CS kembali ke tempat acara. Lalu Aaliya mendekati mandap dan dengan perlahan2 Aaliya mencampur amplop itu bersama kayu untuk perapian. Aaliya pun tersenyum karena amplop itu akan terbakar.

Pendeta mengatakan sesuatu. Lalu Suresh dan Pragya berdiri hendak mengitari api suci. Suresh mulai berjalan diikuti Pragya. Tiba2 Abhi datang dan mematikan api suci menggunakan air. Pendeta pun memarahi Abhi dan berkata bahwa prbuatannya bisa menimbulkan nasib buruk. Abhi pun menjawab bahwa apa yang telah dilakukannya adalah suatu kebenaran, jawaban Abhi pun mengejutkan semua orang.

Abhi memberi penjelasan pada pendeta. Aaliya terkejut dengan pembatalan pernikahan yang di ucapkan Abhi. Abhi lalu memberi uang pada pendeta sebagai upahnya. Pendeta pun pergi dengan mengomel. Aaliya memarahi Abhi karena telah mempercayai Pragya. Abhi lalu berjalan mendekati Pragya dan membuka selendang yang mengikat Suresh dan Pragya. Abhi lalu meminta maaf pada Suresh nkarena telah melakukan drama ini. Lalu Abhi memegang Pragya dan membawanya turun dari mandap. Purab lega melihat itu semua. Aaliya mulai mengomel. Abhi pun angkat bicara dan membuat Aaliya, Tanu serta Mittali terkejut.

Abhi memperjelas semuanya. Aaliya dan Tanu tertunduk mendengar ucapan Abhi. Abhi melanjutkan ucapannya dan membuat Pragya bernapas lega. Abhi juga mengatakan bahwa dirinya tetap anak Sarla dan kakak ipar Bulbul.

Abhi lalu memanggil pelayannya dan sang pelayan langsung memasang proyektor. Abhi mengatakan sesuatu lalu memutar proyektor. Di layar terlihat jika sebenarnya Suresh dan Pragya hanya mengobrol dan Suresh datang ke rumah Abhi untuk mengajar anak2 Mittali. Aaliya dan Tanu saling lirik dengan cemas. Pragya bertanya pada Abhi bagaimana dirinya bisa menemukan rekaman tersebut. Abhi lalu mengingat kembali saat dirinya sedang termenung di kamarnya dan tiba2 melihat mobil mainan milik Bunty, Abhi lalu mengambilnya dan pergi ke kamar Bunty dan berbicara dengannya. Bunty lalu mengatakan jika mobilnya ada alat perekamnya. Lalu Abhi dan Bunty menontonnya di laptop Abhi dan Abhi mengetahui yang sebenarnya.

Pencarian Populer:

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Lonceng Cinta Episode 42- Serial Drama India Lonceng Cinta

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Episode 42- Serial Drama India Lonceng Cinta"